Rumah Tangga Masa Kini

Cara Menghemat Listrik untuk Menekan Anggaran Rumah Tangga

Cara Menghemat Listrik untuk Menekan Anggaran Rumah Tangga

Masih ingat rumus mengatur anggaran 20:30:50 dari pendapatan bulanan? 20% investasi, 30% rekreasi, dan 50%. Di dalam biaya rumah tangga yang 50% itu pasti ada biaya rekening bulanan listrik. Untuk yang kos pun, ada biaya iuran listrik di luar sewa kamar, terlebih jika menggunakan AC, TV, lemari es, laptop, kompor listrik, dan lain sebagainya. Karenanya, ketika gaya hidup meningkatkan konsumsi listrik, pahami juga cara menghemat listrik.

Biaya bulanan listrik selalu signifikan di dalam keseluruhan biaya konsumsi bulanan. Padahal, dibanding negara-negara di dunia, penggunaan energi listrik perkapita Indonesia tergolong terkecil. Riset mengungkap bahwa biaya rata-rata per bulan pemakaian listrik sebuah rumah tangga golongan 2200 VA RTM (ada AC) sebesar Rp 500.000,- s/d 1.500.000,- per bulan, dan untuk (kos) perorangan Rp 250.000 s/d 500.000,- per bulan. Wow! Lumayan ganggu ya? Apalagi kalau wacana naiknya tarif listrik terjadi. Gawat! Masa’ anggaran rumah tangga habis cuma untuk tagihan listrik? 

Siapa yang Harus Paham Cara Menghemat Listrik?

Ini bukan cuma tugas ibu rumah tangga lho! Ini tugas semua pengguna listrik. Berusaha lebih cermat mengawasi pemakaian listrik harus jadi kesadaran semua, bahkan anak-anak. Ide pemerataan distribusi listrik memang oke, tapi bukan pemborosannya. Penghematan konsumsi listrik bukan hanya utopia nyinyir soal pelestarian lingkungan, tapi upaya nyata penyehatan keuangan keluarga maupun pribadi. 

Cara Menghemat Listrik dengan Pilihan Sistem

Konsumsi listrik bisa dihemat lewat berbagai cara. Revolusi Listrik Prabayar yang digagas Dahlan Iskan pada tahun 2011 melahirkan metode terobosan penghematan listrik dengan meletakkan kontrol dan konsekuensi pemakaian sepenuhnya pada pihak pengguna meteran listrik. Dengan sistem ini, pengguna harus mengkalkulasi sendiri konsumsi listriknya, menganggarkan dan membeli pulsanya di awal (tanpa embel-embel abodemen), mendapat peringatan saat pulsanya hampir habis, dan mengalami black out lokal di unitnya ketika pulsanya habis, sehingga harus mengisi ulang. Sebuah sistem yang mencerdaskan bangsa ya!

Cara Menghemat Listrik dengan Perilaku

Bangun subuh langsung mematikan semua lampu rumah, adalah salah satu perilaku rutin yang mengagumkan. Pelakunya berarti menyadari betul pembagian peran antara energi listrik dengan energi matahari. Para arsitek idealis selalu merancang hunian dan kantor yang bisa memaksimalkan penggunaan energi matahari, karena itu energi gratis! Para ahli energi terbarukan sedang giat menciptakan pengolah energi matahari yang semakin handy dan murah. Jadi, biasakan perilaku kecil yang menghemat konsumsi listrik, seperti:

  • Mematikan lampu saat tidak dibutuhkan.
  • Menggunakan bola lampu hemat energi.
  • Memilih perangkat listrik dengan watt kecil.
  • Buka jendela (& gunakan kawat nyamuk) untuk sirkulasi udara segar dan mengurangi pemakaian AC.
  • Penggunaan water heater hanya sesuai jumlah air panas yang diperlukan.
  • Tidak sering membuka tutup lemari es, agar tidak meningkatkan konsumsi energi refrigerator. Jauhkan lemari es dari sinar matahari langsung, kompor, oven, dan atur temperaturnya 2-4º C agar kompresor tidak bergerak. 

Cara Menghemat Listrik dengan Inovasi Milenial

  • Pasang Rooftop Solar Panel 
  • Alat penghemat listrik yang banyak direkomendasikan adalah Original Home Electric Saver 5500-8800 VA dan I – SORJ Soft Starter 2A/440W – Penghemat Tarikan Awal
  • Penghemat Listrik Dragon Power
  • HANNESC Intelligent Power saver
  • Enter Indonesia Alat Penghemat Listrik
  • LaBanja Kingsaver Penghemat Listrik
  • Power Star – PLN Saver Energy Stabilizer 
  • Zenco 40A
  • Lumina Penghemat Listrik Teknologi Germany
  • HES Type 1 (450 – 1.300 watt)
  • Token Magic Save, Token Power Plus, Token EPS, Token Electricity Saving Box, dan Token International SORJ Starting Energy Saver

Itulah beberapa cara menghemat listrik yang bisa kamu lakukan. Dengan menghemat listrik, kamu bukan hanya membantu meringankan biaya atau anggaran rumah tangga, tapi juga bisa membantu menghemat energi dan sumber daya.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait