Jenis-jenis Pajak yang Jadi Kewajiban Warga Negara Indonesia

jenis-jenis pajak
jenis-jenis pajak

Salah satu kewajiban warga negara yang baik adalah dengan membayar pajak. Walaupun demikian, masih banyak warga negara yang tidak memahami jenis-jenis pajak. Sebagian besar, karena jarangnya berurusan dengan masalah pajak atau tidak pernah mengurus masalah pajak sendiri.

Padahal, membayar pajak merupakan salah satu bentuk kontribusi penting bagi kemajuan bangsa. Bahkan, pajak merupakan sumber pendapat negara terbesar, hingga mencapai lebih dari 80%.

Berdasarkan laporan Menteri Keuangan, pendapatan negara yang terkumpul hingga 31 Juli 2019, adalah Rp1.053 Triliun, dengan pendapatan dari pajak sebesar Rp810 Triliun.

Oleh karena itu, mulai sekarang ada baiknya mengenal jenis-jenis pajak yang ada di Indonesia, dan jangan lupa untuk menunaikan kewajiban membayar pajak tersebut.

Jenis-jenis Pajak yang Mesti Ditanggung

Pajak Penghasilan (PPh)

Pajak penghasilan adalah jenis pajak yang dikenakan pada perseorangan atau pun badan usaha atas penghasilan yang didapatkan. Mungkin inilah jenis pajak yang paling umum bagi masyarakat kita.

Biasanya, bagi karyawan, pajak ini dikenakan langsung pada saat penggajian. Jadi, gaji yang diterima sudah dikenai potongan pajak sebelumnya.

Penghasilan yang dimaksud tidak saja terbatas pada gaji. Namun bisa juga berupa hadiah, honorarium, keuntungan usaha, keuntungan investasi, dan lain sebagainya. Besaran pajak beragam, mulai dari 5% hingga 30%. Selain itu, semakin besar penghasilan, semakin besar juga presentase pajak kewajiban warga negara yang harus dibayarkan.

Pajak Pertambahan Nilai (PPn)

Pajak Pertambahan Nilai adalah pajak yang dikenakan pada barang atau jasa yang terkena pajak. PPn PPN dikenakan pada mereka yang mengkonsumsi barang atau jasa kena pajak tersebut. Contoh yang paling umum, adalah PPN restoran atau rumah makan yang dikenakan pada konsumen. Berupa tambahan biaya sebesar 10% dari total tagihan.

Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM)

Menggemari barang mewah? Maka ada kewajiban warga negara lainnya yang harus kamu penuhi. Yaitu membayar PPnBM. Sesuai namanya, Pajak Penjualan Barang Mewah dikenakan pada konsumen yang mengkonsumsi barang mewah.

Lantas seperti apa yang dimaksud dengan barang mewah tersebut? Dilansir dari klikpajak.id, berikut ini adalah kriteria dari barang mewah yang dimaksud :

  • Bukan merupakan barang kebutuhan pokok.
  • Hanya dikonsumsi oleh golongan masyarakat tertentu.
  • Dikonsumsi oleh masyarakat berpenghasilan tinggi.
  • Barang tersebut dikonsumsi hanya untuk menunjukkan status atau kelas sosial.

Secara sederhana, barang yang dikenakan PPnBM dibagi menjadi dua jenis, yakni PPnBM kendaraan bermotor, dan PPnBM bukan kendaraan bermotor. Besaran pajaknya juga beragam, mulai dari 20% untuk hunian mewah dengan harga minimal 10 Miliar Rupiah. Hingga 75% untuk kapal pesiar atau yacht yang digunakan untuk keperluan atau keuntungan pribadi.

Bea Materai (BM)

Kamu mungkin pernah menggunakan materai tanpa terlalu memikirkan apa manfaatnya. Sebetulnya, materai juga merupakan bentuk pembayaran pajak yang dikenal dengan nama Bea Materai (BM). BM adalah pajak yang dikenakan pada penggunaan dokumen.

BM harus digunakan pada dokumen penting, khususnya dokumen-dokumen berharga. Mulai dari surat kuasa, surat perjanjian jual beli, surat kontrak, kuitansi, hingga efek atau surat berharga lainnya.

Memenuhi persyaratan yang ditentukan untuk menggunakan materai pada berbagai dokumen merupakan kewajiban warga negara yang harus dipenuhi. Sehingga, dokumen tersebut dapat memiliki kekuatan hukum.

Setelah mengetahui jenis-jenis pajak yang dikenakan atas diri kamu, jangan lupa untuk selalu membayar pajak atau jasa yang telah ditentukan ya.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait