Dunia Kerja

Cara Membuat Surat Lamaran Kerja yang Menarik HRD

Cara Membuat Surat Lamaran Kerja yang Menarik HRD

Ajaib.co.id – Ketika lulus dari universitas dan diwisuda banyak anak muda yang merasakan kebahagiaan sudah di depan mata. Hal ini karena mereka merasa bahwa kemandirian finansial akan segera didapatkan. Padahal ada proses panjang job hunting yang butuh trik khusus termasuk soal cara membuat surat lamaran kerja yang menarik dan tepat guna.

Banyak kandidat suatu pekerjaan biasanya tidak berhasil lolos dalam tahap pertama perekrutan untuk mendapatkan pekerjaan. Alasannya karena mereka tidak bisa menulis surat lamaran yang baik dan benar. Banyak dari lamaran para kandidat yang bahkan berkas maupun e-mailnya tak dilirik HRD karena tidak menarik atau bahkan formatnya salah.

Menulis surat lamaran adalah hal yang susah-susah gampang dalam mencari pekerjaan. Jika kamu melihat contoh surat lamaran pekerjaan isinya terkesan hanya itu-itu saja, surat lamaran kerja alias cover letter juga menjadi pertimbangan penting bagi HRD selain resume.

Namun jika sudah dicoba kamu akan menyadari jika tidak mudah untuk membuatnya. Isinya menjadi penilaian kemampuan komunikasi dan sopan santun yang dimiliki si pelamar kerja. Sehingga setiap katanya harus dipertimbangkan dengan matang agar mampu menampilkan kualitas terbaikmu.

Cara Membuat Surat Lamaran Kerja Agar Kamu Pasti Diterima Perusahaan Impian

Banyak lamaran yang kemudian tak lolos seleksi karena surat lamaran kerja yang buruk. Pastikan cover letter-mu sangat menarik sekaligus efektif dan efisien agar segera dapat pekerjaan. Surat lamaran yang kamu buat harus singkat, padat sekaligus mampu menjual dirimu dan keahlian yang dimiliki untuk bergabung dalam perusahaan incaranmu.

Sayangnya kemampuan ini tak selalu dikuasi oleh pencari kerja, baik fresh graduate maupun yang sudah berpengalaman. Agar tak salah lagi, Ajaib menghimpun cara membuat surat lamaran kerja untuk pekerjaan impianmu yang dilansir dari www.reed.co.uk.

1.    Cari informasi sebanyak mungkin

Galilah informasi terkait posisi dan perusahaan yang kamu tuju sebelum menulis surat lamaran kerja. Gunakan informasi ini untuk meyakinkan HRD bahwa skill dan pengalamanmu sesuai dengan mereka. Cara ini juga menunjukkan jika kamu benar-benar berminat bergabung dengan perusahaan tersebut dengan memahami benar kinerja mereka.

Beberapa hal yang harus kamu ketahui antara lain industri perusahaan, pesaingnya, target audiens, posisi yang dituju beserta job description dan miliki kemampuan atau skill utama yang dibutuhkan. Kamu juga harus mampu mengkombinasikan keahlian dan kelebihanmu dengan perusahaan tersebut. Misalnya perusahaan tersebut baru-baru ini melakukan inovasi di bidang teknologi maka kamu harus bisa menyampaikan jika kamu sangat paham dengan dunia kerja berbasis digital.

2.    Gunakan bahasa yang tepat

Pelamar kerja kerap dibuat bingung apakah harus menulis lamaran dalam bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris. Sebenarnya ini ditentukan oleh perusahaan yang ingin kamu tuju. Jika perusahaan tersebut membutuhkan penggunaan Bahasa Inggris dalam pekerjaanmu nanti maka akan lebih baik apabila lamaranmu ditulis dengan bahasa tersebut.

Pastikan kamu mampu berkomunikasi dengan bahasa inggris yang formal dan baku jika nantinya kamu lolos seleksi awal dan melanjutkan ke tahap wawancara. Penggunaan Bahasa Inggris dalam surat lamaranmu sekaligus cara instan untuk menunjukkan skill yang kamu miliki dalam bahasa asing itu.

Apabila perusahaan yang ingin kamu lamar lebih banyak menggunakan bahasa Indonesia maka lebih baik pula menggunakan bahasa Indonesia saja. Namun jangan sekali-kali mencampuradukkan bahasa yang berbeda dalam satu lamaran kerja. Tentunya hal itu akan terlihat kacau dan kamu akan langsung tereliminasi dari proses seleksi.

Apapun bahasa yang kamu gunakan, pastikan kamu bisa mempertanggungjawabkannya di proses selanjutnya atau bahkan ketika mendapatkan pekerjaan tersebut. Jangan lupa gunakan bahasa yang baku dan formal untuk lamaranmu.

