PT Vale Indonesia Tbk didirikan pada 25 Juli 1968, dan melantai di bursa saham pada 16 Mei 1990.
PT Vale Indonesia Tbk memiliki visi untuk menjadi perusahaan sumber daya alam global nomor satu dalam menciptakan nilai jangka panjang, melalui keunggulan dan hasrat bagi manusia dan planet ini.
Stock Pick
Saham Potensial berdasarkan analisis teknikal buat besokk
*(Trading Buy) $RISE
Price: 1.005 s.d. 960
CL: 950
TP: 1.750, 2.000 SOW
Disclaimer ON!
Watchlist Stock
PT Samudera Indonesia Tbk ($SMDR) menetapkan dividen interim sebesar Rp40,94 miliar atau Rp2,5 per saham dari kinerja semester I-2026. Jadwal cum dividen, ex dividen, hingga pembayaran dividen telah ditetapkan, sehingga investor perlu mencermati tanggal pencatatan untuk memperoleh hak dividen.
News
$AALI layak masuk watchlist setelah membukukan kenaikan laba bersih 56,5% pada semester I-2026, didukung perbaikan kinerja operasional dan harga jual CPO yang tetap kuat. Kinerja ini berpotensi menopang prospek perseroan, terlebih jika harga CPO global bertahan tinggi dan produksi terus membaik. Namun, investor tetap perlu mencermati pergerakan harga CPO, kondisi cuaca, serta potensi kenaikan biaya produksi yang dapat memengaruhi margin perusahaan.
Market Insight
IHSG rebound 1,56% ke level 6.186,36 pada perdagangan Kamis (30/7), didorong aksi beli setelah tekanan sebelumnya mereda serta penguatan mayoritas sektor dengan saham-saham seperti $MAPI, $INCO, dan $AADI memimpin kenaikan di indeks LQ45. Meski sentimen pasar membaik, investor tetap perlu mencermati keberlanjutan momentum dan arah arus dana asing untuk mengonfirmasi apakah penguatan ini dapat berlanjut.
Disclaimer ON!
$BBCA, $BBRI, $TPIA$RANS
$INCO: Laba Bersih 1H26 +313% YoY USD104 Juta. The Fed Tahan Suku Bunga
Selamat pagi
Berikut adalah berita dan saham pilihan Ajaib Sekuritas Kamis, 30 Juli 2026.
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup -0,64% atau -39,20 poin ke level 6.091. IHSG koreksi dalam 6 hari beruntun. Posisi IHSG menguji level support 6.000-6.100. Pasar mencermati rilis laporan keuangan emiten yang akan rilis maksimal 31 Juli 2026 (besok) untuk emiten yang tidak ada kepentingan limited review maupun audit. Dari emiten, INCO pada 1H26 melaporkan pendapatan USD 543 juta +27,3% yoy, laba operasional +2.056% (20 kali lipat) yoy USD 134,1 juta, dengan laba bersih +313% yoy USD104,4 juta. Kinerja kuartalan juga mengalami apresiasi, Pada 2Q26 pendapatan +15% qoq USD290,4 juta, laba operasional USD88,6 juta +94.5% qoq, dan laba bersih USD60,7 juta qoq +39,3% qoq. Pengoperasian hub pertambangan baru di Bahodopi dan Pomalaa memberikan lonjakan volume penjualan bijih nikel. ASP nikel matte naik ke USD 14.765/ton di 2Q26 (+4% qoq dan di atas ASP 1H25 sebesar USD$12.014/ton). Selain itu, unit cash cost nikel matte turun ke USD 10.005/ton di 2Q26 dibandingkan USD 10.382/ton di 1Q26 memberikan dampak pada efisiensi.
Dari Global, Wall Street kompak koreksi setelah The Fed mempertahankan suku bunga, namun mempertimbangkan kenaikan suku bunga pada pertemuan yang akan datang. The Fed mempertahankan suku bunga di level 3,5%-3,75% pada pertemuan 29-30 Juli 2026. Indeks Dow Jones -2,18% dan Nasdaq -1,74% (29/7). Selain itu, harga minyak mentah Brent kembali rebound +7,9% ke USD 90.7/ barel (29/7). Pada hari Kamis pukul 20.00 ET (30/7), Militer Amerika Serikat (CENTCOM) melancarkan serangan udara terhadap sasaran di Iran sebagai balasan atas percobaan serangan rudal balistik Iran terhadap pasukan AS di Yordania. IHSG hari ini diprediksi bervariasi dalam range 6.100-6.200.
Sumber :Keterbukaan Informasi BEI (29/7), Investing, Ajaib Research
Disclaimer on
Laporan keuangan kuartal 3 INCO telah terbit. INCO berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp4.602.491.147.000 pada kuartal ini. Pendapatan ini turun 6.00% dari tahun sebelumnya sebesar Rp4.882.434.500.000.
Pada kuartal ini INCO meraup profit sebesar Rp887.069.368.000, total profit ini naik 178.00% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp319.227.725.000.
