Ini Pengaruh Investasi pada Pembangunan Ekonomi Indonesia

pembangunan ekonomi
pembangunan ekonomi

Ajaib.co.id – Selama ini mungkin banyak dari kamu beranggapan bahwa investasi hanya sekedar alat untuk mencari keuntungan pribadi. Padahal, investasi sendiri punya peran penting dan memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan pembangunan ekonomi di Indonesia. Kenapa demikian?

Alasannya yaitu karena investasi ini adalah salah satu komponen dalam pendapatan nasional yang dikenal dengan sebutan Produk Domestik Bruto (PDB) atau Gross Domestic Product (GDP). Antara PDB dengan investasi mempunyai korelasi yang positif, jika investasi meningkat, maka pendapatan nasional akan ikut bergerak naik. Begitu pula sebaliknya, apabila investasi sedang jatuh, maka pendapatan nasional juga menurun. Memang seperti itulah dampak yang ditimbulkan keduanya.

Untuk bisa meningkatkan pertumbuhan dan pembangunan ekonomi Indonesia tahun 2020, perlu adanya peran strategis yakni pembentukan modal. Nah, pembentukan modal ini nantinya bersumber dari hasil kegiatan investasi dan pendanaan di beberapa pasar keuangan. Maka dari itu, modal yang ditanamkan oleh investor (perusahaan maupun individu) bsia membantu perekonomian dalam menambah stok modal yang diperlukan.

Kemudian modal-modal yang ada ditujukan ke proses produksi, sehingga mampu menghasilkan barang dan jasa yang bisa dimanfaatkan oleh semua lapisan masyarakat di waktu yang akan datang. Kendati demikian, investasi sendiri tidak bisa dijadikan tolak ukur dari situasi yang terjadi pada perekonomian Indonesia. Karena ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi selain dari investasi tadi.

Disini investasi lebih mengacu kepada alasan yang memengaruhi pertumbuhan dan pembangunan nasional dan ekonomi Indonesia yang lebih baik dan semakin maju. Lalu adakah pengaruhnya investasi terhadap pertumbuhan dan pembangunan Indonesia? Jelas ada! Silahkan kamu melanjutkan membacanya di bawah ini untuk cari tahu jawabannya.

Pengaruh Investasi Terhadap Pembangunan Indonesia

#1 Realisasi Investasi Pada Penanaman Modal Indonesia

Beberapa tahun belakangan ini, perekonomian Indonesia sedang tumbuh dengan baik. Hal ini terlihat dari sudah ada berbagai perusahaan serta pemerintah yang memberi kemudahan kepada para investor untuk berinvestasi. Mulai pendanaan untuk saham, obligasi, hingga Peer-to-Peer Landing. Semua komponen itu bisa dikatakan sebagai alternatif investasi yang banyak diminati para investor.

Berdasarkan data dari laporan Bank Dunia, Indonesia berada di urutan ke 72 dari 190 negara dalam kategori Kemudahan berusaha atau Ease of Doing Businsess (EoDB). Selain itu, World Investment Report pada 2018 dan 2019 juga menunjukkan bahwa terjadi pertumbuhan investasi yang dirasa cukup signifikan pada Foreign Direct Investment (FDI) kepada Indonesia.

Disamping itu, ada lembaga pemeringkat (Fitch Rating) yang membuat Sovereign Credit Rating Indonesia masuk ke dalam peringkat PBB. Dari situ sudah tercermin ada keyakinan yang kuat atas pertumbuhan perekonomian Indonesia dan resiliensi pada sektor eksternal Indonesia di tengah kondisi ekonomi global yang tak menentu seperti sekarang ini.

Tercatat selama triwulan II 2019, realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp95,6 triliun serta Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp104,9 triliun. Menariknya, persentase PMDN dan PMA ini mengalami peningkatan mencapai 18,6% dan 9,6% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2018 silam.

Sementara di kuartal I tahun 2019, realisasi investasi naik sebesar 5,3% menjadi Rp195,1 triliun dibandingkan pada tahun 2018.

#2 Tantangan Menghadapi Masa Depan

Dalam rangka pembangunan ekonomi, tentu ada harapan di masa yang akan datang bahwa Indonesia semakin lebih lagi. Termasuk bisa berada di peringkat 40 besar dalam kemudahan berinvestasi. Apabila harapan itu bisa terealisasi, pertumbuhan dan pembangunan ekonomi Indonesia akan semakin baik dan maju.

Untuk bisa mewujudkan hal itu, diperlukan kerja keras dari lembaga untuk melakukan pemangkasan 50% dari 42.000 regulasi yang dinilai menghambat proses masuknya kegiatan investasi dari luar ke Indonesia.

Sementara dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia, dibutuhkan juga pembangunan infrastruktur secara merata agar mampu menyerap sumber daya manusia. Dimana nantinya dapat mengurangi tingkat pengangguran dan kesejahteraan masyarakat meningkat. Untuk itu, pemerintah perlu melakukan berbagai upaya, seperti akselerasi perbankan dan pembangunan ekonomi melalui invetasi, terutama bidang infrastruktur. Dan diharapkan bisa terhubung ke berbagai sentra ekonomi produktif.

Di sisi lain, sektor swasta juga jadi salah satu investor yang memiliki potensi besar untuk membantu dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia, bisa melalui pasar obligasi ataupun sekuritas utang. Inilah yang jadi alasan kenapa pemerintah Indonesia membuka aset infrastruktur yang dimiliki kepada pihak swasta.

Itulah tadi penjelasan dampak investasi terhadap pertumbuhan dan pembangunan ekonomi Indonesia. Semoga bisa membantu dan memberi jawaban!

Setelah kamu membaca ulasan di atas, adakah timbul keinginan untuk mulai berinvestasi? Pastinya tertarik dong ya.

kamu bisa memulai menaruh dana untuk investasi di Ajaib, yang merupakan aplikasi investasi dengan pertumbuhan nomor 1 di Indonesia. Untuk saat ini Ajaib berfokus pada investasi reksa dana dan obligasi. kamu tak perlu khawatir terkait keamanan berinvestasi di Ajaib, karena saat ini Ajaib diawasi langsung dan resmi terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain membantu untuk pertumbuhan dan pembangunan ekonomi Indonesia, dengan berinvestasi kamu pun bisa memperoleh imbal hasil sekitar 17% per tahunnya. Bagi kamu yang belum mahir tak perlu cemas, karena ada manajer investasi yang bekerja sama dengan Ajaib siap mengelola dana kamu dengan baik. Coba sisihkan minimal Rp100.000 tiap bulannya untuk investasi reksa dana di Ajaib. Selanjutnya kamu akan lihat bagaimana sistem bekerja dengan aktif dan mendatangkan keuntungan.

Namun, bagi dirasa jumlah Rp100 ribu sedikit berat, maka kamu bisa memulai investasi reksa dana di ajaib hanya dengan Rp10 ribu. Mudah dan murah bukan? Bukan hanya itu, di Ajaib juga lah kamu bisa memulai investasi sesuai dengan kebutuhan dan tujuan investasimu. Kamu bisa menyesuaikannya dengan dana yang kamu miliki juga disesuaikan dengan karakter kamu, apakah kamu tipe investor dengan pengambil risiko rendah ataupun tinggi. Yuk mulai berinvestasi sekarang!

Bacaan menarik lainnya:

Sadono Sukirno. (2012). Makroekonomi Teori Pengantar Edisi Ketiga. Jakarta: Rajawali Pers


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait