Ajaib
Menu

Analisis Saham

Harga Batu Bara Melejit, 5 Saham yang Masuk Radar Trader: AADI, BUMI, PTBA hingga INDY

MikirduitSeptember 16, 2026

Key Takeaway

  • Harga batu bara ICE Newcastle mencapai US$147,60 per ton, level tertinggi dalam sekitar tiga bulan, seiring permintaan yang masih kuat dan pasokan yang relatif ketat.
  • Lima saham batu bara yang masuk radar adalah AADI, BUMI, PTBA, ITMG, dan INDY, dengan pergerakan sebulan terakhir yang cukup atraktif.
  • Secara teknikal, sejumlah saham sudah berada di area resistance atau overbought, sehingga trader perlu mencermati level support dan resistance masing-masing.

Seiring dengan harga batu bara yang melejit pada awal September ini, saham emiten yang punya bisnis energi fosil ini juga ikutan terbang, bahkan sudah ada yang cetak rekor tertinggi baru. Ada saham apa saja itu? sebagai trader, apakah masih menarik untuk dikejar? 

Sebagai catatan, harga acuan batu bara ICE Newcastle pada Senin kemarin (8/9/2026) ditutup di US$ 147,60 per ton, menandai posisi tertingginya dalam waktu sekitar tiga bulan. 

Penguatan harga batu bara masih didorong oleh permintaan yang cukup kuat, sementara pasokannya relatif ketat.

Permintaan dari China dan India, importir terbesar batu bara dunia masih tetap tinggi. Eropa juga mulai melirik energi fosil satu ini sebagai alternatif yang lebih ekonomis, lantaran di sana harga LNG melonjak ke level tertinggi dalam tiga setengah tahun terakhir pada awal bulan ini. 

IEA bahkan memperkirakan batu bara masih akan menjadi sumber pembangkit listrik terbesar hingga 2030. 

Di sisi lain, risiko gangguan pasokan masih membayangi. Dari Indonesia ada pemangkasan jatah produksi melalui RKAB meskipun sudah ada revisi, belum lagi konflik yang berkepanjangan di Timur Tengah. 

Harga Batu Bara Melejit, 5 Saham Ini Masuk Radar Trader

Ada lima emiten yang masuk radar kami cukup diuntungkan dari kondisi batu bara saat ini. Mereka adalah PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) dan PT Indika Energy Tbk (INDY). 

Lihat saja dalam sebulanan ini, gerak harga saham mereka cukup atraktif. Dari yang paling kencang saham AADI, terbang 31 persenan, sampai yang paling buncit saham ITMG merangkak 5 persenan.

Lantas, dari lima saham itu manakah yang masih menarik untuk dikejar? buat trader, strategi yang bijak diambil gimana? 

Saham AADI 

Pertama, ada saham AADI yang harga sahamnya sudah menembus All Time High (ATH) baru ke atas Rp12.000 per saham. 

Dengan posisi harga saat ini, RSI Stockhastic sudah menunjukkan overbought, tentu tidak worth it untuk dikejar. Kecuali, mental trader siap scalping, selama volume beli masih tinggi potensial penguatan bisa terbuka ke resistance 13.100, yang didapatkan dari rasio 261 persen fibonacci extension. 

Adapun, support yang perlu diantisipasi jika sudah mulai rawan taking profit, akan berisiko turun ke support terdekat di 11.575, bertepatan dengan horizontal line yang pernah disentuh body candle 30 April 2026. 

Saham BUMI 

Kedua, ada saham BUMI yang pergerakannya sudah sempat kena resistance MA200 daily di 232 pada perdagangan Senin kemarin (8/9/2026). Setelah itu, saham BUMI mulai menunjukkan koreksi pada hari ini. 

Menurut kami, saham BUMI lebih berisiko mengalami koreksi normal dulu menguji support terdekat ke 200, lantaran volume beli sudah mulai mengecil, sementara RSI sudah di level overbought. 

Meski begitu, peluang penguatan juga tetap terbuka karena masih terjaga tren naiknya mengikuti MA20 daily, jika resistance terdekat 232 ditembus, potensi bisa ke resistance selanjutnya ke 240.

Saham PTBA 

Ketiga, ada saham batu bara milik BUMN, PTBA yang terpantau bergerak sangat atraktif juga. 

Secara teknikal, saham ini sudah dekat resistance di 3180, sudah tidak terlalu menarik untuk dikejar karena risiko terbawa turun lebih banyak daripada mengejar target kenaikannya. 

Kecuali, jika punya mental scalping, mengingat volume beli saat ini masih cukup tinggi. Namun, risiko turun terbuka semakin lebar karena RSI sudah overbought, kita bisa mengantisipasi support terdekat yang potensi disentuh di 2960.  

Saham ITMG 

Keempat, ada saham ITMG yang sudah merangkak ke resistance juga di 27.000. RSI juga sudah overbought sementara volume beli semakin turun.  

Lebih menarik untuk menunggu momentum buy on retracement mendekati support terdekat di 25.575 selama tren naik masih terjaga, terutama jika dilihat gerak harga saham ini masih rapi mengikuti trendline MA20 daily. 

Saham INDY 

Terakhir, ada saham INDY yang candle hari ini terlihat breakout dari fase sideways dan berhasil menutup gap down yang sempat terjadi pada 18 Mei lalu yang sekaligus menyentuh resistance di 3060. 

Level psikologis baru di 3000-an sudah terbuka, membuka harapan untuk naik lebih tinggi ke resistance selanjutnya di 3880. 

Menurut kami, volume beli masih cukup solid, artinya potensi penguatan masih bisa lanjut, meskipun tetap perlu diantisipasi karena RSI sudah kelihatan mau overbought. 

Penguatan biasanya akan berjalan dalam hitungan hari sebelum koreksi normal terjadi menguji support terdekat di kisaran 2700. 

Pantau Pergerakan Saham Batu Bara di Ajaib

Sedang memantau momentum saham sektor batu bara? Pantau pergerakan harga AADI, BUMI, PTBA, ITMG, dan INDY serta level support dan resistance untuk membantu menyusun strategi trading kamu.

Saat momentum trading datang, eksekusi order lebih cepat dengan fitur Fast Trade di Ajaib. Pantau saham incaran dan lakukan transaksi langsung dengan lebih praktis dalam satu aplikasi.

Cek pergerakan saham batu bara dan pantau peluang trading di Ajaib.

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi  ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Profil Penulis

Mikirduit
Mikirduit

Writer

-

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!