Bisnis & Kerja Sampingan

Pengertian Revenue Stream dan Contoh Penerapannya

Sumber: Freepik

Ajaib.co.id – Dalam menjalankan bisnis, sumber pemasukan bisa didapat berasal dari beberapa kegiatan usaha dan lini produk yang dihasilkan. Sumber pendapatan ini sering dikenal dengan istilah revenue stream.

Dengan kata lain, revenue stream adalah sesuatu yang erat kaitannya dengan dana yang didapatkan perusahaan untuk dikembangkan. Lebih tepatnya diartikan sebagai aliran pendapatan.

Biasanya perusahaan-perusahaan besar tidak hanya memiliki satu sumber pendapatan saja karena mereka tidak bergantung pada satu sumber pendapatan yang sangat besar risikonya. Maka dari itu, istilah tersebut jadi salah satu elemen dasar dalam mengelola bisnis.

Untuk lebih jelasnya, kamu bisa simak informasi tentang revenue stream dan contoh penerapannya berikut ini.

Apa yang Dimaksud Revenue Stream?

Pengertian revenue stream adalah aliran pemasukan atau pendapatan suatu perusahaan yang diperoleh dari berbagai sumber. Aliran dana yang dimiliki perusahaan mengindikasikan dari mana uang tersebut berasal, seperti penjualan, penjualan aset, investasi, dan sebagainya.

Jenis pendapatan yang dicatat dalam laporan keuangan bergantung pada jenis kegiatan yang dilakukan. Umumnya, pendapatan bisnis ritel sumbernya lebih beragam dibandingkan bisnis yang menyediakan jasa.

Dengan kata lain, revenue stream adalah kegiatan transaksi yang dilakukan secara berulang untuk memperoleh keuntungan berkelanjutan. Untuk bisa menghasilkan pendapatan, suatu bisnis harus memperhitungkan seluruh aktivitas yang dilakukan oleh pasar.

Jenis-Jenis Sumber Pendapatan

Umumnya, sumber pendapatan ini dibagi menjadi 2 jenis. Kedua jenis dari sumber pendapatan adalah:

  • Recurring Transaction

Recurring stream merupakan transaksi yang dilakukan secara terus-menerus oleh pelanggannya dan tidak hanya sekali pembayaran.

Contoh aliran pendapatan dari jenis ini, yaitu perusahaan layanan kredit atas barang tertentu kepada pelanggan, atau penyewaan asset yang dibayarkan berulang-ulang.

  • Transaction Revenues

Transaction revenues berfokus pada kegiatan memperoleh aliran dana dengan menggunakan sistem sekali bayar dalam satu transaksi. Bisa diartikan juga aliran pendapatan yang didapatkan dari bisnis utamanya.

Contohnya toko kue yang aktivitas pendapatannya dengan menjual kue dan makanan lain yang disediakan. Dengan begitu, pemilik usaha bisa mendapatkan langsung dananya dari konsumen.

Manfaat Revenue Stream

Tidak semua perusahaan menerapkan revenue stream. Namun, bagi yang ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan. Manfaat revenue stream adalah sebagai berikut:

1. Sebagai Kunci Indikator Performa Dalam Berbisnis

Setiap perusahaan memiliki analisis keuangan untuk bisa mengenali aliran pendapatan yang berbeda, dari mana uang kas perusahaan didapat, dan mampu menginterpretasikan angka pendapatan dalam laporan keuangan.

Ketika seorang analisa atau auditor keuangan melihat laporan keuangan perusahaan, maka angka pendapatan tersebut jadi menunjukkan jumlah yang diperoleh perusahaan ketika barang atau jasa terjual.

2. Diperlukan Untuk Peramalan Model Pendapatan yang Berbeda

Model pendapatan yang dipakai perusahaan bisa berbeda-beda, namun seorang analisis keuangan harus bisa mengembangkan model peramalan berbeda serta melaksanakan prosedur yang juga berbeda. Tujuannya untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan ketika melakukan peramalan keuangan.

