Banking

Pendanaan Jangka Pendek: Pengertian dan Jenisnya

Ajaib.co.id – Pendanaan jangka pendek merupakan dana yang diperlukan untuk mendirikan atau melakukan sesuatu dengan jangka waktu pendek.

Apa yang dimaksud pendanaan jangka pendek adalah tenggat waktu atau tenornya. Umumnya, tenggat waktu pendanaan jangka pendek hanya mencapai satu tahun saja.

Penyebab mengapa perusahaan memerlukan pendanaan dengan tenggat waktu pendek adalah kondisi berikut ini:

  • Perusahaan memerlukan dana untuk pembayaran modal kerja atau kebutuhan yang harus terpenuhi dalam waktu satu tahun.
  • Laba yang ditahan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan operasional dari perusahaan.
  • Sumber pendanaan cukup banyak, mudah, dan biaya terjangkau.

Pendanaan jangka pendek menjadi sumber keuangan perusahaan yang terbagi menjadi dua jenis. Berikut ini adalah penjelasannya:

Sumber Pendanaan Jangka Pendek

Jenis pendanaan jangka pendek dikategorikan dalam dua jenis, yaitu pendanaan spontan dan tidak spontan.

Pendanaan Spontan

Pendanaan spontan merupakan jenis pendanaan yang dapat menyesuaikan sendiri secara spontan pada perubahan yang terjadi di perusahaan.

Misalnya, ada pendanaan yang berasal dari utang akibat kegiatan atau transaksi yang dilakukan perusahaan. Jika tidak ada kegiatan transaksi, maka pendanaan spontan tidak muncul. Contohnya adalah utang pajak.

Pendanaan Tidak Spontan

Pendanaan tidak spontan merupakan jenis pendanaan yang tidak terpengaruh oleh aktivitas perusahaan.

Contoh dari pendanaan tidak spontan adalah:

  • Leasing
  • Kredit Tanpa Agunan (KTA)
  • Pinjaman dari kredit

Contoh Pendanaan Jangka Pendek

Utang Dagang

Utang dagang muncul karena adanya perusahaan yang membeli stok bahan baku atau barang kepada supplier dengan sistem kredit.

Jika tidak membeli secara kredit, maka sejak tanggal tersebut perusahaan bakal berutang kepada supplier. Biasanya, utang dagang harus dilunasi tidak melebihi waktu satu tahun.

Selain itu, utang dagang juga memiliki biaya tersendiri. Perusahaan yang membeli barang secara kredit akan mendapatkan harga yang lebih tinggi dari pasaran, tidak memperoleh diskon, dan dikenakan bunga jika pembayaran telat.

Utang Pajak

Utang pajak muncul karena adanya aktivitas atau kegiatan perusahaan yang memperoleh laba/pendapatan, kemudian harus dibayar pada periode tertentu.

Secara otomatis, utang pajak bakal muncul saat perusahaan telah berhasil menjual dan memperoleh laba. Besar atau kecilnya nominal tersebut, tergantung dari seberapa besar penjualan yang dilakukan.

Leasing

Leasing merupakan solusi pendanaan dengan tenggat waktu pendek yang dapat dimanfaatkan oleh perusahaan jika ingin memiliki aset, seperti kendaraan dan perlengkapan. dengan tenggat waktu

Nantinya, perusahaan bakal memperoleh aset dan bukan uang tunai.

Kredit Tanpa Agunan (KTA)

Biasanya, KTA diberikan oleh lembaga keuangan non-bank yang tidak mewajibkan adanya jaminan dari kredit.

Kredit jenis tersebut memiliki batas maksimal yang tidak terlalu tinggi tetapi bunganya agak besar.

Pinjaman dari Kredit

Pinjaman kredit merupakan pinjaman utang dari bank atau lembaga keuangan non-bank. Umumnya, terdapat dua jenis pinjaman kredit, yaitu kredit lini dan kredit transaksi.

