$EMAS: Beli Alat Tambang Rp2,7 T dari Tiongkok, Harga Brent Anjlok 3 Hari -8,2%
Selamat pagi
Berikut adalah berita dan saham pilihan Ajaib Sekuritas Rabu, 26 Agustus 2026.
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup -0,37% atau -24 poin ke level 6.501. IHSG koreksi terbatas dengan outflow investor asing di pasar reguler Rp556 miliar, namun masih tertahan di atas level psikologis 6.500. Kondisi rupiah masih terkendali di level Rp17.702/USD di tengah penurunan DXY akibat aksi jual US Treasury (26/8). Drai emiten, pada 21 Agustus 2026, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menandatangani Perjanjian Jual Beli Bersyarat atas Peralatan dan Perjanjian Layanan Konsultasi Penunjang antara PT Pani Industri Nusantara (PIN) dengan Vision Green Energy (Beijing) Tech, Co., Ltd. (VGE). Transaksi material ini memiliki estimasi nilai RMB 1.024.202.348 (Rp2,7 triliun Kurs Rp2.634/RMB), yang mewakili 40,26% dari total ekuitas. Pada saat yang bersamaan, Xinyu Wang selaku Dewan Komisaris EMAS melakukan transaksi penjualan saham (20/8) sebanyak 5000 lot saham. Harga jual Rp7.875 per saham, total transaksi Rp3,93 miliar. Akibat penjualan ini, porsi kepemilikan turun dari 0,01% menjadi 0,007%.
Bursa Wall Street kompak menguat terbatas, indeks Nasdaq +0,66% dan S&P 500 +0,32% (25/8). Pasar merespon positif kembali turunnya imbal hasil obligasi AS ke level 4,63% atau -1,64% (25/8). Kondisi tersebut meredam kekhawatiran kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan selanjutnya yang dijadwalkan pada 15-16 September 2026. Di sisi lain harga minyak Brent anjlok dalam 3 hari beruntun dengan akumulasi penurunan -8,2% ke USD86,63/ barel (26/8). Kondisi tersebut akibat meredanya kepanikan atas potensi gangguan pasokan, serta keraguan atas tingginya permintaan energi global ke depan. IHSG hari ini diprediksi bervariasi dalam range 6.450-6.550.
Sumber : Keterbukaan Informasi BEI (24/8), Investing, Ajaib Research
Disclaimer on