Dunia Kerja

Tujuan Dilakukannya Penilaian Kinerja Karyawan, Efektifkah?

penilaian kinerja karyawan

Ajaib.co.id – Tahukah kamu? Penilaian kinerja karyawan atau employee performance appraisal biasanya juga disebut sebagai tinjauan kinerja, evaluasi kinerja, atau penilaian karyawan.

Hal ini dapat diartikan sebagai sebuah upaya dalam menilai prestasi yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas seorang karyawan maupun perusahaan.

Namun sayangnya, tujuan tersebut seringkali tidak tercapai karena banyak perusahaan yang kurang efektif dalam menerapkan penilaian kinerja terhadap karyawannya, Sehingga dampaknya adalah demotivasi kerja dan turunnya pencapaian sasaran perusahaan dari tahun ke tahun.

Oleh karena itu, ada baiknya perusahaan memang dituntut untuk mengetahui dan memahami seluk beluk tentang penilaian kinerja yang efektif agar dapat terhindar dari dampak-dampak negatif atau dampak apapun yang tidak diharapkan tersebut.

Penilaian kinerja karyawan merupakan evaluasi sistematis yang dilakukan oleh HR terhadap kinerja karyawan untuk memahami kemampuan karyawan tersebut sehingga dapat merencanakan pengembangan karir lebih lanjut bagi karyawan yang bersangkutan.

Penilaian kinerja dibutuhkan untuk mengetahui tingkat keberhasilan kinerja setiap karyawan. Penilaian kinerja digunakan untuk menilai keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan kegiatan atau kebijaksanaan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan dalam rangka mewujudkan misi dan visi perusahaan.

Dengan kata lain, penilaian ini dilakukan untuk menilai dan mengevaluasi keterampilan, kemampuan, pencapaian serta pertumbuhan seorang karyawan.

Perusahaan sering menggunakan penilaian kinerja karyawan sebagai dasar dari kenaikan gaji, promosi, bonus, atau bisa juga sebagai dasar untuk melakukan penurunan jabatan dan pemutusan hubungan kerja.

Di sisi lain, penilaian kinerja karyawan yang dilakukan dengan baik dan profesional dapat meningkatkan loyalitas dan motivasi karyawan sehingga tujuan perusahaan juga dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan. Dilansir melalui Sleekr.co tujuan dari penilaian kinerja karyawan adalah sebagai berikut ini:

  • Sebagai acuan untuk menentukan kompensasi, struktur upah, kenaikan gaji, promosi dan lain sebagainya.
  • Untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan karyawan, sehingga manajemen dapat menentukan karyawan yang tepat pada posisi pekerjaan yang tepat.
  • Untuk menilai potensi yang ada di dalam diri karyawan sehingga dapat merencanakan perkembangan karir secara lebih lanjut bagi karyawan yang bersangkutan.
  • Agar dapat memberikan feedback atau umpan balik kepada karyawan tentang kinerjanya terhadap pekerjaannya.
  • Sebagai suatu dasar untuk mempengaruhi kebiasaan karyawan.
  • Untuk meninjau dan menyelenggarakan program pelatihan, promosi atau program-program pelatihan lainnya.

Penilaian kinerja karyawan dapat dirasakan manfaatnya oleh ketiga pihak, yaitu karyawan, penilai dan perusahaan. Berikut adalah manfaat yang utama dirasakan oleh karyawan dari penilaian kinerja adalah:

  • Karyawan dapat termotivasi untuk selalu bekerja lebih baik lagi.
  • Dapat meningkatkan kepuasan kerja karyawan di kantor.
  • Karyawan dapat mengetahui kelebihan dan kelemahannya serta memperbaiki kelemahan dan meningkatkan kelebihan.
  • Dapat mengetahui standar hasil yang telah ditetapkan.
  • Terjadinya komunikasi yang baik antara atasan dengan karyawannya.
  • Dapat berdiskusi mengenai masalah pekerjaan dan cara atasan dalam mengatasinya.
  • Terjalin hubungan baik antara karyawan dengan atasan.
  • Karyawan dapat melihat lebih jelas konteks pekerjaannya.

Sementara itu, ada pula manfaat yang dirasakan HR atau penilai sebagai bagian inti dari sebuah perusahaan. Maka, manfaat yang dirasakan penilai atau HR adalah sebagai berikut :

  • Penilai dapat mengukur kinerja karyawan dan perbaikan pada masa yang akan datang.
  • Dapat mengembangkan sistem pengawasan.
  • Identifikasi peningkatan nilai pribadi.
  • Meningkatkan kepuasan kerja.
  • Dapat memberikan pemahaman terhadap karyawan tentang rasa takut, percaya diri, harapan dan aspirasi.
  • Dapat mengembangkan dan bertukar ide antara penilai dengan karyawan.
  • Kesempatan untuk dapat menjelaskan apa yang diinginkan oleh perusahaan agar karyawan dapat bekerja lebih baik lagi.
  • Terjalin hubungan baik antara karyawan dengan penilai (manajer).
  • Dari penilaian kinerja karyawan, manajer dapat merevisi target dan prioritas.
  • Memotivasi karyawan.

Perusahaan juga memiliki manfaat dari melakukan penilaian, yaitu:

  • Adanya komunikasi yang efektif tentang tujuan perusahaan.
  • Dapat meningkatkan rasa kebersamaan.
  • Mengembangkan kemampuan, keterampilan dan kemauan para karyawan dalam bekerja.
  • Dapat meningkatkan pandangan secara luas mengenai tugas para karyawannya.
  • Dapat meningkatkan pencapaian tujuan perusahaan.

Melakukan penilaian ini hanya akan efektif jika dilakukan secara adil dan objektif. Adil yang dimaksud adalah berdasarkan standar yang telah disepakati, sedangkan objektif merupakan nilai-nilai yang diberikan sesuai dengan tingkat pencapaian.

Agar penilaian dapat dilakukan secara adil, ada 5 elemen yang harus diperhatikan seperti sasaran kinerja yang jelas, sasaran disepakati bersama, sasaran berkaitan dengan uraian jabatan, pertemuan tatap muka, dan diskusi.

Sementara itu, untuk melakukan penilaian secara objektif, ada 6 elemen penting yang harus dipertimbangkan, yaitu data aktual, perilaku karyawan yang positif dan negatif, keberanian atau ketegasan kamu, sistem penilaian yang terstruktur, formulir yang tidak rumit, dan kemampuan menilai.

Dalam melakukan penilaian kinerja karyawan, seorang manajer harus mempertimbangkan beberapa aspek dari karyawannya dan memberikan motivasi yang positif untuk meningkatkan performa karyawan di masa mendatang.

Selain itu, hal penting yang harus diperhatikan adalah agar penilaian kinerja karyawan dapat berjalan secara lancar dan efektif, sebaiknya kamu menghindari konflik antara atasan atau dengan sesama karyawan.

Menciptakan hubungan yang baik antara atasan dan karyawan bertujuan agar karyawan dapat mencurahkan permasalahan, aspirasi dan cita-cita mereka terkait tugas-tugas pekerjaannya.

Dengan demikian, penilaian kinerja tidak lagi menjadi kegiatan yang menegangkan atau sia-sia. Yang lebih menguntungkannya lagi, produktivitas karyawan, unit kerja, dan perusahaan akan dipastikan meningkat dari tahun ke tahun. Jadi bagaimana? Perusahaan kamu sudah menerapkan penilaian kinerja karyawan dengan efektif? 

Artikel Terkait