
BBRI
Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Keuangan
Day Trading
Trading Limit





Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Keuangan
Day Trading
Trading Limit








Sesi 1 Foreign Net Buy Rp 225,8 Miliar (18/6) Top Buy (Val): $EMAS, $BBCA, $TINS Top Sell (Val): $BBRI, $MAPI, $TLKM
efek kenaikan suku bunga yg ditetapkan oleh Bank Indonesia berdampak ke Himbara 1. Untuk Deposito dan Obligasi untung. 2. yg Hutang ke bank bakal kena dampak lumayan naik 3. saham bank Himbara ( $BBNI $BBRI $BMRI $BBTN) merah merona π€ 4. IHSG rontok 5. apalagi bank Himbara masih menjadi pemodal kdmp π yg kdmp ada yg belum buka dan berimpact ke masyarakat π
efek kenaikan suku bunga yg ditetapkan oleh Bank Indonesia berdampak ke Himbara sih 1. Untuk Deposito dan Obligasi untung sih. 2. yg Hutang ke bank bakal kena dampak lumayan tinggi 3. saham bank Himbara ( $BBNI $BBRI $BMRI $BBTN) merah merona π€ 4. IHSG rontok
$BBRI Buyback Rp500 M, Pak PP Borong Saham $BREN Rp25,8 M Jakarta Composite Index (JCI) Last 6.220 -0,55% -34,23 High 6.321 Low 6.179 Statistik Pasar Nilai Transaksi (Rp) 24,70 Triliun Volume Transaksi (Lot) 341 Juta Frekuensi Transaksi (X) 2,38 Juta LQ45 Top 5 Gainer 1. ESSA+8,13% 2. HRTA+3,69% 3. PGEO+3,43% 4. BBRI+3,01% 5. AMRT +2,89% LQ45 Top 5 Loser 1. CUAN-6,71% 2. BRPT-4,80% 3. ADMR-3,61% 4. ITMG-3,53% 5. DEWA-3,24% Kesimpulan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada zona merah. Tercatat di pasar ekuitas dan derivatif 614 instrumen terkoreksi, 427 positif, dan 313 stagnan.IHSG koreksi setelah reli dalam 2 hari beruntun. Investor asing outflow senilai Rp 328 miliar di pasar reguler (17/6). Dari emiten, BBRI buyback saham senilai maksimal Rp500 miliar selama periode 12 Juni - 11 September 2026 (3 bulan). Sementara, Prajogo Pangestu akumulasi saham BREN pada 17 Juni 2026 total dana Rp25,84 miliar sebanyak 68 ribu lot dengan weighted average price Rp3.800/saham. Alhasil kepemilikan Prajogo Pangestu naik dari 0,10% ke 0,11% (17/6). Sektor material dasar memimpin pelemahan indeks sektoral -2,52% dan sektor energi -2,37%. Sumber : Ajaib Research, Keterbukaan Informasi BEI *Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.*
Sesi 1 Foreign Net Buy Rp 225,8 Miliar (18/6) Top Buy (Val): $EMAS, $BBCA, $TINS Top Sell (Val): $BBRI, $MAPI, $TLKM
efek kenaikan suku bunga yg ditetapkan oleh Bank Indonesia berdampak ke Himbara 1. Untuk Deposito dan Obligasi untung. 2. yg Hutang ke bank bakal kena dampak lumayan naik 3. saham bank Himbara ( $BBNI $BBRI $BMRI $BBTN) merah merona π€ 4. IHSG rontok 5. apalagi bank Himbara masih menjadi pemodal kdmp π yg kdmp ada yg belum buka dan berimpact ke masyarakat π
efek kenaikan suku bunga yg ditetapkan oleh Bank Indonesia berdampak ke Himbara sih 1. Untuk Deposito dan Obligasi untung sih. 2. yg Hutang ke bank bakal kena dampak lumayan tinggi 3. saham bank Himbara ( $BBNI $BBRI $BMRI $BBTN) merah merona π€ 4. IHSG rontok
$BBRI Buyback Rp500 M, Pak PP Borong Saham $BREN Rp25,8 M Jakarta Composite Index (JCI) Last 6.220 -0,55% -34,23 High 6.321 Low 6.179 Statistik Pasar Nilai Transaksi (Rp) 24,70 Triliun Volume Transaksi (Lot) 341 Juta Frekuensi Transaksi (X) 2,38 Juta LQ45 Top 5 Gainer 1. ESSA+8,13% 2. HRTA+3,69% 3. PGEO+3,43% 4. BBRI+3,01% 5. AMRT +2,89% LQ45 Top 5 Loser 1. CUAN-6,71% 2. BRPT-4,80% 3. ADMR-3,61% 4. ITMG-3,53% 5. DEWA-3,24% Kesimpulan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada zona merah. Tercatat di pasar ekuitas dan derivatif 614 instrumen terkoreksi, 427 positif, dan 313 stagnan.IHSG koreksi setelah reli dalam 2 hari beruntun. Investor asing outflow senilai Rp 328 miliar di pasar reguler (17/6). Dari emiten, BBRI buyback saham senilai maksimal Rp500 miliar selama periode 12 Juni - 11 September 2026 (3 bulan). Sementara, Prajogo Pangestu akumulasi saham BREN pada 17 Juni 2026 total dana Rp25,84 miliar sebanyak 68 ribu lot dengan weighted average price Rp3.800/saham. Alhasil kepemilikan Prajogo Pangestu naik dari 0,10% ke 0,11% (17/6). Sektor material dasar memimpin pelemahan indeks sektoral -2,52% dan sektor energi -2,37%. Sumber : Ajaib Research, Keterbukaan Informasi BEI *Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.*