Ajaib
Menu

Saham

Rekomendasi Saham Ajaib Sekuritas Hari Ini: INCO, BUVA, ISAT

Ratih MustikoningsihSeptember 4, 2026

Saham hari ini

Key Takeaway

  • IHSG menguat 1,09% ke level 6.667 pada perdagangan 3 September 2026, disertai inflow investor asing sebesar Rp1,11 triliun.
  • BBRI, BBCA, dan BMRI menjadi saham yang paling banyak diakumulasi investor asing, masing-masing sebesar Rp283 miliar, Rp234 miliar, dan Rp234 miliar.
  • Indikasi dividend yield BMRI, BBRI, dan BBNI masing-masing sebesar 11,8%, 10,5%, dan 9% berdasarkan closing price 3 September 2026, laba bersih TTM 1H26, dan DPR FY25.
  • Saham yang masuk dalam Trading Buy adalah INCO, BUVA, dan ISAT, masing-masing dengan target price dan stop loss yang telah ditentukan.

IHSG Lanjut Reli, Asing Inflow Rp1,11 Triliun

IHSG melanjutkan reli pada perdagangan 3 September 2026 dengan ditutup menguat 1,09% atau 72,11 poin ke level 6.667. Penguatan tersebut diikuti inflow investor asing sebesar Rp1,11 triliun, dengan saham blue chip menjadi yang paling banyak diakumulasi investor asing.

Sementara itu, IHSG hari ini diprediksi bergerak bervariasi dalam range 6.550–6.650.

Tiga saham bank yang mencatat akumulasi asing terbesar adalah BBRI sebesar Rp283 miliar, BBCA Rp234 miliar, dan BMRI Rp234 miliar pada perdagangan 3 September 2026.

Pasar menilai dividend yield big banks masih menarik di tengah apresiasi rupiah. JISDOR menguat 2,8% ke Rp17.689 per USD dari level terendahnya pada 2026.

Berdasarkan closing price 3 September 2026, laba bersih TTM 1H26, dan DPR FY25, indikasi dividend yield masing-masing bank adalah BMRI 11,8%, BBRI 10,5%, dan BBNI 9%.

TLKM Fokus Transformasi Model Bisnis dan Pengembangan Data Center

Dari sisi emiten, TLKM tengah melakukan transformasi model bisnis dari Operating Company (OpCo) menjadi Strategic Holding Company (HoldCo).

Transformasi tersebut dirancang untuk menyederhanakan pelaporan dan menghilangkan tumpang tindih antarunit bisnis, sehingga dapat mempercepat monetisasi aset infrastruktur bernilai tinggi atau Unlock Value.

Pada 2H26, TLKM fokus pada penambahan kapasitas data center di Singapura sebesar 6 MW, dari kapasitas saat ini sebesar 49,9 MW pada 3 September 2026.

Wall Street Lanjut Reli, Saham Teknologi Memimpin

Dari pasar global, Wall Street melanjutkan reli pada 3 September 2026 dengan saham teknologi memimpin penguatan. Nasdaq naik 1,40%, sementara S&P 500 menguat 1,06%.

Penguatan bursa saham terjadi seiring dengan penurunan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun, meskipun menjelang akhir sesi imbal hasil tersebut kembali mengalami kenaikan.

Sebelumnya, pasar mengkhawatirkan kenaikan imbal hasil obligasi AS dapat memperkuat proyeksi kenaikan suku bunga The Fed pada 15–16 September mendatang.

Salah satu saham yang mencatat penguatan signifikan adalah Palantir (PLTR) di Nasdaq yang naik 7,71%. Penguatan didorong optimisme terhadap kontrak dengan sektor pertahanan AS yang masih solid dalam menyediakan intelligence software.

Selain itu, PLTR juga memperluas aliansi global dengan PwC untuk menskalakan penggunaan Artificial Intelligence Platform (AIP) di berbagai perusahaan besar.

Saham-saham Pilihan Ajaib Sekuritas, 4 September 2026

INCO – Trading Buy

  • Closing Price: 4.950
  • Target Price: 5.120
  • Stop Loss: 4.800

INCO berpotensi mengalami reversal dari area support. Posisi harga membentuk long white candle, sementara indikator MACD bar histogram melemah secara terbatas yang mengindikasikan potensi rebound jangka pendek.

Dari sisi kinerja, INCO pada 1H26 mencatat pendapatan USD543 juta, naik 27,3% yoy, dengan laba operasional mencapai USD134,1 juta atau naik 2.056% yoy. Laba bersih tercatat sebesar USD104,4 juta, naik 313% yoy.

Secara kuartalan, kinerja INCO juga mengalami peningkatan. Pada 2Q26, pendapatan mencapai USD290,4 juta, naik 15% qoq, sementara laba operasional sebesar USD88,6 juta atau naik 94,5% qoq. Laba bersih tercatat sebesar USD60,7 juta, naik 39,3% qoq.

Pengoperasian hub pertambangan baru di Bahodopi dan Pomalaa memberikan lonjakan volume penjualan bijih nikel.

Trading Buy BUVA

Closing Price: 785
Target Price: 820
Stop Loss: 760

BUVA berada di area resistance dalam fase sideways dan berpotensi mengalami breakout. Indikator MACD bar histogram mulai bergerak positif dalam momentum akumulasi.

BUVA akan melakukan right issue sebanyak 6.154.263.660 saham baru, atau 20% dari jumlah saham disetor penuh, dengan harga pelaksanaan Rp250 per saham dan rasio 4:1. Cum date ditetapkan pada 24 September 2026.

Apabila terdapat sisa saham yang tidak dieksekusi, pembeli siaga terdiri dari PT Henan Putihrai Sekuritas, PT Tata Tirta Datun, Hapsoro, dan Ferry Sudjono.

Total dana yang diperoleh dari aksi korporasi tersebut mencapai Rp1,53 triliun, dengan alokasi:

  • 35,50% atau Rp546,18 miliar untuk pengembangan Uluwatu Estate dan Alila Ubud.
  • 37,08% atau Rp570,49 miliar untuk penyertaan modal anak usaha.
  • 27,15% atau Rp417,80 miliar untuk pelunasan utang.

Trading Buy ISAT

Closing Price: 2.420
Target Price: 2.500
Stop Loss: 2.350

ISAT berada di area support dan berpotensi mengalami reversal dari tren bearish jangka pendek. Posisi harga masih tertahan di atas MA 20 dan MA 100, yang menunjukkan tren bullish jangka menengah.

Sementara itu, indikator stochastic menunjukkan crossing di area oversold, yang mengindikasikan potensi rebound.

Trading Saham-saham Potensial Hari Ini di Ajaib

Ingin tahu lebih banyak peluang trading saham menarik? Cek rekomendasi saham hari ini dari Ajaib Sekuritas yang diperbarui secara rutin untuk membantu kamu memilih saham dengan potensi pergerakan terbaik di pasar.

Download Ajaib Terminal untuk analisis dan monitor saham lebih mudah. Susun layout sesuai gaya tradingmu, pantau beberapa saham sekaligus lewat multi-orderbook template, hingga akses broker summary untuk melihat broker mana yang sedang akumulasi atau distribusi besar-besaran.

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi  ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Profil Penulis

Ratih Mustikoningsih
Ratih Mustikoningsih

Financial Expert Ajaib

Ratih Mustikoningsih merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman lebih 10 tahun di pasar modal Indonesia, khususnya dalam analisis saham dan strategi investasi. Melalui artikel dan edukasi yang ia sajikan, Ratih membantu investor memahami fundamental perusahaan, dinamika pasar, serta mengambil keputusan investasi saham yang lebih tepat.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!