IHSG Hari Ini Rebound 0,75%: MEDC & TAPG Bagikan Dividen Interim, MBMA Siapkan Private Placement
Ratih Mustikoningsih•November 2, 2026

Key Takeaway
- IHSG rebound: IHSG ditutup menguat 0,75% ke level 5.096 setelah terkoreksi sekitar 7% pada pekan sebelumnya.
- MEDC dan TAPG bagikan dividen interim: MEDC membagikan dividen Rp22 per saham, sedangkan TAPG sebesar Rp70 per saham. Keduanya memiliki cum date 10 November 2026.
- MBMA siapkan private placement: Merdeka Battery Materials berencana menerbitkan maksimal 10,8 miliar saham baru dengan estimasi dana segar sekitar Rp3,22 triliun.
IHSG Rebound ke 5.096, Sektor Bahan Baku Menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat pada awal pekan, Senin (2/11/2026). IHSG ditutup naik 0,75% atau 39,78 poin ke level 5.096, setelah mengalami koreksi sekitar 7% sepanjang pekan sebelumnya.
Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak pada rentang 4.981–5.125. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp12,43 triliun dengan volume perdagangan 354 juta lot dan frekuensi transaksi sebanyak 1,45 juta kali.

Penguatan IHSG terjadi di tengah penurunan harga energi. Harga minyak mentah Brent turun 4,07% ke US$108,81 per barel pada 2 November 2026.
Dari sisi sektoral, sektor bahan baku menjadi penopang utama dengan kenaikan 2,12%. Penguatan ini sejalan dengan peluncuran indeks IDX Commodity 20 oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), yang mencakup 20 saham komoditas likuid. Saham dengan bobot terbesar dalam indeks tersebut adalah AMMN, BRMS, BRPT, dan TPIA.
Data Ekonomi Domestik Tunjukkan Perbaikan
Sejumlah indikator ekonomi domestik menunjukkan perkembangan positif pada Oktober 2026. PMI manufaktur Indonesia naik menjadi 54,0, dari 52,4 pada September 2026. Angka tersebut merupakan level tertinggi dalam 31 bulan.
Sementara itu, inflasi tahunan Indonesia tercatat sebesar 3,23% pada Oktober 2026, sedikit lebih rendah dibandingkan 3,28% pada September 2026.
Neraca perdagangan Indonesia juga masih mencatatkan surplus sebesar US$3,36 miliar pada September 2026. Meski demikian, surplus tersebut lebih rendah dibandingkan US$3,55 miliar pada Agustus 2026.
MEDC dan TAPG Bagikan Dividen Interim, Catat Jadwal Cum Date

