Berita

FTSE Pertahankan Status Pasar Saham RI di Secondary Emerging Market

Stephanie Irena•October 26, 2026

Key Takeaways:

  • FTSE Russell resmi mempertahankan status pasar modal Indonesia di kategori secondary emerging market tanpa memasukkannya ke dalam watch list.
  • Keputusan ini menjadi sentimen positif pasca MSCI membuka konsultasi atas usulan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia menjadi standalone market.
  • Perbedaan keputusan terjadi karena FTSE dan MSCI memiliki metode penilaian serta indikator kriteria aksesibilitas pasar yang berbeda.

FTSE Russell Tegaskan Posisi Indonesia di Secondary Emerging Market

Pasar modal Indonesia baru saja menerima kepastian penting dari lembaga pengindeks global ternama, FTSE Russell. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, mengonfirmasi bahwa FTSE Russell tetap mempertahankan Indonesia dalam kategori secondary emerging market dan tidak memasukkannya ke dalam watch list.

Keputusan ini disampaikan dalam pertemuan daring antara BEI dan FTSE Russell sebagai bagian dari komunikasi reguler antarlembaga. Hasil konfirmasi tersebut sekaligus meredakan kekhawatiran pelaku pasar yang sempat dibayang-bayangi oleh pengumuman MSCI terkait potensi perubahan klasifikasi pasar saham domestik.

Dipertahankannya status Indonesia oleh FTSE Russell dapat memicu pergerakan transaksi dan arus modal asing yang menarik di pasar modal. Cek dinamika akumulasi dan distribusi saham pilihanmu lewat fitur Broker Flow di Ajaib Terminal, serta Nikmati juga promo broker fee Rp0 dengan transaksi di Ajaib Terminal.

Tiga Pilar Utama Pembenahan Pasar Modal Domestik

Dalam pertemuan bersama FTSE Russell, pihak BEI memaparkan berbagai langkah reformasi yang sedang dijalankan untuk memperkuat kredibilitas bursa di mata dunia. Pembenahan berkelanjutan ini berfokus pada tiga pilar utama, yaitu peningkatan transparansi kepemilikan saham, penyediaan likuiditas pasar, dan penyempurnaan sistem pengawasan perdagangan (surveillance).

Langkah ini juga mendapat dukungan penuh dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang terus membenahi tata kelola emiten serta keterbukaan informasi. Oleh karena itu, konsistensi reformasi ini menjadi alasan utama mengapa FTSE Russell memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas infrastruktur perdagangan di Indonesia.

Mengapa Hasil Penilaian FTSE Russell dan MSCI Bisa Berbeda?

Perbedaan sikap antara FTSE Russell dan MSCI sebenarnya dipicu oleh kerangka evaluasi serta kriteria yang berbeda dari masing-masing penyedia indeks. Ketika FTSE memantapkan posisi Indonesia di kelompok secondary emerging market, MSCI justru mengumumkan konsultasi publik atas usulan pemindahan Indonesia menjadi standalone market dengan keputusan final paling lambat 30 Juni 2027.

Perlu dipahami bahwa FTSE Russell membagi pasar ke dalam empat kategori (Developed, Advanced Emerging, Secondary Emerging, dan Frontier Market) melalui pendekatan yang terstruktur. Sementara itu, MSCI mengelompokkan pasar menjadi Developed, Emerging, Frontier, dan Standalone Market dengan menekankan kemudahan aksesibilitas serta masukan langsung dari investor asing.

Detail Metode Evaluasi: Quality of Markets vs Kriteria Tiga Lapis

Guna menilai kelayakan suatu negara, FTSE Russell mengandalkan matriks Quality of Markets Assessment yang menguji regulasi, batasan kepemilikan asing, kepastian transaksi valuta asing, hingga efisiensi sistem kustodian. Di samping itu, lembaga di bawah naungan London Stock Exchange Group (LSEG) ini juga secara rutin merilis watch list sebagai panduan awal (forward-looking) sebelum mengubah status suatu pasar.

Di sisi lain, MSCI mengombinasikan tiga kelompok indikator utama, mencakup tingkat perkembangan ekonomi, ukuran dan likuiditas pasar, serta keterbukaan arus modal. Akibatnya, keterbatasan instrumen investasi maupun kendala operasional sekecil apa pun yang dikeluhkan investor internasional dapat memengaruhi hasil penilaian MSCI secara signifikan.

Pantau Pergerakan Saham dan Mulai Trading di Ajaib

Menanggapi dinamika indeks global dan pergerakan pasar saham RI ini, kamu bisa memantau pergerakan harga saham secara real-time langsung dari aplikasi Ajaib. Selain itu, maksimalkan peluang investasi kamu dengan pengalaman trading yang lebih cepat serta responsif di Ajaib Terminal.

Raih peluang cuan di tengah stabilitas pasar modal domestik dan mulai investasi saham pilihanmu bersama Ajaib sekarang!

Google Play StoreApple App Store

Sumber: Wartaekonomi, Katadata

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Profil Penulis

Stephanie Irena adalah SEO Writer di Ajaib yang berfokus menyajikan konten pasar modal dan investasi secara sederhana. Menggabungkan riset kata kunci dan pendekatan yang mudah dipahami, ia hadir membantu masyarakat umum mengenali dunia finansial dengan lebih percaya diri.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!