Milenial, Rumah Tangga Masa Kini

Meski Mahal Pesawat Pribadi Tetap Laris, Memang Senyaman Itu?

Sumber: Unsplash

Ajaib.co.id – Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan pesawat pribadi atau private jet makin marak diperbincangkan khususnya di media sosial. Meski dunia sedang dilanda pandemi global COVID-19, penggunaan private jet justru makin laris manis. Banyak dari orang kaya yang sering bepergian jauh memilih terbang menggunakan pesawat ini sebagai moda transportasi.

Di sisi lain, bagi kaum awam mungkin bisa naik pesawat saja sebulan sekali saja sudah jadi hal luar biasa. Naik pesawat berarti mengeluarkan kocek cukup dalam, apalagi naik jet pribadi, berapa uang yang harus dikeluarkan pemakainya.

Beberapa selebriti tanah air seperti Raffi Ahmad, Maia Estianty, Syahrini, dan Sandra Dewi diketahui memiliki pesawat pribadi. Jadi, untuk memiliki private jet memang harus banyak uang seperti mereka-mereka itu karena memiliki berarti harus mau mengeluarkan biaya untuk perawatannya.

Fakta Mengenai Pesawat Pribadi

Apakah kamu pernah memimpikan untuk memiliki pesawat pribadi? Jika ya, berarti kamu harus bekerja lebih keras lagi untuk bisa membelinya. Meskipun ada jet pribadi dijual dengan harga murah tetap saja nilainya masih tidak masuk akal bagi sebagian orang.

Namun fakta yang ada, private jet dianggap sudah menjadi bagian dari gaya hidup orang-orang kaya di seluruh dunia. Mulai dari pebisnis, selebriti, bahkan beberapa pejabat kita memiliki gaya hidup tersebut.

Pesawat jet pribadi paling mahal di muka bumi dimiliki oleh Pangeran Saudi Al-Waleed bin Talal. Harga pesawat itu fantastis mencapai angka US$500 juta atau setara Rp7,5 triliun. Saking mahalnya, pesawat ini punya garasi untuk dua mobil, kendang unta dan hewan, serta ruang sholat yang bisa berputar supaya selalu bisa menghadap Mekah.

Namun, menurut pendiri sekaligus CEO Private Jet Service Greg Raiff yang berlokasi di New Hampshire, membeli pesawat terbang bukan sebuah keputusan yang baik bagi keuangan siapa pun. Pembeliannya membutuhkan biaya besar, belum lagi perawatannya yang juga sangat mahal. Gaji satu tahun pegawai PNS saja belum cukup untuk membiayai perawatan jet pribadi.

Pasalnya harga satu pesawat jet pribadi berkisar antara US$3 juta sampai US$90 juta atau setara Rp45 miliar – Rp1,35 triliun. Ada juga orang yang membeli jet bekas yang lebih murah tapi harganya pun masih jutaan dolar. 

Harga itu baru pembeliannya saja, belum termasuk biaya perawatan dan perbaikannya yang masing-masing ukuran pesawat berbeda-beda biayanya.

Selain itu pemilik pesawat harus mau mengeluarkan biaya bahan bakar yang jadi salah satu paling besar. Contohnya, pesawat Bombardier Global 8000 kapasitas bahan bakarnya hampir mencapai 50.000 poundsterling. Jadi, jika dirata-ratakan sekali mengisi tangki biayanya sebesar US$53.000 atau Rp795 juta.

Alasan Memilih Pesawat Pribadi

Jika memang ucapan Greg Raiff itu benar, lalu kenapa banyak orang kaya membeli pesawat pribadi? Selain karena mereka mampu secara finansial, ada beberapa alasan yang membuat mereka memutuskan membeli atau menyewa private jet.

  • Hemat Waktu

Salah satu alasan utama bagi para pengguna jet pribadi adalah hemat waktu. Apapun jadwal acara yang dimiliki dan seberapa jauh perjalanan, kamu bisa menggunakan pesawat ini kapan saja.

Kamu bisa datang ke bandara beberapa menit sebelum waktu keberangkatan, dan jika jadwal sewaktu-waktu berubah kamu bisa mengaturnya sendiri. Lebih istimewanya lagi, kamu bisa terbang langsung ke tujuan tanpa perlu transit.

