Investasi

Skema Ponzi Adalah Investasi Palsu, Ini Cara Menghindarinya

Ajaib.co.id – Skema Ponzi adalah salah satu modus penipuan investasi yang paling sering kita jumpai saat ini. Lantaran, jenis investasi bodong satu ini menawarkan hasil return investasi yang sangat tinggi dalam kurun waktu yang singkat.

Tentunya konsep investasi dengan skema Ponzi bila kita teliti lebih jauh lagi sudah menyalahi konsep investasi itu sendiri. Mengapa? Karena di dalam dunia investasi, pertumbuhan uang yang kamu taruh di sebuah instrumen investasi butuh waktu dan proses yang tidak cepat, melainkan perlu menunggu hingga bertahun-tahun lamannya.

Pemahaman masyarakat tentang investasi yang dianggap masih minim menjadi faktor utama mengapa investasi skema Ponzi kian menjamur saja di Indonesia. Masih banyak masyarakat di luar sana yang masih bingung bagaimana cara mencari tahu apakah investasi yang ditawarkan itu bodong atau tidak.

Karena jenis-jenis investasi bodong yang beredar di masyarakat saat ini sangat beragam dan bukan hanya skema Ponzi saja antara lain:

·      Modus perpindahan uang.

·      Modus penggandaan dolar.

·      Modus investasi HYIP (High Yield Investment Program).

·      Modus penipuan dengan investasi emas.

Keempat modus penipuan investasi di atas adalah jenis-jenis investasi bodong yang seringkali kita jumpai di masyarakat. Memang tidak mudah untuk mengetahui jenis investasi yang ditawarkan itu bodong atau bukan.

Namun, kamu bisa mencari tahu terlebih dahulu apakah perusahaan investasi tersebut masuk ke daftar perusahaan investasi bodong berdasarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau tidak. Kamu hanya perlu mengakses laman resmi milik OJK untuk mengetahui informasi tersebut.

Pahami Konsep Investasi Skema Ponzi dengan Ciri-Ciri Berikut!

Skema Ponzi adalah suatu praktik investasi yang diperkenalkan oleh Charles Ponzi dan mulai dikenal oleh publik secara luas sejak 1920 silam. Namun, dalam praktiknya skema investasi ini memiliki begitu banyak tipu daya.

Kamu bisa mengetahui apakah jenis invesasi yang ditawarkan kepada kamu tersebut termasuk skema Ponzi atau bukan dengan memperhatikan ciri-ciri umumnya antara lain:

·      Kamu perlu membayar sejumlah uang untuk bergabung menjadi seorang anggota. Umumnya, biaya yang perlu dikeluarkan ini digunakan untuk pendaftaran, membeli suatu produk, atau lisensi.

·      Sebagai anggota yang terdaftar di perusahaan tersebut, kamu hanya bertugas untuk mencari investor baru yang tertarik untuk mengikuti investasi tersebut.

·      Sebagai anggota kamu hanya mendapat keuntungan bila ada orang lain yang ikut bergabung.

·      Produk yang dijual hanya kepada seluruh anggota saja, dan tidak dipasarkan ke kalangan umum.

·      Harga produk yang dibeli tidak sesuai dengan manfaat yang diperoleh. Bahkan, tidak dijelaskan bagaimana cara menggunakan produk yang dibeli tersebut.

Kelima ciri-ciri di atas adalah salah satu cara untuk mengetahui apakah investasi yang ditawarkan kepada kamu termasuk skema Ponzi atau bukan. Bila kamu ditawarkan oleh agen atau seseorang yang mengaku dari perusahaan investasi.

Alangkah baiknya, kamu tanyakan terlebih dahulu bagaimana cara kerja bisnis tersebut untuk menghasilkan keuntungan bagi investor.

Bila kamu temukan kejanggalan-kejanggalan seperti ciri-ciri skema Ponzi yang sudah redaksi Ajaib jelaskan. Kamu disarankan untuk tidak berinvestasi lewat perusahaan investasi bodong tersebut, jika kamu tidak mau buntung dan uangmu raib begitu saja.

Seperti yang sudah dialami oleh para investor di MeMiles, First Travel, Q-Net, dan Pandawa Group. Untuk Pandawa Group, investasi bodong ini diperkirakan telah merugikan korbannya hingga Rp3 triliun.

Jangan Terbuai dengan Tawaran Return Selangit!

Selain memahami ciri-ciri dan bagaimana cara kerja bisnis investasi dengan skema Ponzi. Kamu sebagai calon investor juga harus memiliki sikap realistis dalam menilai apakah jenis investasi yang tawarkan tersebut masuk akal atau tidak.

Misalnya kamu dijanjikan return selangit hingga berkali-kali lipat dari uang yang kamu investasikan. Kamu patut mencurigai bahwa jenis investasi tersebut terindikasi bodong.

Return selangit yang dijanjikan dalam investasi dengan skema Ponzi merupakan daya tarik tersendiri bagi masyarakat agar terbuai untuk menempatkan dananya di investasi tersebut. Walaupun sebenarnya keuntungan yang kamu terima tersebut berasal dari uang sendiri maupun investor lainnya yang juga ikut-ikutan karena iming-iming cuan besar.

Pilihlah Platform Investasi Resmi dan Diawasi oleh OJK

Daripada terbuai dengan tawaran return yang tinggi dan berujung buntung akibat uangmu raib begitu saja. Alangkah baiknya, kamu berinvestasi di platform investasi resmi dan terdaftar di OJK.

Di mana, keuntungan kamu berinvestasi di perusahaan investasi legal adalah aktivitas bisnis investasi tersebut langsung diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sehingga, kamu bisa terhindar dari praktik-praktik curang dan ilegal saat berinvestasi.

Perlu diketahui, saat ini investasi sudah banyak dijadikan tren bagi generasi milenial di luar sana sebagai langkah bijak untuk mempersiapkan keuangan di masa depan.

Tentunya menyedihkan, bukan? Bila uang hasil kerja kerasmu selama ini raib begitu saja lantaran jenis investasi yang kamu pilih merupakan investasi bodong. Bila sudah begitu, perasaan menyesal memang selalu datang terlambat.

Agar penyesalan tersebut tidak datang terlambat dan tidak merugikanmu secara materi. Kamu bisa memilih produk investasi yang memang sudah memiliki track record yang baik di mata investor seperti reksa dana dan saham.

Kini, kamu bisa dengan mudah untuk berinvestasi saham dan reksa dana tanpa harus membuka akun secara offline di sebuah perusahaan sekuritas. Bagi milenial yang ingin mendapatkan pengalaman investasi secara mudah dan cepat.

Kamu bisa berinvestasi lewat aplikasi Ajaib, di mana investor bisa bertransaksi reksa dana dan saham dalam satu aplikasi saja, serta semua transaksi yang dilakukan via aplikasi Ajaib 100% secara online.

Skema Ponzi adalah pratik-praktik investasi yang dianggap ilegal lantaran layaknya seperti money game. Di mana, keuntungan yang didapatkan oleh setiap investor berasal dari uang yang sebelumnya mereka setorkan saja dan bukanlah dari aktivitas bisnis yang dapat menumbuhkan nilai uangmu.

Hal ini berbeda bila kamu berinvestasi saham di Ajaib, di mana keuntungan investasi saham yang kamu peroleh berasal dari laba perusahaan lewat dividen dan kenaikan harga saham.

Artikel Terkait