3.    Pahami format surat lamaran kerja yang menarik

Lamaran kerja milikmu harus ditampilkan dengan baik, ringkas, dan to-the-point. Gunakan font yang mudah dibaca tanpa gambar, hiasan, atau kata mutiara yang tidak perlu. Panjang surat lamaran kerjamu maksimal setengah kertas berukuran A4 agar tidak membosankan.

Pertimbangkan pemilihan kalimatnya dengan baik agar maksudmu tersampaikan. Paragraf yang terlalu panjang akan membosankan dan sedangkan terlalu pendek tidak informatif dan berkesan buruk. Perbanyak membaca contoh surat lamaran kerja yang baik agar kamu tahu cara menyusunnya dengan panjang yang sesuai.

Banyak dari HRD yang bahkan sama sekali tidak membaca lebih jauh isi surat lamaran kerja dari kandidat pelamar hanya karena format yang salah di awal. Pastikan kamu tidak melakukan kesalahan ini agar bisa lolos ke tahap seleksi berikutnya.

Dalam beberapa kasus, beda jenis perusahaan dan industrinya maka berbeda pula format yang digunakan. Jika kamu melamar ke instansi pemerintah atau BUMN mungkin kamu bisa menyampaikan lamaranmu dengan lebih formal dan baku. Sedangkan perusahaan di industri kreatif biasanya lebih kasual namun tetap sopan sehingga kamu bisa lebih leluasa.

4.    Tuliskan orang yang dituju dengan jelas

Seringkali kita bingung kepada siapa lamaran tersebut ditujukan, apakah cukup hanya sekedar ‘HRD’ atau perlu menambahkan nama jelas. Penggunaan nama orang yang dituju, misalkan manajer HRD, akan sangat lebih baik. Paling tidak itu memberikan kesan bahwa kamu orang yang komunikasinya baik dan memperhatikan hal detail.

Namun kalau belum tahu, cukup sertakan ‘Dear Sir/Madam’ saja. Penggunaan istilah ini bisa digunakan kalau kamu menggunakan Bahasa inggris dalam surat lamaranmu. Sedangkan jika kamu menyusun lamaran dalam Bahasa Indonesia maka bisa menggunakan istilah Yth Bapak atau Ibu.

Kalau ingin lebih mendetail, kamu bisa mencari tahu sebelumnya mengenai orang yang bertanggung jawab terhadap proses seleksi yang kamu minati tersebut. Bisa dengan menggali informasi lewat pengumuman lowongan kerja itu atau situs resmi perusahaan yang tersedia.

5.    Susunlah komposisi lamaran dengan cermat

Komposisi surat lamaran sebenarnya bisa berbeda tergantung dengan jenis perusahaan dan industrinya. Namun secara umum ada komposisi umum yang bisa kamu ikuti panduannya. Namun berikan sentuhan pribadi dalam isinya agar tak terkesan lamaranmu hanya sekedar copy-paste belaka. Sesuatu yang jadi alasan kuat HRD untuk segera membuang lamaranmu ke tempat sampah.

a. Paragraf pembuka

Paragraf pembuka, hindari kalimat yang bertele-tele, dan harus singkat dan to the point menjelaskan alasan mengirimkan lamaran yakni ingin mendapatkan pekerjaan dan mengikuti proses seleksi. Tambahkan keterangan darimana kamu mendapatkan informasi soal lowongan pekerjaan yang tersedia.

Misalnya dari situs resmi atau postingan di media social, tuliskan saja dengan detail. Jika mendapatkan informasi secara langsung dari internal perusahaan, bisa pula menyebutkan nama orang tersebut. Penyebutan kalangan internal ini juga bisa membantumu misalnya ketika HRD tersebut ingin mendapatkan rekomendasi langsung dari kenalanmu. Paling tidak cara ini bisa meningkatkan peluangmu mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.

b. Paragraf kedua

Berikutnya, jelaskan alasan kamu cocok untuk pekerjaan yang tersedia. Uraikan kemampuan profesionalmu dan latar belakang pendidikan terakhir yang relevan dengan job tersebut. Pastikan jika penjelasanmu sudah mencakup semua requirement skill dalam lowongan tersebut. 

