
MDKA
Merdeka Copper Gold Tbk.
Barang Baku
Day Trading
Trading Limit






Merdeka Copper Gold Tbk.
Barang Baku
Day Trading
Trading Limit










Ide trading $MDKA menjelang RUPSLB MDKA masih berada dalam lorong tren turun yang terbentuk sejak awal Maret. Namun, terlihat upaya rebound yang cukup meyakinkan sejak awal Juni. Posisi harga saat ini baru saja menembus MA-20 dan garis tengah lorong, serta terbentuk golden cross. Selain itu, posisi RSI masih naik menuju ambang 50.00. Entri: 2690-2770, sesuai rentang sesi pertama. Target: Pertama, 2850 sesuai high pada tanggal 26 Mei. Kedua, 2940 sesuai high pada tanggal 25 Mei. SL: Batalkan rencana trading atau cut loss jika harga turun ke 2550 (bawah golden cross), atau RSI berbalik turun menuju 30.00 lagi. Catatan tambahan: MDKA akan mengadakan RUPSLB pada tanggal 23 Juni 2006. Agenda utamanya membahas rencana pembagian dividen tunai dan private placement. Disclaimer ON. Analisis hanya untuk tujuan edukasi & informasi, bukan ajakan jual/beli saham tertentu.
Saham Emas Ambles Imbas Kenaikan Inflasi AS Jakarta Composite Index (JCI) Last 5.886 -0,28% -16,34 High 6.010 Low 5.784 Statistik Pasar Nilai Transaksi (Rp) 22,27 Triliun Volume Transaksi (Lot) 336 Juta Frekuensi Transaksi (X) 2,38 Juta LQ45 Top 5 Gainer 1. ISAT+4,41% 2. BBCA+3,10% 3. KLBF +2,84% 4. EXCL +2,76% 5. UNVR +2,19% LQ45 Top 5 Loser 1. HRTA-13,94% 2. CUAN-8,90% 3. AMMN-7,55% 4. MDKA-7,14% 5. BRPT-6,26% Kesimpulan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada zona merah. Tercatat di pasar ekuitas dan derivatif 625 instrumen terkoreksi, 400 positif, dan 299 stagnan. IHSG koreksi, setelah reli dalam 2 hari beruntun. Pasar mencermati Imbal hasil obligasi Indonesia tenor 10 tahun di level 7,44% (11/6) meskipun suku bunga BI Rate telah naik 75 bps dalam kurang dari 1 bulan. Indikasi aksi jual di pasar obligasi berlanjut senada dengan kenaikan inflasi AS ke 4,2% (Mei-2026). Pasar sudah mencerna sentimen hawkish The Fed dengan penurunan harga emas -10% dalam 2 pekan terakhir (10/6) ke level USD4.070/oz. Penurunan harga komoditas emas juga menekan laju saham sektor emas domestik. Sektor material dasar memimpin pelemahan indeks sektoral -4,26% dan sektor energi -2,12%. $EMAS $ANTM $MDKA $AMMN $HRTA $ARCI Sumber : Ajaib Research, Trading Economic *Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.*
IHSG hijau pagi ini di tengah Asia merah semua Tapi nggak semua saham ikut pesta.Tiga nama ini justru jadi top losers LQ45. Yang paling parah: $HRTA Turun -6,01% ke Rp 1.955 Tapi kalau lihat data intraday lain, $HRTA bahkan sempat anjlok lebih dalam — hingga -13,70%. Ini volatilitas ekstrem untuk saham emas/perhiasan di tengah harga emas global yang sedang naik. Worth dipantau kenapa. $MDKA lanjut tertekan: -2,63% ke Rp 2.590 Masih melanjutkan downtrend yang sudah kita bahas kemarin. Belum ada tanda reversal momentum bearish masih dominan untuk saham tambang emas-tembaga ini. $SMGR ikut merah: -2,15% ke Rp 1.590 Sektor semen memang lagi nggak jadi sorotan saat ini kalah momentum dibanding sektor teknologi, properti, dan energi yang justru jadi penopang IHSG hari ini. Hal besar yang perlu diingat: Ketegangan AS-Iran meningkat Selat Hormuz ditutup Brent naik +2% ke US$94,93/barel KOSPI anjlok -3%, mayoritas Asia merah IHSG hijau hari ini bukan berarti "AMAN." Referensi:Kontan.co.id Bukan rekomendasi investasi.DYOR
Trading Plan Hari Ini Rabu, 10 Juni 2026 (Swing Buy) $MDKA Closing Price: 2.720 TP: 2.900 SL: 2.500 (Swing Buy) $TINS Closing Price: 3.400 TP: 3.700 SL: 3.100 (Trading Buy) $BIPI Closing Price: 154 TP: 170 SL: 132 Disclaimer: Bukan rekomendasi jual atau beli silahkan analisa kembali dan sesuaikan dengan profil resiko masing-masing.DYOR
Sesi 1 Foreign Net Buy Rp 179 Miliar (4/6) Top Buy (Val):$TPIA, $MDKA, $DEWA Top Sell (Val):$BBCA, $BBRI, $DSSA
Ide trading $MDKA menjelang RUPSLB MDKA masih berada dalam lorong tren turun yang terbentuk sejak awal Maret. Namun, terlihat upaya rebound yang cukup meyakinkan sejak awal Juni. Posisi harga saat ini baru saja menembus MA-20 dan garis tengah lorong, serta terbentuk golden cross. Selain itu, posisi RSI masih naik menuju ambang 50.00. Entri: 2690-2770, sesuai rentang sesi pertama. Target: Pertama, 2850 sesuai high pada tanggal 26 Mei. Kedua, 2940 sesuai high pada tanggal 25 Mei. SL: Batalkan rencana trading atau cut loss jika harga turun ke 2550 (bawah golden cross), atau RSI berbalik turun menuju 30.00 lagi. Catatan tambahan: MDKA akan mengadakan RUPSLB pada tanggal 23 Juni 2006. Agenda utamanya membahas rencana pembagian dividen tunai dan private placement. Disclaimer ON. Analisis hanya untuk tujuan edukasi & informasi, bukan ajakan jual/beli saham tertentu.
Saham Emas Ambles Imbas Kenaikan Inflasi AS Jakarta Composite Index (JCI) Last 5.886 -0,28% -16,34 High 6.010 Low 5.784 Statistik Pasar Nilai Transaksi (Rp) 22,27 Triliun Volume Transaksi (Lot) 336 Juta Frekuensi Transaksi (X) 2,38 Juta LQ45 Top 5 Gainer 1. ISAT+4,41% 2. BBCA+3,10% 3. KLBF +2,84% 4. EXCL +2,76% 5. UNVR +2,19% LQ45 Top 5 Loser 1. HRTA-13,94% 2. CUAN-8,90% 3. AMMN-7,55% 4. MDKA-7,14% 5. BRPT-6,26% Kesimpulan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada zona merah. Tercatat di pasar ekuitas dan derivatif 625 instrumen terkoreksi, 400 positif, dan 299 stagnan. IHSG koreksi, setelah reli dalam 2 hari beruntun. Pasar mencermati Imbal hasil obligasi Indonesia tenor 10 tahun di level 7,44% (11/6) meskipun suku bunga BI Rate telah naik 75 bps dalam kurang dari 1 bulan. Indikasi aksi jual di pasar obligasi berlanjut senada dengan kenaikan inflasi AS ke 4,2% (Mei-2026). Pasar sudah mencerna sentimen hawkish The Fed dengan penurunan harga emas -10% dalam 2 pekan terakhir (10/6) ke level USD4.070/oz. Penurunan harga komoditas emas juga menekan laju saham sektor emas domestik. Sektor material dasar memimpin pelemahan indeks sektoral -4,26% dan sektor energi -2,12%. $EMAS $ANTM $MDKA $AMMN $HRTA $ARCI Sumber : Ajaib Research, Trading Economic *Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.*
IHSG hijau pagi ini di tengah Asia merah semua Tapi nggak semua saham ikut pesta.Tiga nama ini justru jadi top losers LQ45. Yang paling parah: $HRTA Turun -6,01% ke Rp 1.955 Tapi kalau lihat data intraday lain, $HRTA bahkan sempat anjlok lebih dalam — hingga -13,70%. Ini volatilitas ekstrem untuk saham emas/perhiasan di tengah harga emas global yang sedang naik. Worth dipantau kenapa. $MDKA lanjut tertekan: -2,63% ke Rp 2.590 Masih melanjutkan downtrend yang sudah kita bahas kemarin. Belum ada tanda reversal momentum bearish masih dominan untuk saham tambang emas-tembaga ini. $SMGR ikut merah: -2,15% ke Rp 1.590 Sektor semen memang lagi nggak jadi sorotan saat ini kalah momentum dibanding sektor teknologi, properti, dan energi yang justru jadi penopang IHSG hari ini. Hal besar yang perlu diingat: Ketegangan AS-Iran meningkat Selat Hormuz ditutup Brent naik +2% ke US$94,93/barel KOSPI anjlok -3%, mayoritas Asia merah IHSG hijau hari ini bukan berarti "AMAN." Referensi:Kontan.co.id Bukan rekomendasi investasi.DYOR
Trading Plan Hari Ini Rabu, 10 Juni 2026 (Swing Buy) $MDKA Closing Price: 2.720 TP: 2.900 SL: 2.500 (Swing Buy) $TINS Closing Price: 3.400 TP: 3.700 SL: 3.100 (Trading Buy) $BIPI Closing Price: 154 TP: 170 SL: 132 Disclaimer: Bukan rekomendasi jual atau beli silahkan analisa kembali dan sesuaikan dengan profil resiko masing-masing.DYOR