Pensiun

Perubahan Hidup: Jangan Telat Investasi Sebelum Pensiun

Perubahan hidup merupakan fase yang harus kita lalui, termasuk memasuki masa pensiun kelak. Biasanya, deposito adalah pilihan utama untuk persiapan pensiun.

Ajaib.co.id – Perubahan hidup adalah satu hal yang tidak terelakkan. Semuanya berjalan ke depan, tidak menunggu apakah kamu siap atau tidak siap dalam menjalaninya. Perubahan hidup menuntut kamu untuk secepat mungkin beradaptasi dan untuk terus belajar dengan keadaan serta situasi yang baru. Untuk itu, diperlukan persiapan dalam menjalani suatu perubahan hidup.

Caranya dengan melakukan investasi pada setiap waktu dan kesempatan yang kamu miliki saat ini. Persiapan yang matang akan membuatmu lebih siap dalam menghadapi perubahan hidup seperti pensiun dari pekerjaan.

Biasanya, deposito adalah pilihan utama untuk mempersiapkan dana pensiun karena dinilai stabil dan aman. Padahal, ada banyak pilihan instrumen investasi lain yang mampu memberi keuntungan lebih untuk mengimbangi imbal hasil deposito yang minim. Selain dana, beberapa hal lain juga perlu dipersiapkan untuk memasuki masa pensiun yang sejahtera. Mari simak langkah-langkah persiapan menghadapi pensiun berikut ini:

Investasi Pola Hidup

Menikmati masa pensiun dengan fisik sehat merupakan dambaan orang-orang. Kamu bisa memulainya dengan membiasakan olahraga yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuhmu. Selain itu, olahraga juga dapat menekan kepenatan dan stres karena pekerjaan. Jalankan juga pola hidup yang baik dengan makan bergizi dan tidur yang cukup.

Hal-hal di atas dapat membantu produktivitas kerjamu. Jika kebiasaan di atas bisa kamu terapkan, bukan tidak mungkin kamu akan tetap sehat dan bugar di masa pensiunmu.

Investasi Pola Pikir, Mental, dan Spiritual

Pensiun bukan berarti kamu benar-benar berhenti dan tidak bermanfaat lagi. Tanamkan dalam diri bahwa pensiun adalah saat yang tepat untuk meraih mimpi-mimpi yang belum tercapai. Mungkin dahulu kamu mempunyai keinginan untuk lebih sering memancing, belajar memasak, jalan-jalan, dan sebagainya.

Jadikan pensiun sebagai kesempatan kedua untuk melakukan hal-hal yang tidak sempat kamu lakukan. Selain itu, kamu bisa membaca berbagai buku maupun memperkaya ilmu pengetahuan. Kegiatan tersebut mampu menambah wawasan serta membantu otakmu tetap aktif.

Perubahan hidup merupakan hal yang sulit untuk dihadapi jika kamu tidak siap menghadapinya. Kamu harus selalu memiliki harapan hidup yang baik dalam memandang perubahan hidup. Ketenangan batin hanya bisa kamu dapatkan dengan pendekatan spiritual. Ibadah adalah investasi terbaik yang bisa kamu lakukan untuk menghadapi berbagai kemungkinan dan perubahan dalam hidup, salah satunya masa pensiun.

Oleh karena itu, jangan pernah lupa untuk melakukan investasi yang satu ini ya, untuk membuatmu memiliki pola pikir dan mental yang sehat.

Lakukan Sesuatu yang Baru

Jika kamu seorang karyawan maupun bos atau pengusaha, coba lakukan perubahan baru. Lakukan sesuatu yang baru setiap harinya karena setiap hari yang kamu jalani adalah anugerah yang berharga. Cobalah untuk mengubah hidup dari hal-hal kecil seperti merapikan meja kerja ataupun memberi hiasan-hiasan di mejamu.

Meja kerja yang bertahun-tahun menemani kerjamu tentu akan terlihat berbeda dan menyenangkan. Mencoba jalan yang berbeda setiap kali hendak menuju ke kantor juga bisa kamu lakukan untuk mengatasi kebosanan. Sebisa mungkin, lakukan perubahan kecil yang berdampak baik untuk dirimu maka sudut pandang yang baru akan kamu dapatkan.

Rencanakan Aktivitas yang Kamu Lakukan Setelah Pensiun

Agar kegiatan di masa pensiunmu semakin menyenangkan, ada baiknya kamu membuat perencanaan kegiatan yang akan kamu lakukan. Kamu bisa merencanakan untuk kembali melakukan hobi, mencoba hal-hal baru, maupun memulai sebuah usaha. Kamu hanya perlu memiliki jiwa yang terus berkarya untuk bisa memanfaatkan hari-harimu dengan baik.

Tidak ada kata terlambat untuk mewujudkan sesuatu yang kamu inginkan dan tidak pernah ada waktu yang tepat jika kamu tidak berani mencobanya. Jadi lakukan apa yang ingin kamu lakukan selama itu baik dan tidak merugikan orang lain.

Rencanakan Keuangan Pensiunmu dengan Investasi

Agar tetap bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari, ada baiknya kamu berfokus menyiapkan dana untuk diinvestasikan. Kebutuhan yang semakin banyak dan harga-harga yang semakin meningkat menuntutmu untuk tetap dapat mencukupi kebutuhan. Terlebih bagi kamu yang ingin dan tetap menjalankan usaha setelah pensiun untuk mencapai kebebasan finansial.

Jenis Investasi untuk Persiapan Pensiun

Lalu investasi apa yang bisa kamu lakukan? Berikut beberapa investasi yang dapat kamu pilih:

Deposito dan Tabungan DPLK

Kamu dapat memulai investasi dengan memilih deposito dan tabungan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Deposito adalah investasi yang kamu lakukan seperti menabung uang pada umumnya tetapi kamu tidak bisa mengambilnya sewaktu-waktu.

Deposito hanya bisa kamu cairkan setelah dana simpanan tersebut mencapai batas yang kamu tentukan. Keputusan untuk memperpanjang waktu simpanan juga bisa kamu lakukan. Setelah mencapai batas, dana simpanan akan ditambahkan ke dalam rekening utama milikmu.

Kamu juga bisa memilih tabungan DPLK untuk persiapan dana pensiunmu. Tabungan DPLK adalah dana keuangan untuk pensiun yang dibentuk oleh perusahaan asuransi jiwa atau bank. Pihak bank atau perusahaan asuransi jiwa membuat Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) yang dapat digunakan perorangan, karyawan, maupun pekerja mandiri. Jika kamu menggunakan jenis tabungan ini, setiap bulan gajimu akan otomatis terpotong dan dikelola oleh bank atau perusahaan asuransi jiwa yang kamu pilih.

Surat Berharga Negara (SBN)

Surat Berharga Negara atau SBN merupakan Surat Utang Negara (SUN) yang berupa surat pengakuan utang dalam bentuk rupiah maupun valuta asing yang dalam pembayaran bunga dan pokoknya dijamin oleh negara sesuai dengan masa berlaku. Hal ini tercantum dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2002 tentang Surat Utang Negara.

Dana tersebut nantinya akan diinvestasikan kepada pemerintah dan kamu akan mendapat bagi hasilnya. Surat berharga tersebut salah satunya adalah obligasi. Dengan diterbitkannya Surat Utang Negara atau SUN diharapkan mampu menggali potensi sumber pembiayaan untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang besarnya melebihi investor pasar modal.

Investasi Saham dan Reksa Dana

Selain investasi yang sudah disebutkan di atas, kamu juga bisa memilih investasi saham dan reksa dana. Investasi saham adalah investasi yang memungkinkan kamu untuk menananmkan modalmu pada perusahaan-perusahaan yang terdaftar di pasar modal Bursa Efek Indonesia (BEI). Jika kamu ingin menanamkan modalmu pada suatu perusahaan, kamu harus membeli minimal 1 lot saham yang sama dengan 100 lembar saham.

Lembar saham dari masing-masing perusahaan memiliki harga yang berbeda dan kamu bisa menyesuaikan dengan dana yang kamu miliki. Misalnya, saham yang akan kamu beli per lembarnya seharga Rp1.500, maka Rp1.500 x 100 lembar = Rp 150.000. Jumlah Rp 150.000 adalah harga yang harus kamu bayar untuk satu lot saham.

Ada pula reksa dana yaitu investasi yang memungkinkan kamu untuk menanamkan modal yang nantinya akan dikelola oleh manajer investasi bersama dengan dana pemodal lainnya. Setelah itu, dana dari pemodal akan diinvestasikan pada portofolio efek. Investasi reksa dana juga terjangkau, bahkan kamu bisa memulai investasi mulai dari Rp10.000. Mudah bukan?

Caranya, kamu bisa berinvestasi reksa dana melalui aplikasi Ajaib. Ajaib adalah aplikasi investasi yang cocok digunakan untuk pemula karena praktis dan mudah digunakan. Selain itu, Ajaib juga sudah memperoleh izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Banyak pilihan, banyak kemudahan untuk mempersiapkan masa depan. Jangan lagi takut menghadapi perubahan hidup karena kamu sudah punya perencanaan matang.

Artikel Terkait