Keuangan Transparan Faktor Penting Pernikahan Langgeng

Pernikahan

Pernikahan, sebagian besar manusia pasti menginginkannya. Menjadi suami, menjadi istri, dan memiliki keturunan merupakan impian. Menikah tidak selalu mulus atau bergejolak bak sinetron televisi. Namun semua sepakat, satu kali menikah dan langgeng selamanya.

Tentu banyak hal dan faktor yang membuat langgeng pernikahan. Saling memahami, saling pengertian, merupakan dua faktornya. Di luar itu, membuat langgeng pernikahan adalah bagaimana mengatur keuangan rumah tangga. Keuangan yang transparan juga merupakan kunci saling percaya atas keuangan dari pasangan.

Jadi bagaimana membuat manajemen keuangan yang transparan dalam rumah tangga. Coba simak tips dan ulasan di bawah ini.

Tips Manajemen Keuangan Dalam Pernikahan

1. Buat akun masing-masing dan 1 akun gabungan.

2. Catat dan amati jenis pengeluaran.

3. Susun prioritas keuangan secara bersama.

4. Diskusikan bersama kondisi dan kebijakan keuangan secara teratur.

5. Tabung 10% dari pendapatan.

6. Kelola utang secara berpasangan.

7. Coba hidup tanpa utang.

Rekeningmu, Rekeningku, Rekening Bersama

Sekarang bukan jamannya lagi ribut memperdebatkan kewajiban kepala keluarga sebagai pencari nafkah dalam pernikahan. Situasi ekonomi global dan nasional yang melambat mendorong suami dan istri aktif mencari nafkah, secara konvensional maupun kreatif.

Terlepas dari siapa yang lebih produktif meraih pundi, manajemen keuangan yang baik dalam sebuah pernikahan memerlukan portfolio akun bank yang meliputi akun dana pribadi milik suami, istri dan rumah tangga. Pemisahan itu bukan untuk menyembunyikan kebebasan finansial pribadi dari campur tangan pasangan, tapi untuk merayakannya bersama.

Tiap individu produktif berhak merasakan kepuasan menerima hasil jerih-payahnya, dan sebagai suami dan istri, keduanya juga berkewajiban berkontribusi pada kelangsungan kesejahteraan rumah tangga. Keseimbangan antara hak dan kewajiban adalah resep kebahagiaan setiap komitmen, dan tranparansi selalu jadi kuncinya.

Ketidakterbukaan Adalah Virus

Faktor utamanya ketidakterbukaan adalah keengganan berkompromi untuk mendapatkan dukungan. Tiap individu pasti punya standar prioritas dan etika berbeda, sekalipun sudah terikat pernikahan. Jarang satu pihak bisa bebas melaksanakan 100% keinginannya tanpa pertimbangan pasangannya.

Hal ini yang menyebabkan seringnya terjadi penyelewengan finansial rumah tangga secara diam-diam, dan akhirnya menimbulkan pertikaian dan rusaknya kepercayaan.

Hindari fenomena ini dengan memotivasi diri masing-masing untuk mendiskusikan keinginan pribadi dengan pasangan, demi tercapainya kesepakatan dan dukungan. Yakinkan diri sendiri dan pasangan, bahwa setiap bentuk pertimbangan beritikat baik.

Posisi Menteri Keuangan

Meskipun masing-masing sudah memiliki akun pribadi yang transparan, harus ada satu pihak yang bertanggung jawab atas pembukuan harian rumah tangga. Kalau suami-istri dua-duanya akuntan, pasti rebutan ingin menduduki posisi Menteri Keuangan Rumah Tangga ini. Tapi yang paling bijaksana, serahkan fungsi ini kepada pihak yang paling punya kapabilitas untuk mengerjakannya.

Jangan lagi terpengaruh stereotype pembagian peran dalam rumah tangga. Umumnya istri adalah Menteri Keuangan Rumah Tangga. Jika istri mampu dan menikmatinya, perfect. Tapi jika sang suami ternyata lebih piawai, go ahead! Dengan begitu urusan keuangan rumah tangga bukanlah beban, melainkan kesenangan.

Wewenang = Tanggung Jawab

Wewenang sebagai Menteri Keuangan Rumah Tangga berarti berhak memutuskan seluruh anggaran, jenis dan waktu pengeluaran dana rumah tangga. Ingat, transparansi dan diskusi selalu bermanfaat, meskipun keputusan akhir ada di tangan.

Wewenang memutuskan pembelanjaan rumah tangga juga harus sejalan dengan tanggung jawab hasilnya, yaitu kualitas kesejahteraan hidup anggota keluarga yang meliputi: pangan, sandang, kesehatan, pendidikan, ibadah, transportasi dan rekreasi.

Menteri Keuangan harus jadi paling cost benefit dan shopping savvy. Targetnya: pengeluaran dana sekecil mungkin untuk kualitas produk/jasa rumah tangga terbaik. Ia adalah kuncennya promo, pawangnya diskon dan stalker launch produk baru! Plus, pembukuannya harus flawless, tak serupiah pun lolos dari pengamatan.

Yang enggak doyan shopping dan “malu nawar”, mending enggak usah jadi Menteri Keuangan.

Keuntungan vs Kerugian

Sama seperti keuntungan, kerugian keuangan adalah tanggungan bersama meskipun penyebabnya kelalaian atau ketidakberuntungan salah satu pihak. Unfaedah untuk menimpakan kesalahan pada satu pihak. Prioritas utama adalah segera mencari solusi terbaik, agar bisa keluar dari situasi yang merugikan.

Itulah sebabnya, transparansi, diskusi dan kompromi jadi super penting. Rasa senasib sepenanggungan diemban dari awal hingga akhir, sehingga semua ikhlas menanggung bersama akibat maupun manfaat tiap aktivitas keuangan. Selamat mengarungi bahtera finansial bersama ya.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait