Nisab Emas Wajib Bagi Kaum Muslim, Begini Rumus Perhitungannya!

Nisab Emas Wajib Bagi Kaum Muslim, Begini Rumus Perhitungannya!
Nisab Emas Wajib Bagi Kaum Muslim, Begini Rumus Perhitungannya!

Apabila seorang muslim mampu secara finansial wajib menyisihkan sebagian harta kekayaannya untuk berzakat. Sudah selayaknya kita memberikan dari apa yang dimiliki kepada mereka yang membutuhkan. Hukum zakat sendiri merupakan kemampuan secara ekonomi dan sudah mencapai batas minimal untuk membayar zakat atau nisab. Untuk harta kekayaan bisa berupa nisab emas dan nisab perak yang berarti harta yang ingin dizakatkan.

Sementara itu nisab sendiri memiliki arti batas minimal yang sudah ditetapkan secara syariah untuk jadi pedoman dalam menentukan kewajiban zakat. Adapun syarat-syarat nisab sebagai berikut.

Zakat yang harus dipenuhi seseorang di luar kebutuhan

Zakat ini bisa berupa makanan, pakaian, kendaraan, tempat tinggal, dan alat-alat lainnya yang dapat dipakai untuk mencari mata pencaharian.

Zakat yang sudah berjalan selama setahun (haul)

Untuk zakat ini terhitung sejak kepemilikan nisab, terkecuali zakat buah-buahan dan hasil pertanian saat panen tiba. Apabila nisab tersebut nantinya berkurang, maka pada hitungan haulnya terputus. Sementara jika ingin sempurna kembali, maka perhitungannya akan dimulai lagi.

Contoh: nisab yang akan tercapai di bulan Muharram, kemudian bulan Rajab tahun itu ternyata harta yang ada berkurang dari nisabnya. Dengan begitu perhitungan nisabnya terhapus. Lalu pada bulan Ramadan di tahun itu hartanya kembali bertambah sampai mencapai nisab, maka hitungannya dimulai lagi pertama dari bulan Ramadan tersebut. Begitu seterusnya hingga mencapai setahun sempurna untuk dikeluarkan zakatnya.

Dalam syariah Islam sendiri ada beberapa macam zakat yang harus kamu keluarkan. Ada zakat fitrah yang bisa kamu keluarkan berupa beras, lalu zakat dari pekerjaan, zakat maal atau harta kekayaan. Lantas bagaimana perhitungan nisab emas yang benar?

Perhitungan Nisab Emas

Zakat maal ini berlaku bagi kaum muslimin dan muslimah yang memiliki harta kekayaan. Buat kamu yang masih bingung dengan rumus perhitungannya, simak berikut ini.

Zakat maal = 2,5% x jumlah kekayaan yang disimpan selama satu tahun.
Zakat harta kekayaan = 85 x harga emas terbaru per gramnya

Misalnya:
Atikah memiliki rekening tabungan sebesar Rp100 juta, dan deposito sejumlah Rp200 juta, kemudian rumah kontrakan senilai R500 juta dan emas senilai Rp200 juta. jika ditotalkan harta Atikah sebesar Rp1 miliar yang sudah dimiliki selama satu tahun.

Harga 1 gram emas katakanlah Rp250 ribu. Maka minimal nisab zakat harta kekayaannya adalah 85 x Rp250 ribu = Rp 21.250.000.

Dikarenakan kekayaan Atikah melebihi limit dari nisab, maka zakat maal yang harus dibayarkan yakni Rp 1 miliar x 2,5% = Rp 25 juta tiap tahun.

Nisab Emas

Nisab emas yang dizakatkan sebanyak 20 dinar, di mana 1 dinar = 4,25 gram emas. Maka 20 dinar setara dengan 85 gram emas murni. Kemudian dari nisab emas tadi diambil 2,5 persennya. Apabila melebihi nisab emas dan belum mencapai ukuran kelipatannya, dapat diikutkan dan diambil dari nisab awal.

Contohnya:
Irma punya simpanan 87 gram emas. Jika sudah mencapai haulnya, maka ia wajib untuk mengeluarkan zakatnya sebanyak 2,5% x 87 gram = 2,175 gram. Bisa juga mengeluarkan uang yang setara dengan nilai emas tersebut.

Jika sudah dipahami, mari berzakat dari sekarang supaya harta yang dimiliki menjadi lebih berarti untuk kamu dan sesama.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Share to :
Kembangkan uangmu sekarang juga Lakukan deposit segera untuk berinvestasi
Artikel Terkait