Sekali lagi, jangan sekedar memberikan deskripsi keahlianmu begitu saja. Kaitkan dengan konteks bisnis yang dijalankan perusahaan tersebut sehingga keahlianmu akan sangat berguna bagi kemajuan mereka. Ada begitu banyak pelamar setiap harinya dengan skill yang mungkin saja serupa. Kamu harus bisa terlihat stand out dan menjadi pembeda di antara mereka sehingga perusahaan tertarik padamu.

c. Paragraf ketiga

Bagian ini adalah saatnya kamu meyakinkan komitmenmu terhadap perusahaan tersebut. Bisa dengan menjelaskan career goal dan kaitannya dengan posisi yang dilamar. Jangan lupa tambahkan bagaimana pengalaman kerjamu selama ini akan berguna dalam kinerjamu di posisi tersebut nanti. Pastikan penjabaran itu sudah sesuai dengan keahlian dan kemampuan yang tertera di resume juga. 

Misalnya kamu menempati beberapa posisi berbeda di kantor yang lama, kamu bisa menguraikannya secara detail. Demikian pula jika kamu mengampu tanggung jawab yang berbeda ketika di kantor sebelumnya. Cara ini akan membuat HRD paham bahwa kamu punya berbagai pengalaman dan keahlian di pekerjaan sebelumnya.

Era sekarang adalah ketika perusahaan berharap memiliki karyawan yang multi talenta. Jika kamu adalah salah satu diantaranya maka sampaikan hal itu dengan jelas. Selain menambah peluangmu untuk direkrut, mungkin saja perusahaan tujuanmu akan menawarkan gaji atau bahkan posisi lebih dari yang kamu inginkan sebelumnya.

d. Paragraf keempat

Paragraf terakhir ini sebaiknya digunakan untuk menegaskan minat dan alasan cocok untuk posisi itu. Sertakan pula jika kamu sangat berminat untuk proses wawancara lebih lanjut agar bisa menjelaskan lebih jauh minat dan kesesuaianmu ini. Berikan alternatif kontak agar kamu bisa dihubungi untuk proses selanjutnya.  

Contoh surat lamaran kerja

Agar kamu tak bingung lagi cara membuat surat lamaran kerja, berikut adalah contoh yang bisa kamu ikuti. Namun sekali lagi, jangan sekedar copy paste isinya namun susun ulang agar sesuai dengan kemampuan dan kondisimu. Buatlah agar lamaranmu terlihat pribadi sehingga HRD akan tertarik dan mengundangmu ikut tahap seleksi berikutnya.

Jakarta, 12 Desember 201

Kepada Yth,

HRD PT Nusa Bangsa Merdeka
Jl. Suryapranoto No. 7B, Jakarta Pusat, DKI Jakarta
Dengan Hormat,

Berdasarkan informasi yang saya peroleh dari media Internet, salah satu grup lowongan kerja terpadu perihal lowongan pekerjaan dari PT Nusa Bangsa Medeka, perusahaan tempat Bapak atau Ibu pimpin. Melalui surat lamaran ini saya ingin mengajukan diri untuk melamar pekerjaan di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin untuk mengisi posisi yang dibutuhkan saat ini. Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: Rudi Pangestu
Tempat /Tanggal lahir: Singaraja, 11 November1992
Jenis Kelamin: Laki-Laki
Pendidikkan: SMK Perhotelan Bina Lestari Bali
Alamat: Jl Dewi Sartika No 8 Rt 09/Rw006
Telepon: 085252446757

Untuk melengkapi beberapa data yang diperlukan sebagai bahan pertimbangan Bapak/Ibu pimpinan di waktu yang akan datang,saya lampirkan juga kelengkapan data diri sebagai berikut:
– Pas Photo 4 x 6
– Foto copy KTP
– Daftar Riwayat Hidup
– Foto copy Ijaxah Terakhir
– Foto copy Sertifikat Kompetensi
– Foto copy Sertifikat PKL

Demikian surat lamaran saya buat dengan sebenarnya, besar harapan saya untuk bisa bergabung di tempat yang Bapak/Ibu pimpun. Atas perhatian Bapak/Ibu pimpinan saya mengucapkan terima kasih.

Hormat saya,


Rudi Pangestu

Itulah beberapa hal penting terkait cara membuat surat lamaran kerja yang baik. Dengan memahami hal-hal di atas, semoga bisa memberi kesempatan buat kamu untuk dapat diterima di perusahaan yang kamu inginkan. Tetap semangat ya!

Cara Mengirimkan CV yang Tepat

Nah, setelah kamu memahami cara membuat CV yang baik, hal selanjutnya adalah mengirimkan CV tersebut ke HRD atau perusahaan. Jangan sampai, kamu telah membuat CV dengan baik, namun ternyata salah mengirimkan CV. Di bawah ini, Ajaib akan memberikan beberapa tips mengirimkan CV yang baik dan tepat tanpa harus melakukan kesalahan.

1. Hindari Mengirimkan CV ke Banyak Perusahaan

Sebagian freshgraduate sering melakukan kesalahan dalam mengirimkan CV. Di mana, beberapa dari mereka seringkali mengirimkan CV secara sekaligus ke seluruh alamat HRD. Padahal, hal ini bisa mengurangi kesan pertama yang baik bagi karyawan.

