Dunia Kerja

Buku Manajemen Sumber Daya Manusia yang Recommended

buku manajemen sumber daya manusia

Ajaib.co.id – Buku mengenai manajemen sumber daya manusia sudah banyak beredar di pasaran. Tapi, tak semuanya yang tergolong bagus. Kira-kira, buku manajemen sumber daya manusia apa saja yang bagus di pasaran?

Berikut adalah beberapa buku manajemen sumber daya manusia yang bisa menjadi referensi oleh banyak pembaca dengan latar belakang berbeda.

Rekomendasi Buku Manajemen Sumber Daya Manusia

1. Human Resource Management

Penulis: Gary Dessler

Buku Human Resource Management sering dianggap sebagai bacaan wajib bagi praktisi human resources. Buku ini telah diperbarui beberapa kali sehingga telah mencapai 15 edisi. Edisi ke-15 buku tersebut dirilis pada tahun 2016.

Dalam 18 babnya, buku ini mencakup aspek-aspek kunci sumber daya manusia. Intinya, buku ini membahas lima bagian. Kelimanya adalah rekrutmen; penempatan dan manajemen bakat; pelatihan dan pengembangan; kompensasi; dan hubungan karyawan.

2. The Essential HR Handbook

Penulis: Sharon Armstrong dan Barbara Mitchell

Ini adalah salah satu buku strategi sumber daya manusia yang banyak direkomendasikan. Buku ini mencakup hampir setiap topik sumber daya manusia.

Bila dikerucutkan, buku ini berfokus pada praktik hubungan antarmanusia di tempat kerja, misalnya membangun hubungan dan mengatasi masalah rumit yang berpotensi terjadi.

3. Unleashing the Power of Diversity

Penulis: Bjorn Z. Ekelund

Dalam keragaman yang terus berubah di berbagai aspek, termasuk tenaga kerja, buku ini menyoroti bagaimana sebuah perusahaan bekerja untuk meningkatkan komunikasi di antara orang-orang di dalamnya.

Dengan berbagai latar belakang, menjalin komunikasi dalam sebuah perusahaan tidaklah mudah. Keragaman tidak harus –dan tidak perlu– dihilangkan. Justru, keragaman itu bersifat berkelanjutan.

4. Rituals for Work: 50 Ways to Create Engagement, Shared Purpose, and a Culture that Can Adapt to Change

Penulis: Kursat Ozenc dan Margaret Hagan

Buku ini menawarkan beberapa pengetahuan sumber daya manusia untuk membuat tim lebih solid, mencapai tujuan perusahaan, dan menciptakan budaya perusahaan yang kohesif.

5. People Analytics for Dummies

Penulis: Mike West

Ini adalah salah satu buku strategi sumber daya manusia terbaik bagi profesional sumber daya manusia pemula. Buku ini juga bisa menjadi rujukan bagi mereka yang ingin mulai menggunakan analitik untuk meningkatkan strategi sumber daya manusia.

Buku ini memaparkan bahwa data dapat membantu mengarahkan Anda ke arah yang benar dalam perekrutan, meningkatkan motivasi karyawan, dan mempertahankan kepuasan pekerja.

6. The Drama-Free Workplace

Penulis: Patti Perez

Terlalu banyak ‘drama’ dalam pengelolaan sumber daya manusia dapat memperlambat kemajuan sebuah perusahaan. Beberapa ‘riak kecil’ sering luput dari perhatian.

Padahal, ‘riak-riak kecil’ tersebut perlu ditangani dengan cepat. Komunikasi dan kepatuhan menjadi krusial dalam konteks ini.

7. Bring Your Human to Work

Penulis: Erica Keswin

Banyak buku berfokus pada teknologi dan peningkatan sumber daya manusia. Namun, buku Bring Your Human to Work berbicara tentang salah satu kebutuhan sumber daya manusia terbesar: menciptakan tempat kerja yang lebih nyaman.

Buku ini adalah salah satu buku terlaris 2019 versi Wall Street Journal.

8. The HR Answer Book

Penulis: S. Smith dan R. Mazin

Ini adalah buku yang ingin mencari jawaban cepat seputar masalah sumber daya manusia. Mudah dibaca, ringkas, dan menawarkan panduan tentang semua masalah seputar manajemen sumber daya manusia.

Jawaban-jawaban di buku ini mulai dari yang sederhana hingga kompleks. Oleh sebab itu, buku ini tepat menjadi referensi bagi semua orang yang tertarik dengan sumber daya manusia maupun yang bekerja di lapangan.

9. Talent Keepers: How Top Leaders Engage and Retain Their Best Performers

Penulis: Christopher Mulligan dan Craig Taylor

Ini adalah salah satu buku sumber daya manusia terbaik yang mengupas keterlibatan dan retensi karyawan. Buku ini juga mengungkapkan argumentasi kuat agar Anda mempertahankan sumber daya manusia terbaik demi membangun kesuksesan.

10. Culture Decks Decoded: Transform Your Culture into a Visible, Conscious and Tangible Asset

Penulis: Bretton Putter

Buku ini membahas bagaimana budaya perusahaan menjadi sesuatu yang penting dalam keberlanjutan perusahaan itu sendiri.

Buku Culture Decks Decoded: Transform Your Culture into a Visible, Conscious and Tangible Asset menyoroti cara menciptakan budaya perusahaan yang menguntungkan tempat kerja Anda dan membantu semua karyawan memaksimalkan kemampuan mereka.

11. The Employee Experience Advantage

Penulis: Jacob Morgan

Baru-baru ini, jenis organisasi baru telah muncul, yang berfokus pada pengalaman karyawan sebagai cara untuk mendorong inovasi, meningkatkan kepuasan pelanggan, menemukan dan mempekerjakan orang-orang terbaik, membuat pekerjaan lebih menarik, dan meningkatkan kinerja secara keseluruhan.

The Employee Experience Advantage adalah buku pertama yang membahas topik yang sedang berkembang tersebut.

12. HR Disrupted: It’s Time for Something Different

Penulis: Lucy Adams

Buku ini mencoba ‘melihat’ apa yang kemungkinan terjadi di masa depan. Salah satu contohnya apa peran sumber daya manusia di masa depan? Bagaimana kita dapat memimpin, mengelola, melibatkan, dan mendukung karyawan dengan cara yang sangat berbeda?

Adams menggambarkan bagaimana orang dapat dikelola dengan lebih baik dalam lingkungan bisnis yang semakin digital dan terdisrupsi.

13. The Talent Delusion

Penulis: Tomas Chamorro-Premuzic

Meski sarat dengan fakta-fakta ilmiah tentang manajemen talenta, The Talent Delusion adalah buku yang mudah dibaca. Sesuai judulnya, buku ini berfokus pada talenta. Pengertian, cara mengukur, cara mengembangkan hingga sisi gelap talenta dikupas di buku ini.

Salah satu hal yang menarik dalam buku ini adalah penjelasan mengenai perbedaan antara performa normal dan performa puncak.

Bagi sebagian orang, ada kesenjangan besar di antara keduanya. Namun, bagi sebagian lainnya, level performa puncak seseorang bisa jadi tak berbeda jauh dengan performa normal orang lain.

Artikel Terkait