Bagi perusahaan dengan aliran pendapatan berulang, model peramalannya harus punya struktur dan pola yang seragam dalam memprediksi pendapatan. Ada kemungkinan model peramalannya terlihat berbeda setiap bulannya, dikarenakan pembaruan proyek yang berjalan terus menerus dan terdapat beragam faktor risiko di dalamnya.

3. Memprediksi Penjualan

Perusahaan yang menerapkan revenue stream membantu memahami sifat dari pendapatan karena bisa diprediksi. Hal ini memungkinkan bagi pemilik bisnis dalam memperkirakan penjualan dan pendapatan yang didapat melalui aliran yang tepat.

4. Memahami Performa Dari Sumber Perolehan Pendapatan

Menganalisis revenue stream memberikan wawasan yang berharga mengenai bagaimana performa aliran pendapatan, apakah itu menguntungkan untuk bisnis kamu atau tidak. 

5. Membantu Membuat Strategi

Revenue stream adalah aliran pendapatan yang memungkinkan perusahaan untuk menganalisis pendapatannya ke depan. Dengan begitu, perusahaan jadi dapat mempersiapkan strategi agar memastikan pendapatan yang dihasilkan terus bertumbuh.

6. Melacak Tren yang Tak Biasa

Menganalisis revenue stream memungkinkan pemilik usaha melihat pola yang ada pada arus kas masuk. Ini memungkinkan perusahaan mencatat pergerakan yang dirasa tidak biasa dan jika terjadi perubahan tren serta mengidentifikasikan penyebab di balik hal tersebut.

Contoh Perusahaan yang Menerapkan Sumber Pendapatan

Manfaat yang diberikan dalam menerapkan sumber pendapatan tentu tidak main-main. Namun, itu suatu pilihan apakah perusahaan mau menerapkannya atau tidak. Beberapa perusahaan di sejumlah negara sudah menerapkan revenue stream adalah:

1. Apple Inc:

  • Iphone
  • Ipad
  • Mac
  • Layanan lain seperti Apple TV+, App Store, Apple Music, dan lain-lain

2. Microsoft:

  • Komputasi personal, seperti OS Windows, produk game, dan perangkat Surface.
  • Layanan cloud, seperti Windows Server, GitHub, SQL Server, Microsoft Azure, layanan perusahaan, dan lain-lain.
  • Produktivitas bisnis, seperti Microsoft Office, Microsoft Dynamics, dan LinkedIn

3. Philips:

  • Pencahayaan: penerangan dekoratif, penerangan jalan, penerangan kantor, dan lain-lain.
  • Perawatan Kesehatan: informatika perawatan kesehatan, sistem pencitraan, dan lain-lain.
  • Gaya hidup konsumen: peralatan rumah tangga, perawatan pribadi, dan lain-lain.

Dengan kata lain, revenue stream adalah aliran penghasilan berkelanjutan yang bisa diterapkan di berbagai lini bisnis. Contoh dalam penerapan aliran pendapatan ini yaitu:

  • Membuka cabang baru. Omset dari cabang baru ini bisa jadi sumber pendapatan bagi perusahaan pusat.
  • Menginvestasikan modal di bisnis lain. Pemilik usaha ingin berinvestasi pada bisnis lain walaupun tidak sejalan dengan bidang usahanya, misalnya dengan membeli saham di perusahaan lain.
  • Menjual aset perusahaan. Aset perusahaan seperti bangunan, tanah, saham di bisnis lain, bisa dijual untuk mendapatkan aliran pendapatan. Namun, hasil penjualannya harus digunakan untuk mengembangkan perusahaan.
  • Menyewakan aset perusahaan. Dengan menyewakan aset, perusahaan bisa mendapat aliran pendapatan secara berulang.

Kesimpulannya, penting bagi kamu untuk memahami sumber pendapatan dan bisa menerapkannya untuk bisnis kamu agar bisa terus berkembang. Revenue stream ini sangat erat kaitannya dengan kinerja keuangan bisnis atau perusahaan.

Artikel Terkait