
NASA
Andalan Perkasa Abadi Tbk.
Non-Primer




Andalan Perkasa Abadi Tbk.
Non-Primer






Laporan keuangan kuartal 3 NASA telah terbit. NASA berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp3.961.134.130 pada kuartal ini. Pendapatan ini naik 17.00% dari tahun sebelumnya sebesar Rp3.377.373.760. Pada kuartal ini NASA meraup profit sebesar Rp1.323.074.050, total profit ini naik -178.00% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp-1.705.963.870. Dengan total pendapatan dan profit NASA pada kuartal ini, NASA mencatat profit margin sebesar 0.28% atau lebih besar dari tahun lalu yang sebesar -0.16%.
Analisis RSI untuk Saham $NASA Dalam analisis teknikal saham $NASA , salah satu indikator penting yang bisa digunakan adalah RSI atau Relative Strength Index. RSI pada dasarnya membantu kita melihat apakah suatu saham berada dalam kondisi overbought atau oversold. Dari data harga pembukaan dan penutupan di bulan Desember, terlihat variasi harga yang cukup stabil. Dengan data ini, kita bisa menghitung RSI untuk mengetahui momentum saham. Kebanyakan harga berakhir di level pembukaan atau satu poin di atas atau di bawahnya, menunjukkan kekuatan harga yang cenderung statis. Jika ingin mengoptimalkan strategimu, ingatlah selalu pentingnya manajemen risiko.
Laporan keuangan kuartal 3 NASA telah terbit. NASA berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp3.961.134.130 pada kuartal ini. Pendapatan ini naik 17.00% dari tahun sebelumnya sebesar Rp3.377.373.760. Pada kuartal ini NASA meraup profit sebesar Rp1.323.074.050, total profit ini naik -178.00% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp-1.705.963.870. Dengan total pendapatan dan profit NASA pada kuartal ini, NASA mencatat profit margin sebesar 0.28% atau lebih besar dari tahun lalu yang sebesar -0.16%.
Analisis RSI untuk Saham $NASA Dalam analisis teknikal saham $NASA , salah satu indikator penting yang bisa digunakan adalah RSI atau Relative Strength Index. RSI pada dasarnya membantu kita melihat apakah suatu saham berada dalam kondisi overbought atau oversold. Dari data harga pembukaan dan penutupan di bulan Desember, terlihat variasi harga yang cukup stabil. Dengan data ini, kita bisa menghitung RSI untuk mengetahui momentum saham. Kebanyakan harga berakhir di level pembukaan atau satu poin di atas atau di bawahnya, menunjukkan kekuatan harga yang cenderung statis. Jika ingin mengoptimalkan strategimu, ingatlah selalu pentingnya manajemen risiko.