Berita

7 Cara Menghadapi Urbanisasi, Agar Orang Desa Tak ke Kota

Menghadapi Urbanisasi

Ajaib.co.id – Pemerintah telah menerapkan berbagai cara menghadapi urbanisasi ini. Salah satunya dengan memberikan edukasi bagi siapapun yang ingin melakukan urbanisasi.

Hanya saja imbauan yang diberlakukan nyatanya belum tentu dijalankan secara benar. Sehingga masih ditemukan banyak kendala dalam menghadapi urbanisasi saat ini.

Gelombang urbanisasi memang banyak mengintai kota-kota besar dan maju. Hal ini mengingat banyak orang dari desa tergoda iming-iming mengubah nasib di kota besar yang menjadi magnet uang.

Tingginya arus urbanisasi setiap tahunnya memang cukup mengganggu, karena kebanyakan para pendatang baru tidak diimbangi dengan bekal pengetahuan yang memumpuni. Sehingga tidak jarang berdampak pada tingkat pengangguran yang tinggi.

Dalam menghadapi masalah urbanisasi, kamu tentunya harus paham bahwa orang-orang datang ke kota besar dengan beragam tujuan. Maka dari itu, wajar saja jika pembekalan diri cenderung tidak optimal.

Hal ini mengingat saat berada di desa, standar kemampuan yang dimiliki tentunya berbeda dibandingkan di kota, sehingga bekal yang dibawa masih kurang mumpuni untuk bertarung di dunia pekerjaan ibu kota.

Namun demikian, tidak hanya pemerintah Indonesia saja yang berupaya menghadapi urbanisasi dengan sikap yang tegas. Di negara-negara maju lainnya, urbanisasi juga ada dan acap kali menjadi masalah, terutama jika negara kesulitan menghadapi urbanisasi yang cenderung minim perbekalan.

Alhasil gelombang pengangguran menjadi semakin meningkat, dan jumlah penduduk pun semakin menumpuk.

Nah, untuk menghadapi urbanisasi yang terus menjadi momok negara berkembang, ada baiknya jika kamu mengetahui alasan penyebab terjadinya urbanisasi. Antara lain :

1.   Kurang tersedianya lapangan pekerjaan yang ada di desa.

2.   Upah minimum di kota jauh lebih besar dan lebih menarik.

3.   Kemunculan bencana alam di desa.

4.   Pola pembangunan perkotaan dan pedesaan tidak merata.

5.   Minimnya fasilitas pendidikan dan fasilitas kesehatan di desa.

6.   Musiman karena faktor mudik dan lain sebagainya

Adapun beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghadapi urbanisasi, yakni :

1.   Pemerintah Pusat Melakukan Pembangunan secara Merata

Kamu tidak bisa memungkiri bahwa ketika melihat dan membandingkan kondisi antara desa dan kota, sudah pasti kita akan melihat perbedaan perbedaan-perbedaan yang signifikan. Misalkan saja fasilitas seperti listrik dan air bersih yang masih sulit dijangkau di daerah-daerah terpencil.

Hal itulah yang menyebabkan banyak orang dari desa berpindah ke kota yang dinilai lebih maju dan memiliki banyak fasilitas yang memudahkan kehidupan. Namun, jika hal ini bisa diatasi maka otomatis jumlah urbanisasi tidak akan terus bertambah setiap tahunnya.

2.   Memudahkan Akses Transportasi serta Komunikasi

Selain membutuhkan infrastruktur listrik dan air bersih, ada juga dua hal yang tidak kalah penting untuk mengurangi gelombang urbanisasi. Terkait dengan fasilitas komunikasi, tentunya di desa sangat minim seperti jaringan telepon dan internet yang masih belum terjangkau.

Di sisi lain masalah transportasi yang menghubungkan antar desa juga tergolong sulit, sehingga masyarakat terbiasa untuk menggunakan sepeda atau berjalan kaki. Masalah jalan yang tidak beraspal juga menjadi hambatan dalam menghubungi desa satu ke desa lainnya. 

Hal ini memang dirasa tidak adil, sehinga wajar adanya jika banyak orang yang memilih tinggal di perkotaan karena fasilitas yang mumpuni.

3.   Penyetaraan Standar Pendidikan

Urbanisasi juga dipilih kebanyakan orang untuk memperoleh pendidikan yang lebih layak. Terutama standar pendidikan di kota lebih baik dibanding di desa. Misalkan saja pendidikan tingkat atas atau SMA.

Kebanyakan dari pelajar yang bersekolah di kota besar akan lebih mudah untuk masuk ke pergurunan tinggi karena memiliki standar kualitas ilmu.

Tidak heran banyak dari anak rantau berhasil mengejar mimpinya di kota besar, bahkan lebih dari itu menempati posisi-posisi strategis perusahaan.

4.   Tersedianya Fasilitas Kesehatan

Di kota besar, fasilias kesehatan tentunya sangat mencukupi. Hal ini kontradiksi dibandingkan dengan desa yang kebanyakan hanya memiliki fasilitas kesehatan berupa puskesmas dengan dokter umum saja.

Beberapa orang pergi ke ibu kota juga bertujuan untuk memperoleh pengobatan dengan fasilitas kesehatan yang lebih baik.

Kebanyakan orang-orang yang berobat di desa, akan dirujuk ke rumah sakit besar yang ada di kota karena ketersediaan alat yang lebih memadai.

5.   Melakukan Pemekaran Wilayah

Pemekaran wilayah saat ini juga gencar dilakukan pemerintah sebagai upaya menghadapi urbanisasi.

Dengan adanya pemekaran wilayah, diharapkan masyarakat bisa dengan mudah memperoleh akses kepengurusan surat kenegaraan atau mengurus permasalahan hukum yang terjadi.

6.   Menciptakan Lapangan Kerja

Pemerintah juga berupaya untuk menciptakan lapangan kerja dalam menghadapi urbanisasi yang kerap kali terjadi. Hal ini bertujuan agar orang desa yang datang ke kota memiliki bekal kemampuan yang memadai dalam standar pencarian kerja.

Dengan terbukanya lapangan kerja di desa, tentunya orang desa tidak perlu urbanisasi ke kota hanya demi memperoleh pekerjaan dan pendapatan yang lebih baik.

7.   Perbaikan Fasilitas Umum

Untuk membuat masyarakat desa lebih betah untuk tinggal, maka pemerintah seharusnya memperbaiki fasilitas-fasilitas umum.

Misalkan saja setelah terjadinya bencana besar, rekonstruksi wilayah dibutuhkan dengan memperbaiki fasilitas umum seperti jalanan yang rusak dan jembatan yang menjadi akses kegiatan ekonomi penduduk desa.

Karena lokasi yang jauh dari pemerintah, wilayah pedesaan cenderung jauh dari kata maju. Baik itu fasilitas dan juga peradabannya.

Dengan adanya penyetaraan ke depannya masyarakat desa juga bisa maju layaknya masyarakat perkotaan. Sehingga urbanisasi bukan menjadi pilihan untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik lagi.

Artikel Terkait