BYAN Topang IHSG Hari Ini, BUVA Siap Right Issue Rp1,54 Triliun
Ratih Mustikoningsih•October 6, 2026

Key Takeaway
- IHSG ditutup menguat 1,21% atau 74,07 poin ke level 6.192 dan melanjutkan reli selama tiga hari perdagangan berturut-turut.
- Kenaikan IHSG hari ini turut ditopang oleh saham BYAN yang melonjak 9,80% dan menyumbang sekitar 0,35% terhadap penguatan IHSG.
- Penguatan IHSG masih dibayangi net outflow investor asing di pasar reguler sebesar Rp597 miliar.
- Saham batu bara kembali menguat seiring kenaikan harga ICE Newcastle kontrak Desember 2026 yang mencapai US$153 per ton.
- BUVA resmi memperoleh pernyataan efektif dari OJK untuk pelaksanaan right issue senilai Rp1,538 triliun.
IHSG Reli Tiga Hari Beruntun, Naik 1,21%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat pada perdagangan Selasa, 6 Oktober 2026. IHSG ditutup di level 6.192, naik 74,07 poin atau 1,21% dari perdagangan sebelumnya.
Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak pada level tertinggi 6.216 dan level terendah 6.120.
Dari sisi transaksi, nilai perdagangan saham di pasar mencapai Rp12,35 triliun dengan volume transaksi sebesar 482 juta lot. Sementara itu, frekuensi transaksi tercatat sebanyak 1,88 juta kali.
Penguatan IHSG juga sejalan dengan pergerakan positif di kawasan Asia Pasifik. Pada 6 Oktober 2026, indeks Nikkei 225 menguat 1,26% dan Hang Seng naik 0,76%.
Di sisi lain, rupiah menguat ke level Rp17.905 per dolar AS.
BYAN Jadi Salah Satu Penopang Utama Penguatan IHSG

Meski IHSG berhasil melanjutkan reli tiga hari beruntun, penguatannya masih dibayangi oleh net outflow investor asing di pasar reguler yang mencapai Rp597 miliar dan berlanjut hingga Sesi 2.
Dari total kenaikan IHSG sebesar 1,21% atau 74,07 poin, sekitar 0,35% berasal dari penguatan saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang melonjak 9,80% pada perdagangan 6 Oktober 2026.

Sementara itu, sekitar 0,86% kenaikan IHSG lainnya berasal dari saham-saham lain di bursa.
Indeks saham berkapitalisasi besar juga ditutup menguat. IDX30 naik 0,41%, sedangkan LQ45 menguat 0,82%.
Top 5 Gainer dan Loser LQ45
| Top 5 Gainer LQ45 | Perubahan | Top 5 Loser LQ45 | Perubahan |
| GOTO | +6,90% | BBCA | -1,21% |
| AMMN | +6,89% | HRTA | -0,45% |
| INDY | +5,45% | TLKM | -0,44% |
| DEWA | +5,20% | AMRT | -0,40% |
| MAPI | +4,03% | ICBP | -0,37% |
Saham Batu Bara Kembali Menguat
Saham-saham batu bara turut memberikan kontribusi terhadap penguatan IHSG pada perdagangan hari ini. Pergerakan tersebut sejalan dengan kenaikan harga komoditas batu bara yang telah mengalami reli selama lima hari berturut-turut.
Harga ICE Newcastle kontrak Desember 2026 tercatat berada di level US$153 per ton.
Beberapa saham batu bara yang menguat pada perdagangan 6 Oktober 2026 antara lain:
| Saham | Perubahan |
| PTBA | +3,98% |
| BUMI | +3,37% |
| AADI | +1,46% |
BUVA Resmi Right Issue Rp1,54 Triliun
PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) resmi melaksanakan right issue setelah memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 5 Oktober 2026.
Dalam aksi korporasi tersebut, BUVA akan menerbitkan sebanyak 6,15 miliar saham baru atau setara dengan 20,00% dari modal disetor. Right issue dilakukan melalui PMHMETD II dengan rasio 4:1 dan harga pelaksanaan sebesar Rp250 per saham.
Dari aksi tersebut, BUVA menargetkan perolehan dana sebesar Rp1,538 triliun.
Dana bersih hasil right issue akan digunakan untuk beberapa kebutuhan, dengan alokasi sebagai berikut:
| Penggunaan Dana | Alokasi |
| Penyertaan modal PT Bukit Bali Permai | 27,78% |
| Pembayaran dipercepat utang Bank Mandiri | 27,23% |
| Penyertaan modal PT Bukit Permai Properti | 25,44% |
| Renovasi Alila Ubud | 9,78% |
| Penyertaan modal PT Bukit Lagoi Villa | 9,78% |
Setelah memperoleh pernyataan efektif dari OJK, harga saham BUVA tercatat naik 19% dalam dua hari terakhir hingga perdagangan 6 Oktober 2026.
Pantau Pergerakan Saham untuk Strategi Trading Besok
Pergerakan IHSG, saham-saham yang menjadi penopang indeks, serta aksi korporasi seperti right issue BUVA menjadi sejumlah hal yang dapat dipantau untuk menyusun strategi perdagangan berikutnya.
Pantau pergerakan harga saham dan siapkan strategi trading sesuai dengan profil risiko kamu untuk perdagangan besok melalui Ajaib.
Sumber: Ajaib Research, Keterbukaan Informasi BEI (6/10)
Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.
Profil Penulis

Financial Expert Ajaib
Ratih Mustikoningsih merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman lebih 10 tahun di pasar modal Indonesia, khususnya dalam analisis saham dan strategi investasi. Melalui artikel dan edukasi yang ia sajikan, Ratih membantu investor memahami fundamental perusahaan, dinamika pasar, serta mengambil keputusan investasi saham yang lebih tepat.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!