Berita

9 Perusahaan Antre IPO di BEI, 3 di Antaranya Beraset Jumbo

Stephanie Irena•October 26, 2026

Key Takeaways:

  • BEI mengonfirmasi sembilan calon emiten masuk antrean IPO hingga akhir Oktober 2026.
  • Tiga calon emiten beraset besar di atas Rp250 miliar, lima beraset menengah, dan satu beraset kecil.
  • Sektor kesehatan mendominasi dengan empat perusahaan, sementara tujuh emiten resmi melantai meraih dana Rp2,16 triliun.

Minat Pasar Modal Tetap Tinggi di Tengah Dinamika Global

Pasar saham Indonesia terus kedatangan calon emiten baru yang bersiap melakukan penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO). Data BEI per 23 Oktober 2026 mencatat sembilan perusahaan masuk antrean penawaran saham perdana.

Meskipun dinamika pasar global sempat dibayangi ketidakpastian geopolitik, minat perusahaan domestik untuk mencari pendanaan di bursa rupanya tetap tergolong solid. Menariknya, dari sembilan calon emiten tersebut, terdapat tiga perusahaan beraset jumbo dengan nilai di atas Rp250 miliar.

Banyaknya calon emiten yang bersiap melantai dapat memicu pergerakan transaksi yang menarik di pasar modal. Cek dinamika akumulasi dan distribusi saham pilihanmu lewat fitur Broker Flow di Ajaib Terminal, serta Nikmati juga promo broker fee Rp0 dengan transaksi di Ajaib Terminal.

Sektor Kesehatan Mendominasi Antrean Calon Emiten

Mengacu pada klasifikasi POJK Nomor 53/POJK.04/2017, lima perusahaan lainnya dalam antrean tergolong skala menengah dengan aset antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar. Sementara itu, hanya satu calon emiten yang masuk ke dalam kategori aset skala kecil di bawah Rp50 miliar.

Berdasarkan sektor usahanya, industri kesehatan memimpin jajaran antrean dengan menyumbangkan total empat perusahaan. Sektor energi dan barang baku masing-masing menyumbang dua perusahaan, serta sektor keuangan satu perusahaan.

Realisasi IPO dan Target Jangka Panjang BEI

Sepanjang perjalanan tahun 2026, BEI melaporkan sudah ada tujuh perusahaan yang sukses menggelar IPO dengan total dana segar terhimpun mencapai Rp2,16 triliun. Rangkaian pencatatan ini dibuka oleh BSA Logistics Indonesia ($WBSA) pada 10 April 2026, lalu dilanjutkan oleh Nitrasanata Dharma ($JECX) serta Niramas Utama ($JELI) yang melantai bersamaan pada 7 Juli 2026.

Selanjutnya, Esa Medika Mandiri ($EMMI) dan Bach Multi Global ($BACH) resmi mencatatkan sahamnya pada 8 Juli 2026, disusul Prodia Diagnostic Line ($PRDL) pada 9 Juli, serta Rans Entertainment Indonesia ($RANS) pada 10 Juli 2026. Kehadiran emiten-emiten baru ini sekaligus menggenapkan jumlah perusahaan tercatat di bursa menjadi 963 perusahaan, menuju target 1.100 emiten pada tahun 2030 mendatang.

Pantau Informasi Saham Terbaru dan Mulai Trading di Ajaib

Melihat tingginya antusiasme calon emiten yang akan melepas saham ke publik tentu membuka banyak peluang investasi baru bagi para trader. Oleh sebab itu, kamu bisa memantau perkembangan terkini serta rincian prospektus calon emiten secara real-time langsung dari ponselmu lewat aplikasi Ajaib.

Apalagi, momen ini sangat pas untuk terus mengasah analisis investasi dan mengambil keputusan trading dengan lebih terarah. Unduh aplikasi Ajaib sekarang juga dan mulai trading saham pilihanmu dengan aman serta nyaman!

Google Play StoreApple App Store

Sumber: Fortuneidn, Antaranews

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Profil Penulis

Stephanie Irena adalah SEO Writer di Ajaib yang berfokus menyajikan konten pasar modal dan investasi secara sederhana. Menggabungkan riset kata kunci dan pendekatan yang mudah dipahami, ia hadir membantu masyarakat umum mengenali dunia finansial dengan lebih percaya diri.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!