Saham Terkait





















Bukit Asam (Persero) Tbk.
Energi
Day Trading
Trading Limit
Optimisme Konsumen Tertekan. Harga Minyak Brent Melonjak +5% Selamat pagi Berikut adalah berita dan saham pilihan Ajaib Sekuritas Selasa, 11 Agustus 2026. Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup -0,69% atau -44,28 poin ke level 6.365. IHSG koreksi senada dengan outflow investor asing di pasar reguler senilai Rp 875,5 miliar (10/8). Pasar merespon negatif menjelang rebalancing indeks MSCI edisi 13 Agustus Pukul 04.00 WIB, meskipun dalam review Juli 2026 MSCI masih membekukan Indonesia dalam kenaikan bobot FIF/NOS maupun penambahan saham, namun potensi saham yang dikeluarkan dalam indeks tersebut tetap ada. Dari makro, Bank Indonesia melaporkan indeks keyakinan konsumen (IKK) edisi Juli 2026 sebesar 116,8, lebih rendah dibanding Juni dan Mei 2026 masing-masing 117,8 dan 120,9 poin. Penurunan optimisme konsumen akibat masyarakat menahan konsumsi barang tahan lama saat ini dan memiliki ekspektasi yang lebih rendah terhadap ketersediaan lapangan kerja serta kegiatan usaha di masa depan. Dari Global, Bursa Wall Street kompak melemah terbatas mengikuti lonjakan harga minyak. Harga minyak Brent +5% ke level USD87,7/barel (10/8). Ketidakpastian kesepakatan pembukaan Selat Hormuz hingga serangan kelompok militan Houthi terhadap kilang minyak di Arab Saudi memperketat ketersediaan pasokan bahan bakar global. Dari emiten, (Nasdaq: NVDA) -2,86% (10/8) setelah bekerjasama dengan raksasa keuangan global (Apollo, BlackRock, Blackstone, Brookfield, Goldman Sachs, dan KKR) untuk memberikan pendanaan kepada pelanggan sebesar USD 500 miliar jika ingin membeli produk infrastruktur AI miliknya. Pasar merespon negatif akibat meningkatkan kekhawatiran financial risk yang semakin menyebar termasuk permintaan semu. IHSG hari ini diprediksi koreksi dalam range 6.350-6.480. $MEDC $PGAS $ELSA $ESSA $RATU $AADI $PTBA Sumber :Bank Indonesia, MSCI, Investing, Ajaib Research Disclaimer on
$BBNI Buyback Rp627 Miliar. Rebalancing Index LQ45 Cs. Bursa KOSPI Trading Halt Selamat pagi Berikut adalah berita dan saham pilihan Ajaib Sekuritas Selasa, 28 Juli 2026. Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup -0,17% atau -10,64 poin ke level 6.185. IHSG kembali koreksi dalam 4 hari beruntun. Pada perdagangan kemarin, investor asing outflow di pasar reguler Rp 491 miliar. Outflow sejalan dengan depresiasi rupiah ke Rp18.056/USD atau 7,9% sejak awal tahun (ytd) (28/7). Dari Emiten, BBNI melaksanakan buyback saham senilai maksimal Rp627 miliar selama periode 27 Juli 2026-26 Oktober 2026 (3 bulan). Buyback tersebut untuk mencegah fluktuasi harga saham. Sementara, pasar menanti rilis laporan keuangan 1H26 BBNI yang mundur pada awal Agustus 2026 dikarenakan limited review. Di sisi lain, pasar mencermati rebalancing indeks domestik, seperti LQ45 dan IDX30. $NCKL dan $INDY sebagai konstituen baru di indeks LQ45 menggantikan $SMGR dan $TOWR. Sedangkan, $DEWA jadi konstituen baru di IDX30 menggantikan $PTBA. Dari Global, Bursa Wall Street bergerak terbatas, Indeks S&P 500 +0,02% dan Dow Jones +0.51% (27/7). Investor mencermati rilis laporan keuangan Big Tech pekan ini, seperti Microsoft, Meta, Apple, dan Amazon. Selain itu, pasar juga menunggu rilis suku bunga The Fed pada FOMC 30 Juli 2027. The Fed diproyeksikan masih menahan suku bunga di level 3,5%-3,75%. Harga minyak Brent ambles -12% dalam 2 hari terakhir ke level USD 88/barel (27/7). Penurunan harga minyak diakibatkan oleh jeda atau penghentian sementara aksi saling serang antara Amerika Serikat dan Iran selama tiga hari beruntun. Dari Asia, Bursa Asia Pasifik dilanda aksi profit taking secara intraday, index KOSPI -8% dan Nikkei 225 -4% (28/7). Saham teknologi jadi pemberat pergerakan indeks yang membuat pasar Korsel dihentikan sementara. IHSG hari ini diprediksi bervariasi dalam range 6.100-6.200. Sumber :Keterbukaan Informasi BEI (27/7), Investing, Ajaib Research Disclaimer
