Saham Blue Chip dan Istilah Lain untuk Investor Pemula

Sebagai salah satu bekal untuk masa depan, investasi adalah hal yang harus dipertimbangkan bagi generasi milenial. Meskipun banyak instrumen investasi yang terus bermunculan, namun instrumen yang satu inimenjadi salah satu pilihan yang masih populer. Walaupun memiliki risiko yang relatif besar,tetapijuga menawarkan keuntungan yang sama besarnya.

Inilah yang membuat saham menjadi instrumen investasi yang lebih familier dan populer bagi banyak orang. Nah, jika kamu tertarik untuk terjun ke dunia pasar modaldan memulai untuk menjadi investor pemula, ada banyak hal yang perlu kamu lakukan.

Selain membuat RDN atau rekening dana nasabah untuk bertransaksi, langkah awal yang perlu kamu lakukan adalah mempelajari istilah finansial apa saja yang populer digunakan di pasar modal.

Saham Blue Chip

Ketika kamu memutuskan untuk menjadi investor, kamu diharuskan membeli lembar saham dengan harga sekian rupiah, yang bisa kamu beli dengan menggunakan rekening dana nasabah atau RDN. Lembar ini dibagi menjadi dua, salah satunya adalah saham blue chip.

Saham blue chip sendiri mengacu kepada nama-nama atau sekelompok saham yang memiliki likuiditas yang tinggi atau dengan kata lain lebih mudah untuk digunakan dalam transaksi. Selain itu, blue chip juga menawarkan keamanan karena biasanya nama mereknya sudah kuat. Beberapa brand yang terkenal dengan saham blue chip-nya adalah BCA, Mandiri, Unilever hingga Gudang Garam.

Saham Gorengan/Penny Stock

Berbanding terbalik dengan blue chip yang telah dijelaskan di atas, saham gorengan atau penny stock adalah saham yang cenderung murah dan biasanya memiliki harga di bawah Rp 200 per lembarnya. Meskipun likuiditas atau kemudahan transaksinya masih cukup lumayan, namun market cap atau pengalian jumlah lembar dengan harganya tidak terlalu besar dan cenderung naik-turun.

Bandar

Bandar di dunia pasar modal relatif serupa dengan pengertian bandar pada umumnya. Bandar mengacu kepada sekelompok orang atau sebuah institusi yang memiliki modal sangat besar sehingga mampu menggerakkan harga. Bandar ini biasanya mengubah harga dengan membeli atau mengobral saham dalam jumlah yang banyak.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal atau analisa teknikal mengacu kepada analisis yang dilakukan kepada harga di pasar modal. Seperti namanya, hal-hal yang diperhatikan di analisis teknikal sangat teknis karena hanya mengandalkan chart, indikator hingga price action.

Analisis Fundamental

Berbanding terbalik dengan analisis teknikal, analisis fundamental mengacu kepada analisis yang berkaitan dengan makro dan mikro ekonomi. Beberapa pertimbangan yang dilakukan di analisis fundamental adalah bagaimana berita ekonomidi suatu negara, situasi ekonomi dan politiknya, hingga isu yang mengelilingi emiten atau badan usaha atau badan pemerintah yang mengeluarkan kertas berharga untuk diperjualbelikan.

Istilah saham blue chip hingga analisis fundamental akan sering berseliweran ketika kamu pada akhirnya memutuskan untuk terjun ke dunia saham. Apa yang disampaikan di artikel ini semoga bisa menjadi pondasi awal untuk menelusuri seluk-beluk investasi pasar modal yang begitu rumit. Untuk mencari referensi terkait dunia finansial dan investasi, sering-sering kunjungi blog Ajaib, ya!

Share to :
Kembangkan uangmu sekarang juga Lakukan deposit segera untuk berinvestasi
Artikel Terkait