IHSG Menguat 3 Hari, Saham Konglomerat Jadi Buruan Asing
Tika•February 12, 2026

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan penguatan dalam tiga hari terakhir. Pada penutupan perdagangan Rabu (11/2/2026), IHSG ditutup di level 8.290,97 atau naik 1,96% dalam sehari. Tren positif ini turut mendorong minat investor, termasuk dana asing, untuk kembali melirik saham konglomerat atau saham konglo sebagai penggerak utama pasar.
Kondisi ini menjadi perhatian penting bagi investor pemula yang aktif memantau pergerakan pasar dan mempertimbangkan strategi investasi saham di tengah momentum penguatan.
IHSG Menguat, Saham Konglomerat Kembali Diborong
Penguatan IHSG terjadi di tengah aktivitas perdagangan yang ramai. Nilai transaksi mencapai Rp29,80 triliun dengan volume 62,06 miliar saham dan frekuensi 3,40 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun meningkat menjadi Rp15.094 triliun.
Sebagian besar sektor berada di zona hijau. Infrastruktur memimpin penguatan sebesar 4,37%, disusul sektor energi 3,85%, barang baku 3,81%, serta konsumer non-primer 3,79%.
Menariknya, saham konglomerat kembali menjadi penopang utama IHSG. Emiten milik Prajogo Pangestu mendominasi kontribusi indeks, antara lain:
- Barito Pacific (BRPT)
- Petrindo Jaya Kreasi (CUAN)
- Barito Renewables Energy (BREN)
Meski secara keseluruhan investor asing masih mencatatkan net sell sekitar Rp300 miliar di pasar reguler, terdapat aksi akumulasi signifikan pada saham konglo tertentu.
Berdasarkan data perdagangan per 11 Februari 2026, berikut 20 saham yang paling banyak diakumulasi asing:
20 Saham Paling Banyak Diborong Asing
| Saham | Net Buy (Rp Miliar) | Afiliasi |
|---|---|---|
| BBRI | 166,60 | BUMN |
| PTRO | 148,80 | Prajogo Pangestu |
| TLKM | 141,70 | BUMN |
| ANTM | 120,40 | BUMN |
| INCO | 91,10 | MIND ID (BUMN) |
| BREN | 74,00 | Prajogo Pangestu |
| CUAN | 71,00 | Prajogo Pangestu |
| ADRO | 69,10 | Boy Thohir |
| AADI | 66,60 | Boy Thohir |
| BBTN | 62,60 | BUMN |
| EMAS | 59,20 | Boy Thohir |
| UNTR | 55,80 | Astra |
| MDKA | 43,60 | Boy Thohir |
| ISAT | 38,00 | Boy Thohir |
| BRMS | 30,40 | Bakrie x Salim |
| AMMN | 29,50 | Salim |
| EXCL | 26,20 | Axiata x Sinarmas |
| MAPI | 21,70 | MAP Group |
| ARCI | 20,00 | Peter Sondakh |
| PGAS | 18,20 | BUMN |
Dari daftar tersebut, terlihat bahwa sebagian besar saham yang diakumulasi asing berasal dari kelompok saham konglomerat. Hal ini menunjukkan adanya minat terhadap emiten berkapitalisasi besar yang dinilai memiliki likuiditas tinggi dan pengaruh signifikan terhadap pergerakan IHSG.
Bagi investor pemula, momentum seperti ini bisa menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun strategi investasi saham. Namun perlu diingat, keputusan investasi tetap harus mempertimbangkan fundamental perusahaan, prospek sektor, serta profil risiko masing-masing.
Tren akumulasi saham konglo oleh asing menjadi sinyal menarik, terutama ketika IHSG berada dalam fase penguatan. Investor disarankan untuk tetap disiplin dalam manajemen risiko dan tidak hanya mengikuti arus pasar semata.
Sumber: https://www.cnbcindonesia.com/research/20260212080102-128-710424/ramai-ramai-asing-borong-saham-konglo-siapa-paling-diburu
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!