Ajaib, Analisa Saham

Weekly Watchlist: Saham-saham Sektor Energi; Batu Bara dalam Sepekan (17 – 20 Mei 2022)

Saham Sektor Energi

Permintaan energi batu bara masih tinggi, tercatat harga batu bara ICE NewCastle Coal untuk kontrak bulan Juni 2022 telah melesat +187,79% secara YTD menjadi US$361,75 per ton (13/05/2022). Harga batu bara masih akan tinggi untuk beberapa periode kedepan karena pasokan masih terbatas di tengah tingginya permintaan akibat pemulihan ekonomi global, seperti melonjaknya permintaan dari India akibat gelombang suhu panas yang tinggi dan aktivitas industri. BPS (Badan Pusat Statistik) mencatat sepanjang 2021 India mengimpor 70 juta ton batu bara Indonesia, terbesar kedua setelah China.  

Berikut saham-saham sektor Energi Batu Bara yang menarik dicermati pada perdagangan bursa tanggal 17 – 20 Mei 2022: 

Sentimen positif apa saja yang mempengaruhi saham-saham energi; batu bara potensial dan bagaimana prospek bisnis emiten tiap-tiap saham? Simak penjelasan lengkapnya di sini!

Saham Sektor Energi Sepekan

1. PT Indika Energy Tbk – INDY

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham INDY melesat 78% sejak awal tahun hingga tanggal 13 Mei 2022 pada harga Rp2.630 per lembar sahamnya;
  • Saham INDY tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan pada bulan April 2022 sebesar Rp118 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan pada saham INDY pada bulan April 2022 mencapai 8.487.741 lot;
  • Kinerja INDY sepanjang tahun 2021 berhasil membukukan laba bersih setelah pada tahun sebelumnya merugi. Laba bersih tercatat sebesar US$99,10 juta, sejalan dengan pertumbuhan dari sisi pendapatan usaha yang tumbuh 69% YoY atau sebesar US$3,06 miliar, lebih tinggi jika dibandingkan dengan capaian pendapatan usaha pada tahun 2020 senilai US$1,81 miliar

Analisis Teknikal

Secara teknikal INDY berada dalam fase bullish trend jangka pendek diatas pergerakan rata-rata MA (50-100) hari sejalan dengan pembentukan formasi bullish harami candle serta terbatasnya MACD histogram dan potensi golden cross stochastic oscillator pada area jenuh jual. INDY berpotensi menguji  resistance di level harga 2.770 dengan pertimbangan support terdekat pada level harga 2.560.

2. PT Delta Dunia Makmur Tbk – DOID

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham DOID melesat 97% sejak awal tahun hingga tanggal 13 Mei 2022 pada harga Rp510 per lembar sahamnya;
  • Saham DOID tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan pada bulan April 2022 sebesar Rp119 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan pada saham DOID pada bulan April 2022 mencapai 41.943.226 lot;
  • Kinerja DOID sepanjang tahun 2021 berhasil membukukan laba bersih setelah pada tahun sebelumnya merugi. Laba bersih tercatat sebesar US$10,27 juta, sejalan dengan pertumbuhan dari sisi pendapatan bersih yang tumbuh 51% YoY atau sebesar US$910,5 juta lebih tinggi jika dibandingkan dengan capaian pendapatan bersih pada tahun 2020 senilai US$601,6 juta.

Analisis Teknikal

Secara teknikal DOID berada dalam fase bullish trend jangka menengah dan berpotensi bertahan diatas pergerakan rata-rata MA (50-100) hari sejalan dengan pembentukan formasi bullish harami candle serta terbatasnya MACD histogram dan potensi golden cross stochastic oscillator pada area jenuh jual. DOID berpotensi menguji resistance di level harga 545 dengan pertimbangan support terdekat pada level harga 490.

3. PT TBS Energi Utama Tbk – TOBA

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham TOBA masih terkoreksi 18% sejak awal tahun hingga tanggal 13 Mei 2022 pada harga Rp1.000 per lembar sahamnya;
  • Saham TOBA tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan pada bulan April 2022 sebesar Rp28 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan pada saham TOBA pada bulan April 2022 mencapai 4.403.696 lot;
  • Kinerja TOBA sepanjang tahun 2021 berhasil membukukan laba bersih yang tumbuh 96% YoY atau sebesar US$48,08 juta, lebih tinggi jika dibandingkan dengan capaian laba pada 2020 senilai US$24,56 juta. Sementara itu, penjualan bersih perseroan juga tercatat tumbuh sebesar 39% YoY atau senilai US$462,7 miliar.

Analisis Teknikal

Secara teknikal TOBA dalam fase bearish jangka menengah dan berpotensi bullish reversal trend dengan pembentukan formasi bullish harami candle pada perdagangan terakhir. Indikator volume menguat bersamaan dengan golden cross stochastic oscillator pada area jenuh jual serta terbatasnya MACD histogram pada area negatif. TOBA berpotensi menguji resistance terdekat di level harga 1.080 dengan pertimbangan support terdekat pada level harga 950.

4. PT Resource Alam Indonesia Tbk – KKGI

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham KKGI melesat 123% sejak awal tahun hingga tanggal 13 Mei 2022 pada harga Rp590 per lembar sahamnya;
  • Saham KKGI tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan pada bulan April 2022 sebesar Rp1,7 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan pada saham KKGI pada bulan April 2022 mencapai 684.662 lot;
  • Dalam kinerja di sepanjang bulan April 2022 total volume perdagangan saham KKGI mencapai 684.662, dan terdapat peningkatan aktivitas volume transaksi pada saham KKGI dari bulan sebelumnya yang tercatat hanya 541.941 atau ada peningkatan sebesar 26% MoM;
  • Kinerja KKGI sepanjang 3 bulan pertama 2022 berhasil membukukan laba bersih yang tumbuh 244% YoY atau sebesar US$6,78 juta, lebih tinggi jika dibandingkan dengan capaian laba periode yang sama tahun 2021 senilai US$1,97 juta. Sementara itu, penjualan bersih perseroan juga tercatat tumbuh sebesar 110% YoY atau senilai US$41,83 juta.

Analisis Teknikal

Secara teknikal KKGI dalam fase bullish trend jangka panjang sejalan dengan penguatan indikator volume serta MACD line yang berpotensi golden cross ditengah penguatan terbatas stochastic oscillator mendekati area jenuh beli. KKGI berpotensi menguji resistance terdekat di level harga 630 dengan pertimbangan support terdekat pada level harga 565.

5. PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk – MBSS

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham MBSS melesat 15% sejak awal tahun hingga tanggal 13 Mei 2022 pada harga Rp1.245 per lembar sahamnya;
  • Saham MBSS tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan pada bulan April 2022 sebesar Rp2,5 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan pada saham MBSS pada bulan April 2022 mencapai 386.281 lot;
  • Kinerja MBSS sepanjang tahun 2021 berhasil membukukan laba bersih setelah pada tahun sebelumnya merugi. Laba bersih tercatat sebesar US$11,50 juta, sejalan dengan pertumbuhan dari sisi pendapatan bersih yang tumbuh 34% YoY atau sebesar US$73,4 juta lebih tinggi jika dibandingkan dengan capaian pendapatan bersih pada tahun 2020 senilai US$54,86 juta.

Analisis Teknikal

Secara teknikal MBSS berada dalam fase bullish trend jangka menengah dalam pembentukan flag pattern saat ini. Harga saat ini berada kuat diatas pergerakan rata-rata MA (50-100) hari sejalan dengan terbatasnya MACD histogram pada area negatif serta stochastic oscillator pada area netral. MBSS berpotensi menguji resistance terdekat di level harga 1.340 dengan pertimbangan support terdekat pada level harga 1.205.

6. PT Perdana Karya Perkasa Tbk – PKPK

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham PKPK masih terkoreksi 14% sejak awal tahun hingga tanggal 13 Mei 2022 pada harga Rp171 per lembar sahamnya;
  • Saham PKPK tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan pada bulan April 2022 sebesar Rp880 juta per harinya;
  • Volume perdagangan pada saham PKPK pada bulan April 2022 mencapai 946.633 lot;
  • Kinerja PKPK pada Kuartal-IV 2021 berhasil membukukan laba bersih setelah pada kuartal sebelumnya merugi. Laba periode berjalan tercatat sebesar US$1,65 miliar, Sementara dari sisi pendapatan bersih, sedikit mengalami penurunan sebesar US$997 juta lebih rendah jika dibandingkan dengan capaian pendapatan bersih kuartal sebelumnya senilai US$1,36 miliar.

Analisis Teknikal

Secara teknikal PKPK berada dalam fase bearish trend jangka pendek dan berpotensi reversal kembali menguji MA 20 hari sejalan dengan penguatan MACD histogram pada area positif serta penguatan stochastic oscillator pada area netral. PKPK berpotensi menguji resistance terdekat di level harga 180 dengan pertimbangan support terdekat pada level harga 165.

Riset oleh Tim Financial Expert Ajaib:

  • Chisty Maryani
  • Fadli Julian
  • Ratih Mustikoningsih
  • Muhammad Syahrizannas

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib membuat informasi di atas melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Artikel Terkait