Kredit transaksi adalah kredit yang dikhususkan untuk tujuan yang jelas. Sedangkan untuk kredit lini, memungkinkan peminjamnya untuk berutang dalam nominal tertentu dan tidak melebihi batas waktu pinjaman.

Kelebihan dan Kekurangan Pendanaan Jangka Pendek

Pendanaan jangka pendek juga memiliki kelebihan dan kekurangan, berikut ini adalah penjelasannya:

Kelebihan Pendanaan Jangka Pendek

Bunga yang Rendah

Meski tenor atau masa pinjamannya singkat, namun bunga pinjamannya juga rendah.

Hal tersebut tentunya sangat menguntungkan kamu saat menghitung jumlah cicilannya.

Pencairan Dana Cepat

Pendanaan dengan tenggat waktu pendek biasanya lebih cepat dalam proses pencairan dana. Hal itu dikarenakan prosesnya yang mudah.

Sebab, kamu tidak perlu melewati proses yang ribet seperti pinjaman lainnya yang ada.

Persyaratan Dokumen yang Mudah

Biasanya, pendanaan dengan tenggat waktu pendek tidak memerlukan persyaratan dokumen yang sulit. Sebab, risikonya sangat rendah.

Kekurangan Pendanaan Jangka Pendek

Selain kelebihan, pendanaan jangka pendek juga memiliki kekurangan. Berikut ini adalah uraiannya:

Jumlah Pinjaman yang Terbatas

Pendanaan dengan tenggat waktu pendek memiliki jumlah pinjaman yang sangat terbatas. Sebab, hal itu bergantung pada kebijakan dari lembaga penyedia pinjaman dan keputusan bersama.

Jumlah Cicilannya Tinggi

Jika menggunakan pendanaan dengan tenggat waktu pendek, maka kamu harus melunasi pinjamannya. Dampaknya, cicilan per bulannya cukup tinggi.

Tidak Cocok untuk Modal Usaha

Jika kamu membutuhkan modal besar secara cepat untuk mengembangkan bisnis, maka jangan mengambil jenis pinjaman yang satu ini.

Hal itu dikarenakan kamu bisa merasa terbebani dengan cicilan yang besar, kemudian tidak sebanding dengan jumlah keuntungan di awal bisnis.

Sebagai gantinya, maka ada beberapa produk perbankan yang menyediakan pinjaman untuk para pengusaha dengan tenor dan bunga sesuai kemampuan.

Biaya Administrasi yang Tinggi

Saat awal pengajuan, debitur juga harus membayar biaya provisi dan lainnya yang bisa menghabiskan sekitar 3 hingga 7 persen dari jumlah pinjamannya.

Sedangkan untuk pinjaman bersifat fintech, maka akan lebih besar lagi karena beberapa perusahaan menyertakan biaya administrasi secara harian, bulanan, dan tahunan.

Jumlahnya pun beragam, mulai dari puluhan sampai ratusan ribu rupiah. Sehingga, kamu harus membayar bunga dan administrasi yang nominalnya hampir sama dengan pinjamannya.

Biaya Denda Keterlambatan yang Besar

Pendanaan jangka pendek tanpa jaminan pun sangat mempengaruhi biaya denda keterlambatan.

Misalnya, lembaga pinjaman non-bank memberikan bunga keterlambatan maksimal Rp150.000 per bulannya.

Hal itu tentunya sangat merugikan kamu, karena jumlah pinjamannya rendah.

Sedangkan untuk lembaga keuangan bank, telah memberlakukan biaya percepatan pelunasan yang cukup tinggi.

Contohnya, Bank Mandiri yang memberlakukan biaya percepatan pelunasan sebesar 5 persen dari sisa pokok pinjamannya.

Itulah penjelasan mengenai apa yang dimaksud pendanaan jangka pendek. Jika ingin melakukan pendanaan dengan tenggat waktu pendek, maka kamu harus siap menghadapi berbagai risiko yang ada.

Artikel Terkait