Stock Pick Saham Potensial berdasarkan analisis teknikal buat besok! *(Trading Buy) $BIPI Price: 164 s.d. 157 CL: 155 TP: 200 SOW Disclaimer ON! Watchlist Stock $SILO layak masuk watchlist karena ekspansi teknologi, termasuk adopsi bedah robotik dan digitalisasi layanan kesehatan, berpotensi meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat layanan spesialis bernilai tinggi. Inovasi tersebut diperkirakan menjadi katalis pertumbuhan pendapatan dan margin dalam jangka menengah, didukung rencana ekspansi kapasitas rumah sakit. Namun, investor tetap perlu mencermati besarnya belanja modal serta kecepatan implementasi teknologi terhadap peningkatan kinerja perseroan. News Kenaikan harga batu bara global diperkirakan menjadi katalis positif bagi kinerja PT Bukit Asam ($PTBA) hingga akhir 2026, didukung potensi peningkatan pendapatan dan laba. Sejumlah analis pun masih merekomendasikan saham $PTBA karena prospek fundamental yang membaik, meski investor tetap perlu mencermati volatilitas harga batu bara dan dinamika permintaan global. Market Insight IHSG turun tipis 0,09% ke level 6.334, mengakhiri reli sembilan hari berturut-turut seiring aksi ambil untung pada sejumlah saham berkapitalisasi besar seperti $AMMN, $UNTR, dan $CUAN. Koreksi ini masih tergolong wajar setelah penguatan panjang, namun investor tetap perlu mencermati arus dana asing dan sentimen global untuk melihat apakah tren bullish dapat berlanjut. Disclaimer ON! $BBCA, $BBRI, $TPIA $RANS
Analisis Teknikal $PTBA: Menakar Pergerakan dengan Fibonacci Retracement Melihat catatan harga harian $PTBA terkini, kita bisa memanfaatkan Fibonacci Retracement untuk menganalisis potensi pergerakan harga mendatang. Dengan melihat titik tertinggi di 2720 dan terendah di 2620, kita bisa menentukan level-level penting seperti 38.2% di sekitar 2658 dan 61.8% di sekitar 2682. Saat harga mendekat level ini, bisa jadi sinyal penting untuk beli atau jual. Tetap optimis, peluang selalu ada di setiap naik-turunnya pasar.
Optimisme Konsumen Tertekan. Harga Minyak Brent Melonjak +5% Selamat pagi Berikut adalah berita dan saham pilihan Ajaib Sekuritas Selasa, 11 Agustus 2026. Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup -0,69% atau -44,28 poin ke level 6.365. IHSG koreksi senada dengan outflow investor asing di pasar reguler senilai Rp 875,5 miliar (10/8). Pasar merespon negatif menjelang rebalancing indeks MSCI edisi 13 Agustus Pukul 04.00 WIB, meskipun dalam review Juli 2026 MSCI masih membekukan Indonesia dalam kenaikan bobot FIF/NOS maupun penambahan saham, namun potensi saham yang dikeluarkan dalam indeks tersebut tetap ada. Dari makro, Bank Indonesia melaporkan indeks keyakinan konsumen (IKK) edisi Juli 2026 sebesar 116,8, lebih rendah dibanding Juni dan Mei 2026 masing-masing 117,8 dan 120,9 poin. Penurunan optimisme konsumen akibat masyarakat menahan konsumsi barang tahan lama saat ini dan memiliki ekspektasi yang lebih rendah terhadap ketersediaan lapangan kerja serta kegiatan usaha di masa depan. Dari Global, Bursa Wall Street kompak melemah terbatas mengikuti lonjakan harga minyak. Harga minyak Brent +5% ke level USD87,7/barel (10/8). Ketidakpastian kesepakatan pembukaan Selat Hormuz hingga serangan kelompok militan Houthi terhadap kilang minyak di Arab Saudi memperketat ketersediaan pasokan bahan bakar global. Dari emiten, (Nasdaq: NVDA) -2,86% (10/8) setelah bekerjasama dengan raksasa keuangan global (Apollo, BlackRock, Blackstone, Brookfield, Goldman Sachs, dan KKR) untuk memberikan pendanaan kepada pelanggan sebesar USD 500 miliar jika ingin membeli produk infrastruktur AI miliknya. Pasar merespon negatif akibat meningkatkan kekhawatiran financial risk yang semakin menyebar termasuk permintaan semu. IHSG hari ini diprediksi koreksi dalam range 6.350-6.480. $MEDC $PGAS $ELSA $ESSA $RATU $AADI $PTBA Sumber :Bank Indonesia, MSCI, Investing, Ajaib Research Disclaimer on
$BBNI Buyback Rp627 Miliar. Rebalancing Index LQ45 Cs. Bursa KOSPI Trading Halt Selamat pagi Berikut adalah berita dan saham pilihan Ajaib Sekuritas Selasa, 28 Juli 2026. Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup -0,17% atau -10,64 poin ke level 6.185. IHSG kembali koreksi dalam 4 hari beruntun. Pada perdagangan kemarin, investor asing outflow di pasar reguler Rp 491 miliar. Outflow sejalan dengan depresiasi rupiah ke Rp18.056/USD atau 7,9% sejak awal tahun (ytd) (28/7). Dari Emiten, BBNI melaksanakan buyback saham senilai maksimal Rp627 miliar selama periode 27 Juli 2026-26 Oktober 2026 (3 bulan). Buyback tersebut untuk mencegah fluktuasi harga saham. Sementara, pasar menanti rilis laporan keuangan 1H26 BBNI yang mundur pada awal Agustus 2026 dikarenakan limited review. Di sisi lain, pasar mencermati rebalancing indeks domestik, seperti LQ45 dan IDX30. $NCKL dan $INDY sebagai konstituen baru di indeks LQ45 menggantikan $SMGR dan $TOWR. Sedangkan, $DEWA jadi konstituen baru di IDX30 menggantikan $PTBA. Dari Global, Bursa Wall Street bergerak terbatas, Indeks S&P 500 +0,02% dan Dow Jones +0.51% (27/7). Investor mencermati rilis laporan keuangan Big Tech pekan ini, seperti Microsoft, Meta, Apple, dan Amazon. Selain itu, pasar juga menunggu rilis suku bunga The Fed pada FOMC 30 Juli 2027. The Fed diproyeksikan masih menahan suku bunga di level 3,5%-3,75%. Harga minyak Brent ambles -12% dalam 2 hari terakhir ke level USD 88/barel (27/7). Penurunan harga minyak diakibatkan oleh jeda atau penghentian sementara aksi saling serang antara Amerika Serikat dan Iran selama tiga hari beruntun. Dari Asia, Bursa Asia Pasifik dilanda aksi profit taking secara intraday, index KOSPI -8% dan Nikkei 225 -4% (28/7). Saham teknologi jadi pemberat pergerakan indeks yang membuat pasar Korsel dihentikan sementara. IHSG hari ini diprediksi bervariasi dalam range 6.100-6.200. Sumber :Keterbukaan Informasi BEI (27/7), Investing, Ajaib Research Disclaimer
Stock Pick Saham Potensial berdasarkan analisis teknikal buat besok! *(Trading Buy) $BIPI Price: 164 s.d. 157 CL: 155 TP: 200 SOW Disclaimer ON! Watchlist Stock $SILO layak masuk watchlist karena ekspansi teknologi, termasuk adopsi bedah robotik dan digitalisasi layanan kesehatan, berpotensi meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat layanan spesialis bernilai tinggi. Inovasi tersebut diperkirakan menjadi katalis pertumbuhan pendapatan dan margin dalam jangka menengah, didukung rencana ekspansi kapasitas rumah sakit. Namun, investor tetap perlu mencermati besarnya belanja modal serta kecepatan implementasi teknologi terhadap peningkatan kinerja perseroan. News Kenaikan harga batu bara global diperkirakan menjadi katalis positif bagi kinerja PT Bukit Asam ($PTBA) hingga akhir 2026, didukung potensi peningkatan pendapatan dan laba. Sejumlah analis pun masih merekomendasikan saham $PTBA karena prospek fundamental yang membaik, meski investor tetap perlu mencermati volatilitas harga batu bara dan dinamika permintaan global. Market Insight IHSG turun tipis 0,09% ke level 6.334, mengakhiri reli sembilan hari berturut-turut seiring aksi ambil untung pada sejumlah saham berkapitalisasi besar seperti $AMMN, $UNTR, dan $CUAN. Koreksi ini masih tergolong wajar setelah penguatan panjang, namun investor tetap perlu mencermati arus dana asing dan sentimen global untuk melihat apakah tren bullish dapat berlanjut. Disclaimer ON! $BBCA, $BBRI, $TPIA $RANS
Analisis Teknikal $PTBA: Menakar Pergerakan dengan Fibonacci Retracement Melihat catatan harga harian $PTBA terkini, kita bisa memanfaatkan Fibonacci Retracement untuk menganalisis potensi pergerakan harga mendatang. Dengan melihat titik tertinggi di 2720 dan terendah di 2620, kita bisa menentukan level-level penting seperti 38.2% di sekitar 2658 dan 61.8% di sekitar 2682. Saat harga mendekat level ini, bisa jadi sinyal penting untuk beli atau jual. Tetap optimis, peluang selalu ada di setiap naik-turunnya pasar.