Keuntungan dan Risiko Investasi Saham SWAT

saham-swat
saham swat

Saham SWAT baru saja melantai di bursa pada Juni tahun lalu. Namun pergerakan saham ini cenderung menurun. Sebenarnya, bagaimana kinerja perusahaan? Apakah berpotensi untung? Simak ulasan berikut ini ya.

PT Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT) adalah perusahaan yang memproduksi kertas, seperti karton, paper tube, dan paper tube sejak 1990. Pada 8 Juni 2018, perusahaan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode emiten SWAT.

Harga perdana saham SWAT sebesar Rp160, lalu harga naik sebesar Rp530 pada 22 Juni tahun yang sama. Tetapi setelah itu harga cenderung turun dan saat ini, Rabu (18/09), saham dihargai Rp118.

Padahal jika melihat keuntungan emiten, pada 2018 emiten mencatatkan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp694,39 juta. Nilai tersebut naik 29,71 persen dari Rp535,32 juta. Sedangkan laba kuartal I-2019 naik dari sebelumnya, yaitu dari Rp62,05 miliar menjadi Rp53,95 miliar. Selain itu, emiten mengalami kenaikan beban dan pokok dan penurunan aset.

Dilihat dari harga, saham SWAT cukup terjangkau. Tetapi untuk investasi jangka panjang, kamu perlu mengikuti aksi emiten, serta memahami ilmu pasar modal. Jangan lupa, untuk menyelaraskan tujuan berinvestasi dan keuntungan yang akan didapatkan.

Keuntungan dan Risiko Saham SWAT

Kehadiran keuntungan dan risiko dalam dunia saham sangat berkaitan erat. Hal ini tak hanya berlaku pada saham SWAT, tetapi semua saham. Semakin besar untung yang diinginkan, semakin besar pula risikonya.

Keuntungan saham, yaitu dividen dan capital gain. Dividen adalah laba atau pendapatan perusahaan yang besarnya ditetapkan oleh direksi serta disahkan oleh rapat umum pemegang saham untuk dibagikan kepada para pemegang saham. Pada umumnya, emiten yang memperoleh laba akan membagikan dividen. Tetapi ada pula yang tidak melakukannya meski laba. Dan jenis dividen yang dibagikan dapat berupa tunai maupun saham.

Capital gain atau keuntungan modal merupakan laba yang dihasilkan dari selisih harga beli dan harga jual saham. Untuk mendapatkan keuntungan ini, kamu harus memantau harga saham pada waktu perdagangan beroperasi. Senin-Jumat mulai pukul 09.00-15.49 WIB.

Sementara itu, risiko investasi saham adalah capital loss, suspend, dan likuidasi. Capital loss adalah kebalikan dari capital gain, yaitu harga jual lebih rendah dari harga beli. Kalau harga saham SWAT menurun, jangan dijual. Tahan dulu sampai harga naik sesuai ekspektasimu.

Suspend atau menangguhkan adalah risiko investasi di mana terjadi kenaikan harga tidak wajar, harga saham turun drastis, dan emiten tidak memenuhi syarat yang diminta oleh BEI. Dan risiko terakhir adalah likuidasi, yaitu pembubaran perusahaan oleh Pengadilan dan perusahaan harus membereskan utang, piutang, dan menyelesaikan sisa harta di antara para pemilik perusahaan atau pemegang saham.

Membeli saham SWAT atau saham apapun harus dipikirkan secara matang. Risiko selalu ada, tetapi kamu bisa mengimbangi dengan memperbarui berita ekonomi terkini melalui media terpercaya.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Ayo bergabung dengan Ajaib, investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Ikuti Kami
Artikel Populer
Artikel Terkait