Sama seperti membuat CV, mengirimkan CB ke HRD juga harus dilakukan secara spesifik dan satu per satu ke alamat HRD yang dituju. Jadi, hindari untuk mengirim dengan fitur BCC ataupun mengirim ke seluruh HRD.

2. Isi Judul Email

Email tanpa judul itu bisa mengurangi nilai CV kamu di mata HRD. Selain itu, email tanpa judul juga bisa membuat penerimanya curiga dan dianggap sebagai email SPAM yang tidak akan dibuka oleh penerimanya. Hal ini tentu membuat kesempatan kamu mengirim CV berkurang. Jangankan CV dibaca HRD, mungkin saja tanpa dibuka, CV kamu akan langsung dihapus oleh HRDnya. Jadi, pastikan kamu menulis judul email misalnya: CV – Rudi Nasrudi – Design Graphic. Sehingga, HRD akan langsung membukanya begitu email masuk.

3. Kirim Email Beserta Body Email

Akhir-akhir ini banyak HRD yang sering menemukan banyak calon karyawan yang mengirimkan email tanpa memberikan body email dan hanya melampirkan CV dan resume. Padahal, kalimat di body email adalah salah satu hal penting yang bisa memberikan nilai tambah bagi pelamar.

Dengan body email juga, HRD bisa melihat bahwa kamu memiliki etika dalam brkirim email. Namun, pastikan juga kamu menulis kalimat dengan detail dan hindari body email singkat seperti: “Terlampir surat lamaran dan CV saya” atau “Saya ingin mengirim lamaran kerja, CV terlampir”.

Namun, cobalah berikan kalimat pembuka seperti berikut:

Selamat Pagi Bapak/Ibu HRD PT Merah Merdeka,

Perkenalkan saya Rudy Nasrudy,

Dalam email ini saya ingin mencoba untuk mengisi posisi Design Graphic di perusahaan yang Bapak/Ibu Pimpin. Saya telah berpengalaman menjadi Design graphic selama 2 tahun.

Di bawah ini, saya melampirkan CV dan resume, beserta portfolio hasil desain yang pernah saya kerjakan di perusahaan sebelumnya.

Terima kasih,

Rudy Nasrudy

4. Jangan Lupa Lampirkan CV

Kamu sudah membuat CV dengan keren dan kreatif? Jangan sampai kamu lupa melampirkannya pada email. Hal ini seringkali terjadi dan ditemukan. Karena terburu-buru, banyak orang yang lupa mengirimkan attachment.

Jadi, sebelum mengirim CV, pastikan kamu membaca kembali email tersebut, dan pastikan CV yang telah kamu buat telah dilampirkan didalamnya. Jangan sampai, kamu sudah menulis email dan membuat CV dengan baik, namun ternyata malah tidak terkirim.

Itulah beberapa hal penting yang harus kamu perhatikan ketika ingin membuat CV dan mengirimkannya secara online lewat email. Setelah semua hal di atas kamu pastikan lengkap, kamu bisa berkesempatan untuk dipanggil HRD ketika memiliki kemampuan yang memang dibutuhkan dan sesuai requirements yang dicari.

Nah, ketika kamu datang ke perusahaan tersebut, pastikan kamu menyiapkan beberapa hal penting, salah satunya perhatikan penampilan kamu ketika ingin interview dan cobalah menjawab beberapa pertanyaan HRD dengan jujur sesuai dengan keahlian dan pengalaman kamu.

Setelah dinyatakan berhasil dan mulai bekerja, jangan lupa untuk mulai menyisihkan gaji kamu untuk investasi ya. Dengan investasi kamu bisa mempersiapkan masa depan kamu dengan lebih baik, terutama dalam masalah keuangan.

Ada banyak investasi yang bisa kamu pilih, misalnya reksa dana ataupun saham. Di mana, kedua investasi ini bisa membantu kamu mendapatkan return yang tinggi dan sesuai dengan tujuan investasi kamu, mulai dari memenuhi dana pensiun, dana pendidikan anak, dana darurat, hingga kebutuhan traveling mungkin.

Ajaib merupakan salah satu platform yang dapat membantu kamu memulai investasi, baik reksa dana maupun saham, kapan dan di mana saja secara online. Dengan Ajaib, kamu bisa berinvestasi hanya dengan Rp10 ribu dan mendapatkan keuntungan sesuai dengan tujuan keuangan kamu di masa depan. Jadi tunggu apalagi? Mulai investasi kamu sekarang juga di Ajaib dan dapatkan return sesuai dengan tujuan investasimu!

Artikel Terkait