Dengan total pendapatan dan profit INCO pada kuartal ini, INCO mencatat profit margin sebesar 0.24% atau lebih besar dari tahun lalu yang sebesar 0.19%.
Stock Pick
Saham Potensial berdasarkan analisis teknikal buat besokk
*(Trading Buy) $RISE
Price: 1.005 s.d. 960
CL: 950
TP: 1.750, 2.000 SOW
Disclaimer ON!
Watchlist Stock
PT Samudera Indonesia Tbk ($SMDR) menetapkan dividen interim sebesar Rp40,94 miliar atau Rp2,5 per saham dari kinerja semester I-2026. Jadwal cum dividen, ex dividen, hingga pembayaran dividen telah ditetapkan, sehingga investor perlu mencermati tanggal pencatatan untuk memperoleh hak dividen.
News
$AALI layak masuk watchlist setelah membukukan kenaikan laba bersih 56,5% pada semester I-2026, didukung perbaikan kinerja operasional dan harga jual CPO yang tetap kuat. Kinerja ini berpotensi menopang prospek perseroan, terlebih jika harga CPO global bertahan tinggi dan produksi terus membaik. Namun, investor tetap perlu mencermati pergerakan harga CPO, kondisi cuaca, serta potensi kenaikan biaya produksi yang dapat memengaruhi margin perusahaan.
Market Insight
IHSG rebound 1,56% ke level 6.186,36 pada perdagangan Kamis (30/7), didorong aksi beli setelah tekanan sebelumnya mereda serta penguatan mayoritas sektor dengan saham-saham seperti $MAPI, $INCO, dan $AADI memimpin kenaikan di indeks LQ45. Meski sentimen pasar membaik, investor tetap perlu mencermati keberlanjutan momentum dan arah arus dana asing untuk mengonfirmasi apakah penguatan ini dapat berlanjut.
Disclaimer ON!
$BBCA, $BBRI, $TPIA$RANS
$INCO: Laba Bersih 1H26 +313% YoY USD104 Juta. The Fed Tahan Suku Bunga
Selamat pagi
Berikut adalah berita dan saham pilihan Ajaib Sekuritas Kamis, 30 Juli 2026.
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup -0,64% atau -39,20 poin ke level 6.091. IHSG koreksi dalam 6 hari beruntun. Posisi IHSG menguji level support 6.000-6.100. Pasar mencermati rilis laporan keuangan emiten yang akan rilis maksimal 31 Juli 2026 (besok) untuk emiten yang tidak ada kepentingan limited review maupun audit. Dari emiten, INCO pada 1H26 melaporkan pendapatan USD 543 juta +27,3% yoy, laba operasional +2.056% (20 kali lipat) yoy USD 134,1 juta, dengan laba bersih +313% yoy USD104,4 juta. Kinerja kuartalan juga mengalami apresiasi, Pada 2Q26 pendapatan +15% qoq USD290,4 juta, laba operasional USD88,6 juta +94.5% qoq, dan laba bersih USD60,7 juta qoq +39,3% qoq. Pengoperasian hub pertambangan baru di Bahodopi dan Pomalaa memberikan lonjakan volume penjualan bijih nikel. ASP nikel matte naik ke USD 14.765/ton di 2Q26 (+4% qoq dan di atas ASP 1H25 sebesar USD$12.014/ton). Selain itu, unit cash cost nikel matte turun ke USD 10.005/ton di 2Q26 dibandingkan USD 10.382/ton di 1Q26 memberikan dampak pada efisiensi.
Dari Global, Wall Street kompak koreksi setelah The Fed mempertahankan suku bunga, namun mempertimbangkan kenaikan suku bunga pada pertemuan yang akan datang. The Fed mempertahankan suku bunga di level 3,5%-3,75% pada pertemuan 29-30 Juli 2026. Indeks Dow Jones -2,18% dan Nasdaq -1,74% (29/7). Selain itu, harga minyak mentah Brent kembali rebound +7,9% ke USD 90.7/ barel (29/7). Pada hari Kamis pukul 20.00 ET (30/7), Militer Amerika Serikat (CENTCOM) melancarkan serangan udara terhadap sasaran di Iran sebagai balasan atas percobaan serangan rudal balistik Iran terhadap pasukan AS di Yordania. IHSG hari ini diprediksi bervariasi dalam range 6.100-6.200.
Sumber :Keterbukaan Informasi BEI (29/7), Investing, Ajaib Research
Disclaimer on
Laporan keuangan kuartal 3 INCO telah terbit. INCO berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp4.602.491.147.000 pada kuartal ini. Pendapatan ini turun 6.00% dari tahun sebelumnya sebesar Rp4.882.434.500.000.
Pada kuartal ini INCO meraup profit sebesar Rp887.069.368.000, total profit ini naik 178.00% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp319.227.725.000.
Dengan total pendapatan dan profit INCO pada kuartal ini, INCO mencatat profit margin sebesar 0.24% atau lebih besar dari tahun lalu yang sebesar 0.19%.