Dua emiten, yakni PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dan PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG), mengumumkan pembagian dividen interim untuk tahun buku 2026.
MEDC membagikan dividen interim sebesar US$30 juta atau sekitar Rp544,8 miliar, dengan asumsi kurs Rp18.159 per dolar AS. Nilai dividen tersebut setara dengan Rp22 per saham. Berdasarkan harga saham Rp1.370 pada 2 November 2026, estimasi dividend yield MEDC mencapai 1,6%.
Sementara itu, TAPG membagikan dividen interim sebesar Rp70 per saham, dengan total nilai mencapai Rp1,39 triliun. Berdasarkan data yang tersedia pada 2 November 2026, estimasi dividend yield TAPG mencapai 3,6%.
Berikut jadwal pembagian dividen interim MEDC dan TAPG:
| Keterangan | MEDC | TAPG |
|---|---|---|
| Dividen per saham | Rp22 | Rp70 |
| Total dividen | Rp544,8 miliar | Rp1,39 triliun |
| Estimasi dividend yield | 1,6% | 3,6% |
| Cum date reguler dan negosiasi | 10 November 2026 | 10 November 2026 |
| Ex date | 11 November 2026 | 11 November 2026 |
| Tanggal pembayaran | Paling lambat 2 Desember 2026 | 27 November 2026 |
Khusus MEDC, kurs konversi final untuk pembayaran dividen akan diumumkan pada 13 November 2026.
Investor perlu memperhatikan tanggal cum date dan ex date untuk memahami batas waktu kepemilikan saham yang berkaitan dengan hak atas dividen.
Pantau pergerakan saham dan aktivitas transaksi pasar secara lebih mendalam di Ajaib Terminal, nikmati broker fee Rp0 selama periode promo berlangsung.
MBMA Siapkan Private Placement, Estimasi Dana Rp3,22 Triliun
Di sisi lain, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) berencana melakukan penambahan modal melalui penerbitan saham baru atau private placement.
Perseroan berencana menerbitkan maksimal 10,8 miliar saham baru, setara dengan 10% dari modal disetor. Berdasarkan rencana penggunaan dana, sekitar 25% hasil aksi korporasi akan dialokasikan untuk modal kerja, sedangkan sisanya digunakan untuk pengembangan usaha.
Hingga informasi ini disusun, MBMA belum mengumumkan calon investor maupun investor strategis yang akan berpartisipasi dalam aksi korporasi tersebut.
Mengacu pada ketentuan harga pelaksanaan minimal 90% dari rata-rata harga penutupan saham selama 25 hari bursa sebelum pengajuan permohonan pencatatan, estimasi dana yang dihimpun mencapai Rp3,22 triliun atau sekitar US$177,53 juta.
Perkiraan tersebut menggunakan asumsi harga saham Rp298 pada 29 Oktober 2026 dan kurs Rp18.128 per dolar AS. Nilai dana yang dihimpun masih dapat berubah karena harga pelaksanaan final belum diumumkan.
Daftar Saham LQ45 dengan Kenaikan dan Penurunan Terbesar
Pada perdagangan 2 November 2026, saham DEWA memimpin daftar penguatan saham LQ45 dengan kenaikan 11,21%. Sebaliknya, AADI menjadi saham dengan penurunan terdalam, yakni 6,75%.
Berikut daftar lima saham LQ45 dengan kenaikan dan penurunan terbesar:
| Top Gainer | Perubahan | Top Loser | Perubahan |
|---|---|---|---|
| DEWA | +11,21% | AADI | -6,75% |
| INDY | +8,15% | PTBA | -4,01% |
| BUMI | +7,56% | INCO | -2,63% |
| EMTK | +7,43% | CPIN | -2,35% |
| MDKA | +6,20% | MAPI | -2,02% |
Pantau Pergerakan Saham dengan Ajaib Terminal
Pergerakan IHSG, pengumuman dividen interim, dan rencana aksi korporasi emiten menjadi sejumlah informasi yang dapat diperhatikan investor dan trader dalam menyusun strategi transaksi.
Untuk memantau aktivitas pasar dan menganalisis pergerakan saham Indonesia, kamu bisa menggunakan Ajaib Terminal. Fitur seperti Running Trade, Broker Flow, Order Queue, dan Fast Trade dapat membantu memantau transaksi serta aktivitas perdagangan saham secara lebih terperinci.
Pantau saham potensial dan aktivitas pasar melalui Ajaib Terminal untuk mendukung keputusan trading berdasarkan analisis dan profil risiko masing-masing.
Sumber: Ajaib Research, Keterbukaan Informasi BEI.
Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruh keputusan investasi menjadi tanggung jawab pribadi investor. Informasi ini disusun berdasarkan riset internal Ajaib Sekuritas, tidak dipengaruhi pihak mana pun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual atau beli efek. Harga saham dapat berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi dan profil risiko masing-masing.
Profil Penulis

Financial Expert Ajaib
Ratih Mustikoningsih merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman lebih 10 tahun di pasar modal Indonesia, khususnya dalam analisis saham dan strategi investasi. Melalui artikel dan edukasi yang ia sajikan, Ratih membantu investor memahami fundamental perusahaan, dinamika pasar, serta mengambil keputusan investasi saham yang lebih tepat.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!