Duduk nyaman di pesawat tanpa diganggu oleh delay, tidak harus capek mengantri tiket di bandara, bahkan tempat pendaratan pesawatnya pun lebih banyak tersedia dan fleksibel dibandingkan pesawat komersial. Berbagai manfaat penerbangan bisa didapatkan bagi yang memiliki private jet.

Khusus bagi pebisnis, CEO, maupun pekerja yang selalu ingin tepat waktu, jet pribadi jadi pilihan transportasi yang pas dan hemat waktu. Bagi mereka waktu adalah uang sehingga tak akan merasa rugi memiliki satu pesawat pribadi dan justru sangat menguntungkan.

  • Kenyamanan

Alasan sebagian orang membeli jet pribadi adalah mencari kenyamanan saat melakukan perjalanan. Di Amerika Serikat, tersedia lebih dari 5.000 bandara khusus untuk pesawat jet pribadi. Sedangkan untuk pesawat komersial hanya ada sekitar 500 bandara.

Menggunakan jet pribadi, kamu bisa mendarat di tempat yang lebih dekat ke tujuan. Kamu pun bisa membawa barang-barang kesayanganmu atau instrumen tertentu, bahkan hewan peliharaan.

  • Fleksibilitas

Keuntungan memiliki pesawat pribadi adalah fleksibilitasnya. Pesawat bisa menunggu jika kamu datang terlambat atau bisa merubah rencana keberangkatan secara mendadak. Pada intinya pesawat bisa tersedia kapan saja ketika ingin menggunakannya.

  • Privasi

Bagi kamu yang menggunakan jasa pesawat jet pribadi bisa memanfaatkan waktu lebih produktif tanpa ada gangguan, atau bisa juga mengadakan meeting khusus di pesawat. Perjalanan kamu pun akan jarang terekspos seperti orang pada umumnya sehingga sangat membantu menjaga kerahasiaan kesepakatan penting yang sedang dijalin dengan klien.

Pesawat Pribadi Termewah

Menggunakan pesawat pribadi jadi cara ternyaman yang dipilih orang-orang kaya untuk bepergian. Saat ini sudah ada banyak berbagai tipe jet pribadi yang diproduksi tapi tidak semua bisa memberikan kenyamanan secara maksimal.

Beberapa pesawat jet pribadi berikut ini diyakini mampu membuat penumpangnya merasakan kenyaman ekstra.

Boeing Business Jet 747-8

Pesawat ini diklaim memiliki kabin terbesar di antara pesawat jet pribadi yang ada dengan panjang mencapai 63,2 meter. Kapasitas penumpangnya sekitar 100 orang dengan tampilan interiornya seperti ada di rumah atau ruangan khusus bisnis. Di dalamnya pun disediakan 2 pilihan meja makan, yakni untuk formal dan kasual.

Embraer Lineage 1000E

Pesawat jet pribadi ini punya kabin 2,5 kali lebih besar dibandingkan ultra long range jet yang lain. Keunggulan dari pesawat ini diklaim lebih hemat dari segi biaya operasinya sebesar 20%.

Panjang pesawat ini mencapai 36,24 meter yang memiliki 5 zona kabin multifungsi. Kelima zona kabinnya ini bisa diatur jadi multi-cabin lounge, meja makan, hingga master suite lengkap dengan walk-in shower dan queen-size bed. Untuk kapasitas penumpangnya, pesawat pribadi ini hanya tersedia 19 kursi saja.

Gulfstream G650

Ini adalah jet pribadi yang diklaim mampu terbang melebih 92% kecepatan suara. Kabinnya yang di desain setinggi 3 meter membuatnya merasa nyaman dengan kapasitas 18 kursi penumpang.

Panjang pesawat yang mencapai 30,41 meter mampu memberikan relaksasi lebih walau sedang berada di ketinggian 13 meter. Pesawat ini termasuk yang paling mahal di pasaran jet pribadi dengan harga US$70 juta atau Rp10,5 triliun.

Artikel Terkait