BEI Lakukan Rebalancing IDX30, LQ45 & IDX80. Efektif Mulai 2 November 2026, Ini Hasilnya!
Stephanie Irena•October 27, 2026

Key Takeaways:
- BEI merilis hasil evaluasi mayor untuk indeks acuan IDX30, LQ45, dan IDX80 yang akan efektif mulai 2 November 2026 hingga 29 Januari 2027.
- Beberapa emiten besar resmi bergabung dalam konstituen baru, seperti ISAT dan PTBA di IDX30, SMGR di LQ45, serta AALI, TINS, dan TKIM di IDX80.
- Perubahan komposisi ini berpotensi memicu rotasi modal investor institusi, sehingga kamu perlu mencermati arus akumulasi sahamnya di Ajaib.
Pengalihan Fokus Pasar Saat Rebalancing Indeks BEI
Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengumumkan hasil evaluasi mayor untuk indeks acuan IDX30, LQ45, dan IDX80 periode November 2026–Januari 2027. Penyesuaian susunan saham anggota ini akan efektif berlaku mulai 2 November 2026 hingga 29 Januari 2027.
Langkah rebalancing rutin ini dilakukan BEI untuk menjaga keterwakilan likuiditas serta nilai kapitalisasi pasar dari masing-masing emiten acuan. Perubahan konstituen semacam ini biasanya menciptakan volatilitas dan peluang rotasi modal menarik bagi para trader harian.
Aksi korporasi seperti akuisisi sering diikuti perubahan pola transaksi, sehingga penting bagi kamu untuk memantau apakah saham tersebut sedang diakumulasi atau didistribusi lewat fitur Broker Flow di Ajaib Terminal. Nikmati Broker Fee Rp 0 dengan Transaksi di Ajaib Terminal.
Perubahan Konstituen Indeks IDX30, LQ45, dan IDX80
Untuk indeks IDX30, saham ISAT dan PTBA resmi masuk sebagai anggota baru menggantikan posisi PGEO dan UNVR. Dalam pembobotan awal ini, ISAT mengantongi bobot sebesar 0,93%, sedangkan PTBA tercatat memiliki bobot 1,17%.
Saham perbankan raksasa BBCA dan BBRI masih menguasai porsi terbesar di IDX30 dengan bobot masing-masing menyentuh 15%. Sementara pada indeks LQ45, SMGR masuk menjadi anggota baru menggantikan SCMA dengan bobot awal 0,36% dan rasio free float 48,01%.
Beralih ke indeks IDX80, tiga saham baru yaitu AALI, TINS, dan TKIM berhasil masuk menggantikan posisi HEAL, MIKA, serta SMRA. Perubahan susunan konstituen ini diprediksi memicu rebalancing portofolio oleh para manajer investasi yang berpotensi mendongkrak volume transaksi harian.
Pantau Pergerakan Pasar dan Lakukan Diversifikasi Portofolio di Ajaib
Memanfaatkan momen rebalancing indeks ini membutuhkan eksekusi strategi yang presisi agar Kamu bisa mengamankan momentum profit harian. Oleh karena itu, Kamu perlu merespons setiap sinyal arus modal secara real-time agar eksekusi trading plan berjalan optimal.
Melakukan aktivitas investasi saham maupun trading harian kini terasa jauh lebih praktis melalui aplikasi Ajaib dan Ajaib Terminal. Kamu bisa memantau arah arus modal dan mengeksekusi order secara presisi langsung dari layar komputer maupun ponselmu.
Sumber: IDXChannel
Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.
Profil Penulis
Writer
Stephanie Irena adalah SEO Writer di Ajaib yang berfokus menyajikan konten pasar modal dan investasi secara sederhana. Menggabungkan riset kata kunci dan pendekatan yang mudah dipahami, ia hadir membantu masyarakat umum mengenali dunia finansial dengan lebih percaya diri.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!