10 Tips jitu Optimalkan Fanpage Facebook untuk Bisnis

fanpage facebook
fanpage facebook

Jika kamu sedang memulai bisnis rintisan, maksimalkan media sosial agar brand-mu lebih terkenal. Salah satu caranya menggunakan fanpage Facebook.

Mengapa harus Fanpage Facebook? Menurut data dari Statista.com, pengguna Facebook hingga akhir 2019 berjumlah 2,45 miliar pengguna aktif. Dari data itu Facebook disebut sebagai media sosial terbesar di dunia.

Jumlah pengguna tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengenalkan brand sekaligus mempromosikan produk baru. Perusahaan yang didirikan oleh Mark Zuckerberg dkk. ini juga memungkinkan pemilik brand mengintegrasikan fanpage dengan akun Instagram maupun situs usaha.

Untuk mengenalkan atau memasarkan produk, kamu wajib memiliki fanpage. Cara membuatnya cukup mudah. Selama kamu memiliki akun pribadi Facebook, lalu ikuti perintah dalam membuat fanpage. Voila.

Setelah memiliki fanpage Facebook, jangan sekadar posting foto saja. Tetapi maksimalkan keberadaannya untuk menggaet lebih banyak pengikut, meningkatkan obrolan dan like, meningkatkan kesadaran pengguna bahwa produk atau jasa yang dipromosikan sangat mereka butuhkan. Dan jika hal itu berjalan lancar, pendapatan akan bertambah.

Berikut ini ada 10 tip memaksimalkan fanpage Facebook:

Mengisi Detail Informasi

Ketika membuat fanpage, jangan lupa mengisi detail informasi pada kolom ‘About’. Isi mengenai brand, visi dan misi, produk, layanan yang diberikan jika ada, cara order, jam operasional, serta email atau nomor telepon. Tulis pula akun situs brand, Instagram, Twitter, dan link lainnya yang telah diintegrasikan.

Dengan detail informasi tersebut, pengguna Facebook cepat mengetahui identitas brand. Di kolom ini, kamu tak perlu membubuhkan identitas pribadi. Sebisa mungkin pisahkan antara akun pribadi dan fanpage untuk bisnis rintisan.

Menggunakan Logo dan Foto

Meskipun ini bisnis rintisan, skalanya kecil, tetapi jangan menganggap remeh soal logo dan foto cover. Gunakan logo dan foto yang layak. Layak di sini berarti resolusi tinggi dan merepresentasikan brand. Karena hal ini dapat memengaruhi kredibilitas bisnis rintisan dan mudah dikenali oleh calon pengikut.

Tambahkan Tombol Call to Action

Sejak Facebook merilis fitur Business Page pada 2014, opsi di dalam fitur telah berkembang pesat. Salah satunya tombol Call To Action (CTA). Tombol ini berguna untuk mempromosikan produk baru atau memudahkan pengikut ketika ingin memesan.

Tombol CTA dapat berupa ‘Shop Now, Book Now, Watch Video, Sign Up’ dan lainnya. Tulisan tersebut bisa diubah sesuai campaign yang sedang dijalankan. Selain itu, brand juga bisa memilih URL situs untuk ditambatkan pada CTA. Untuk mendapatkan data berapa banyak orang yang meng-klik tombol, lihat saja pada kolom ‘View Insights’.

Konten Linimasa

Sebagian besar konten di fanpage didominasi oleh foto dan video. Hal ini wajar, karena konten visual mampu menarik perhatian pengguna (pada semua) media sosial. Konten tersebut memiliki kesempatan 40x lebih banyak untuk dibagikan pengguna dibandingkan konten jenis lain.

Tombol CTA ‘Watch Video’ merupakan cara paling populer untuk memperoleh penonton maupun engagement. Di samping itu, pengguna menyempatkan diri untuk menonton Facebook Live 3x lebih banyak dibanding video reguler. Jadi jangan ragu untuk memperlihatkan Facebook Live mengenai launching produk baru atau behind the scene.

Konsisten dalam Mengunggah Konten

Hal penting harus dipertimbangkan adalah konsisten dalam mengunggah konten. Jika tidak, brand terkesan tidak profesional, kehilangan kepercayaan, dan ujungnya para pengikut melirik ke brand lain yang loyal terhadap mereka.

Untuk memudahkan mengunggah konten secara rutin, buat editorial planning untuk media sosial. Hal ini membantumu dalam membuat jadwal posting konten dengan konsisten. Misal sehari harus mengunggah satu foto dan satu video, hari berikutnya dua foto, dan lainnya. Sedangkan untuk waktu mengunggahnya, kamu bisa memilih berdasarkan data analitik. Jadwalkan unggahan konten dengan memanfaatkan ‘Schedule Post’.

Tandai Konten Penting Paling Atas

Jika produk terbaru, acara yang akan datang, konten spesifik, atau konten penting ingin diperhatikan oleh pengikut, tandai konten tersebut di posisi paling atas atau pin to top.

Menghindari Hal Personal

Mengingat ini adalah fanpage bisnis rintisan, sebaiknya menghindari untuk mengunggah hal personal. Jika suasana hati sedang tidak stabil, kamu bisa menenangkannya dulu. Kalau kamu memaksa untuk mengunggah konten, dikhawatirkan akan memengaruhi hasil foto atau caption atau reaksi kamu terhadap pertanyaan netizen.

Mempromosikan Fanpage Facebook

Untuk menggaet lebih banyak pengikut dan memaksimalkan engagement, mau tak mau kamu harus mempromosikan fanpage. Facebook akan memberikanmu kesempatan untuk membangun sebuah promosi dari nol. Hal ini memungkinkanmu untuk mencapai tujuan bisnis.

Lakukan ‘Create Ad’ lalu pilih audiens yang sesuai dengan target pasar. Seperti usia, tempat tinggal, jenis kelamin, pendidikan, ketertarikan terhadap sesuatu, dan lainnya. Siapkan materi konten plus caption yang memikat atensi warganet. Selanjutnya tetapkan harga.

Cara lain dalam mempromosikan fanpage adalah berinteraksi dengan brand lain. Apalagi jika kamu sedang menjalankan program kolaborasi dengan brand lain atau menggelar Q&A dan mendatangkan ahlinya.

Monitor Semua Respon

Setelah mengunggah konten, monitor respon dari wargant. Baik respon berupa komentar, like dan emotikon, serta share. Apa respon mereka? Baik, netral, atau buruk? Adakah yang perlu ditanggapi atau yang harus diperbaiki pada produk dan layanan lainnya?

Selain itu, monitor pula respon yang masuk ke fitur pesan. Tak sedikit pengguna produk yang menggunakan kolom pesan agar cepat ditanggapi. Jika responmu lambat, kolom tersebut akan mengatakan demikian. Kalau kamu tidak mau kolom itu nongol, lewati saja fitur itu.

Mengukur Engagement

Ada beberapa cara mengukur engagement. Pengukuran ini dijadikan kesuksesan dari sebuah konten. Untuk mengukurnya, kamu bisa memanfaatkan Insights dari facebook atau tool berbayar. Pengukuran engagement dapat melihat sekaligus menganalisis demografi audiens. Dari sini brand dapat memutuskan strategi konten selanjutnya.

Memaksimalkan fanpage untuk bisnis rintisan cukup mudah. Terlebih saat ini banyak fitur Facebook dan media sosial lain yang bisa dimanfaatkan. Tantangan berikutnya menambah atau setidaknya mempertahankan kesuksesan fanpage ini.

Bacaan menarik lainnya:

Briggs, A& Peter, B. (2006). Sejarah Sosial Media. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait