Telat Bayar Pajak Motor? Ini yang Perlu Dilakukan

telat bayar pajak
telat bayar pajak

Telat bayar pajak motor tentu adalah pelanggaran yang memiliki konsekuensi karena wajib pajak yang memiliki motor diharuskan membayar pajak motornya setiap tahun atau bisa diartikan sekali per tahunnya. Tentu harusnya tidak ada kata terlambat untuk membayar pajak motor.

Ada dua jenis pajak motor yang harus kamu bayarkan. Ada yang per tahun dan ada yang per lima tahun. Untuk pajak per tahun ini biayanya berhubungan dengan harga motor ketika dibeli, tapi biaya pajak yang dikeluarkan akan berbeda tiap tahunnya. Semakin panjang tahunnya, maka akan semakin murah pula pajak yang kamu bayarkan.

Sedangkan untuk membayar pajak lima tahun ini maksudnya adalah untuk memperbarui STNK, sehingga agak sedikit berbeda dengan membayar pajak per tahun. Selain itu ada pemeriksaan fisik motor sehingga motor yang kamu miliki harus dibawa ke SAMSAT terdekat untuk diperiksa apakah masih layak atau tidak. Kalau memenuhi syarat, maka STNK akan diperbarui dan kamu diharuskan membayar uang yang telah ditentukan.

Terlebih karena membayar pajak motor ini seharusnya tidak terlalu berat. Sudah ada pengingat sebelumnya bahwa kamu harus membayar pajak motor dalam waktu tempo sekian hingga paling telat membayar di tanggal sekian.

Agar tidak terlambat membayar pajak, ini adalah hal-hal yang bisa kamu lakukan.

Membayar Pajak Sebelum Jatuh Tempo

Membayar pajak sebelum jatuh tempo adalah cara yang paling aman karena dengan ini kamu tidak akan takut lagi telat bayar pajak motor. Selain itu, kamu juga tidak perlu mengantri panjang di SAMSAT. Biasanya ketika kamu bayar pajak motor di waktu tempo akan sama dengan wajib pajak yang lain akan lebih banyak orang yang mengantri di kantor SAMSAT.

Menyiapkan Uang Bayar Pajak dari Jauh Hari

Karena biasanya akan ada pemberitahuan untuk bayar pajak dan jatuh temponya. Agar kamu bisa membayar tepat waktu, sebaiknya kamu siapkan uang untuk membayar pajak itu di jauh hari sehingga sebelum jatuh tempo kamu bisa langsung membayar tanpa pusing.

Menyadarkan Diri dengan Kewajiban

Ketika memutuskan membeli motor, kamu harus paham jika kamu tidak hanya bisa membeli motornya dan menggunakannya kapan pun, tapi ada kewajiban juga yang harus kamu lakukan, yaitu membayar pajak motor. Kenapa kamu harus membayar pajak motor?

Karena itu memang sudah aturannya. Pajak yang kamu bayarkan itu akan masuk ke kas Pemerintah Daerah dan akan digunakan untuk pembangunan daerah di mana kamu tinggal. Jadi, uang itu tidak berakhir dengan sia-sia.

Jika kamu telat bayar pajak motor dalam sehari saja itu bisa dimaklumi dan tidak akan dibebankan dengan denda, tapi jika kamu telat membayar dalam dua hari, maka akan dihitung kamu telat bayar pajak motor selama sebulan sehingga kamu pun harus membayar denda pajak 25 % dari total pajak yang harus dibayarkan.

Konsekuensi berbeda bagi mereka yang tidak memperbarui STNK selama dua tahun setelah jatuh tempo. Mereka yang telat bayar pajak motor untuk memperbarui STNK akan menerima konsekuensi nomor polisi kendaraannya akan dihapus dari registrasi kendaraan. Hal ini membuat motor yang dimilikinya tidak leluasa bebas berjalan di mana pun. Karena itu jangan sampai hal ini terjadi padamu.

Apa yang Harus Dilakukan

Lalu apa yang harus dilakukan ketika telat bayar pajak motor? Mau tidak mau kamu harus tetap membayar pajak dengan tambahan denda. Dan segera lunasi secepat mungkin daripada denda itu semakin bertambah setiap bulannya. Rumus menghitung telat bayar pajak motor adalah sebagai berikut.

Jumlah Pajak Kendaraan Bermotor x 25 % x bulan keterlambatan/12 + denda SWDKLLJ.

Untuk lebih jelasnya, contoh perhitungan telat bayar pajak motor adalah sebagai berikut. Misalnya kamu memiliki motor Honda Vario cc 125 keluaran tahun 2017. Dan kamu terlambat melakukan pembayaran selama 2 bulan. Maka ini adalah perhitungannya, kita rinci dulu sebagai berikut:

  • Jumlah pajak kendaraan bermotor Rp200.000
  • SWDKLLJ sudah ditentukan Rp35.000
  • Total jumlah yang harus dibayarkan adalah Rp235.000 (sebelum denda)
  • Setelah denda, ini perhitungannya. Rp235.000 x 25 % x 2/12 + Rp35.000 = Rp44.791
  • Jadi, kamu harus membayar pajak yang sudah dikenakan denda sebanyak: Rp235.000 + Rp44.791 = Rp279.791

Itu adalah hitungan pajak motor yang dibayar dua bulan setelah jatuh tempo, tapi jika bulan jatuh temponya bertambah maka jumlah denda pajak motornya pun akan bertambah. Jadi, jangan sampai kamu membayar pajak sampai terlambat sekali. Dan hingga sampai berbulan-bulan hingga bertahun, kamu harus tetap membayar pajak itu agar kamu sendiri bisa tenang.

Prosedur Telat Bayar Pajak Motor

Lalu, prosedur untuk membayar denda telat bayar pajak motor sendiri tidak terlalu berbeda dengan membayar pajak motor pada umumnya. Kamu bisa membayarnya dengan mendatangi kantor SAMSAT terdekat secara langsung, atau bisa berkunjung ke SAMSAT keliling jika kantor SAMSAT terlalu jauh dari rumahmu, atau bisa di SAMSAT Drive Thru, atau membayar denda pajak motor secara online di beberapa wilayah, dan juga di kantor kecamatan (hanya berlaku di DKI Jakarta.)

Ini adalah hal-hal yang bisa kamu persiapkan untuk membayar denda pajak kendaraan bermotor:

  • KTP asli dan salinan
  • STNK motor yang dimiliki, asli dan salinan.
  • BPKB kendaraan bermotor, asli dan salinan
  • Yang harus dipastikan, nama di KTP, STNK, dan BPKB harus sama untuk memudahkan transaksi pembayaran.
  • Setelah itu kamu bisa langsung membayar denda pajak kendaraan bermotor milikmu.

Bacaan menarik lainnya:

Nurmantu, Safri. 2003. Pengantar Perpajakan. Kelompok Yayasan Obor: Jakarta.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.  

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait