PT Bukit Uluwatu Villa Tbk didirikan pada 15 Desember 2000, dan melantai di bursa saham pada 12 Juli 2010.
PT Bukit Uluwatu Villa Tbk memiliki visi untuk memimpin industri gaya hidup melalui kombinasi desain luar biasa, budaya lokal dan ramah lingkungan.
📢 Saya baru saja mengirim Order Jual $BUVA di harga Rp970.
BUVA
Bukit Uluwatu Villa Tbk.
Non-Primer
Day Trading
Trading Limit
73035 (-4.58%)
Invalid Date Invalid Date WIB
94.93 M
Volume
IHSG -0,03%, $BUVA: Harga Pelaksanaan Rights Issue Rp250/Saham
Jakarta Composite Index (JCI)
Last 6.234 -0,03% -1,63
High 6.273 Low 6.212
Statistik Pasar
Nilai Transaksi (Rp) 14,38 Triliun
Volume Transaksi (Lot) 387 Juta
Frekuensi Transaksi (X) 2,33 Juta
LQ45 Top 5 Gainer
1. MAPI+21,86%
2. NCKL+4,47%
3. AMMN+4,39%
4. TLKM+4,18%
5. EXCL+3,69%
LQ45 Top 5 Loser
1. INDY-11,03%
2. CPIN-3,96%
3. SCMA-2,88%
4. ESSA-2,34%
5. WIFI-2,00%
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada zona merah. Tercatat pasar ekuitas dan derivatif 424 instrumen positif, 572 negatif, dan 317 stagnan. IHSG koreksi, senada dengan outflow investor asing di pasar reguler senilai Rp758 miliar (3/8). Dari emiten, BUVA menggelar rights issue dengan menerbitkan 6.154.263.660 saham baru (20% dari jumlah saham disetor penuh) pada harga pelaksanaan Rp250/saham dan rasio 4:1. Cum date pada 24 September 2026. Jika terdapat sisa saham yang tidak dieksekusi, pembeli siaga terdiri dari PT Henan Putihrai Sekuritas, PT Tata Tirta Datun, Bapak Hapsoro, dan Bapak Ferry Sudjono. Total perolehan dana Rp1,53 triliun, dengan alokasi, 35,50% (Rp546,18 miliar) untuk pengembangan Uluwatu Estate dan Alila Ubud, 37,08% (Rp570,49 Miliar) untuk penyertaan modal anak usaha, dan 27,15% (Rp417,80 Miliar) untuk pelunasan utang. Sektor teknologi -1,52% dan sektor energi -0,76%.
Sumber: Keterbukaan Informasi BEI (3/8), Ajaib Research
*Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.*
IHSG -0,03%, $BUVA: Harga Pelaksanaan Rights Issue Rp250/Saham
Jakarta Composite Index (JCI)
Last 6.234 -0,03% -1,63
High 6.273 Low 6.212
Statistik Pasar
Nilai Transaksi (Rp) 14,38 Triliun
Volume Transaksi (Lot) 387 Juta
Frekuensi Transaksi (X) 2,33 Juta
LQ45 Top 5 Gainer
1. MAPI+21,86%
2. NCKL+4,47%
3. AMMN+4,39%
4. TLKM+4,18%
5. EXCL+3,69%
LQ45 Top 5 Loser
1. INDY-11,03%
2. CPIN-3,96%
3. SCMA-2,88%
4. ESSA-2,34%
5. WIFI-2,00%
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada zona merah. Tercatat pasar ekuitas dan derivatif 424 instrumen positif, 572 negatif, dan 317 stagnan. IHSG koreksi, senada dengan outflow investor asing di pasar reguler senilai Rp758 miliar (3/8). Dari emiten, BUVA menggelar rights issue dengan menerbitkan 6.154.263.660 saham baru (20% dari jumlah saham disetor penuh) pada harga pelaksanaan Rp250/saham dan rasio 4:1. Cum date pada 24 September 2026. Jika terdapat sisa saham yang tidak dieksekusi, pembeli siaga terdiri dari PT Henan Putihrai Sekuritas, PT Tata Tirta Datun, Bapak Hapsoro, dan Bapak Ferry Sudjono. Total perolehan dana Rp1,53 triliun, dengan alokasi, 35,50% (Rp546,18 miliar) untuk pengembangan Uluwatu Estate dan Alila Ubud, 37,08% (Rp570,49 Miliar) untuk penyertaan modal anak usaha, dan 27,15% (Rp417,80 Miliar) untuk pelunasan utang. Sektor teknologi -1,52% dan sektor energi -0,76%.
Sumber: Keterbukaan Informasi BEI (3/8), Ajaib Research
*Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.*