Investasi

Raih Profit Maksimal Lewat Trading Bollinger Bands

bollinger-bands

Ajaib.co.id – Bollinger Bands merupakan alat analisis teknikal yang digunakan untuk memprediksi tren suatu pasar. Apalagi jika kamu ingin melakukan scalping dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang cepat.

Strategi Bollinger Bands ini terhitung cocok untuk scalping, karena lewat menerapkan strategi ini, kamu bisa melakukan pemantauan pergerakan harga dalam jangka waktu yang singkat dan bertujuan memperoleh keuntungan yang sifatnya kecil-kecilan.

Tidak sekedar dalam scalping saja, strategi ini pun bisa digunakan untuk investasi dalam jangka panjang. Hal ini karena dapat melakukan prediksi tren harga aset dalam waktu ke depan.

Melalui strategi ini, investor bisa melihat garis pergerakan harga. Di mana garis tersebut memetakan dua deviasi standar pada titik positif dan negatif. Di lain sisi, strategi ini juga bisa menjauhkan dua deviasi standar dari simple moving average (SMA) stabilitas valuasi suatu aset dalam 20 hari. Kendati demikian, strategi ini tetap bisa disesuaikan berdasarkan kebutuhan dari investor atau trader tersebut.

Fungsi Bollinger Bands

Dilihat dari sejarahnya, Bollinger Bands awal diciptakan kemudian dipatenkan oleh John Bollinger. Ia adalah seorang teknisi pasar investasi pada 1977. Latar belakang dari strategi ini berawal dari pengalaman John Bollinger saat berinvestasi dan trading sahamLalu John Bollinger membagikan pengalamannya tersebut pada komputer mikro, sehingga bisa melakukan analisis teknis lewat komputer tersebut.

Secara umum, Bollinger Bands ini digunakan dalam menentukan kondisi pasar suatu aset. Biasanya pada Bollinger Band terdapat dua hasil analisis yakni, overbought dan oversold.

Untuk Overbought merupakan kondisi di saat suatu aset sudah mencapai titik jenuhnya dalam pembelian. Biasanya hal ini didahului dengan tren harga yang mengalami kenaikan yang signifikan untuk selanjutnya berhenti pada satu titik. Pada titik perhentian inilah para trader tersebut melepas aset tersebut dengan dijual sehingga bisa mengambil keuntungan.

Sementara itu, oversold yang merupakan kebalikan dari overbrought ialah kondisi saat suatu aset sudah berada di titik jenuh penjualan. Biasanya ini merupakan dampak dari adanya tren harga yang menurun secara drastis. Para trader pun melakukan penjualan aset untuk mengambil profit, setelah itu nilainya akan semakin menurun dan menuju titik jenuhnya.

Lewat strategi Bollinger Bonds ini kamu bisa memprediksi kondisi overbought dan oversold ini. Caranya dengan mengamati dua garis indikator utama, yakni garis atas dan garis bawah dari moving average.

Pada saat nilai suatu aset menyentuh garis atas secara terus menerus maka bisa dikatakan aset tersebut memasuki fase overbought. Namun, saat suatu aset ada di garis bawah dalam periode waktu tertentu, maka aset tersebut bisa dikatakan berada dalam tahapan oversold.

Pada umumnya, para trader ini akan melakukan pembelian aset saat sedang dalam kondisi oversold. Dengan tujuan untuk memaksimalkan profitnya karena harganya sedang turun.

Selain itu, Bollinger Bands bisa digunakan juga untuk melakukan penentuan arah pasar atau tren pasar dan keadaan jenuh beli atau overbrought dan jenuh jual atau oversold.

Bollinger Bands terdiri dari tiga garis indikator, masing-masing indikator mengikuti pergerakan harga. Di antaranya terdiri dari, Upper Band (garis batas atas), Middle Band (garis batas tengah), dan Lower Band (garis batas bawah).

Adapun indikator yang paling utama saat trading forex dari tiga indikator tersebut adalah Upper Band dan Lower Band. Alasannya karena Upper Band dan Lower Band memiliki peran untuk mengamati hasil pergerakan harga pasar dengan menghitung naik atau turun nilai volatilitas.

Sedangkan, untuk Middle Band hanya merupakan garis yang membatasi antara Upper dan Lower Bands. Selain itu, Middle Band ini juga menjadi tolok ukur naik-turunnya harga. Middle Band ini pun sering dipahami sebagai Simple Moving Average (SMA).

Strategi Bollinger Bands

Berikut beberapa strategi dalam Bollinger Bands yang bisa dilakukan:

  1. Strategi Bollinger Bands untuk ScalpingScalping sendiri merupakan salah satu strategi dalam trading dengan cara sering membuka dan menutup posisi dalam waktu satu hari. Umumnya, strategi ini memiliki tujuan untuk mendapatkan profit skala kecil, yakni antara 5-10 pip saja.
  2. Strategi Bollinger Bands untuk trading breakout. Ini merupakan sebuah kondisi saat harga menembus level yang penting, di antaranya Supply and Demand atau Support dan Resistance. Teknik untuk trading breakout ini bisa memberikan peluang untuk meraup keuntungan yang maksimal.
  3. Strategi Double Bollinger Bands, ini merupakan strategi trading forex yang mana para trader ini mengandalkan adanya perubahan pergerakan candlestick dan indikator Bollinger Bands.

Strategi ini disebut bisa memberikan penawaran keberhasilan maksimum jika entrinya memenuhi persyaratan.

  1. Strategi Bollinger Bands untuk Trend-Following, yang merupakan sebuah strategi trading saat entry posisi mengikuti arah tren yang tengah berlangsung. Misalnya, saat tren tengah bullish(Uptrend), trader disarankan lebih baik untuk mengambil posisi Buy atau membeli. Sedangkan saat harga sedang bearish (Downtrend), entry yang disarankan adalah untuk Sell atau menjual.

Dari beberapa contoh strategi Bollinger Bands, Ajaib akan memberikan tambahan penjelasan terkait Double Bollinger Bands. Karena strategi jenis ini mempunyai tingkat keberhasilan yang cukup tinggi. 

Strategi trading Double Bollinger Bands pada umumnya lebih digunakan saat kondisi trending, namun ada kemungkinan juga bisa diterapkan saat kondisi ranging atau sideways. Adapun prinsip mendasar yang perlu dipahami dengan mendeteksi tren yang didasarkan perubahan pergerakan harga dari Middle Band ke Upper Band atau Lower Band.

Abila kamu ingin melakukan trading dengan strategi Double Bollinger Bands ini, kamu bisa menggunakan dua kunci konfigurasi di bawah ini:

–      Konfigurasi setting parameter indikator BB pertama di default, dengan nilai periodenya 20, lalu deviations 2, kemudian shift 0 dan apply to close.

–      Konfigurasi setting BB kedua dengan nilai periode 20, kemudian deviations 1, serta shift 0 dan apply to close.

Artikel Terkait