Saham

Ini Beberapa Saham Milik Lo Kheng Hong yang Menginspirasi

saham milik lo kheng hong

Dijuluki Warren Buffet-nya Indonesia, saham milik Lo Kheng Hong memang ada begitu banyak. Lalu mengapa saham milik Lo Kheng Hong ini bisa menjadi inspirasi? Simak ulasan redaksi Ajaib berikut ini.

Lo Kheng Hong, pria berusia 59 tahun ini dikenal karena kemahirannya di bursa saham. Meskipun bukan satu-satunya yang sukses di bursa saham. Namun beliau merupakan salah satu yang populer. Ada banyak saham milik Lo Kheng Hong sampai saat ini.

Lo Kheng Hong tidak memiliki bos juga karyawan yang bekerja untuknya. Juga tidak memiliki kantor untuk bekerja. Kekayaan yang didapat Lo Kheng Hong berasal dari investasi saham yang dilakukannya dan mendapat julukan sebagai Warren Buffet Indonesia.

Ketika bekerja, Lo Kheng Hong hanya tinggal duduk manis dirumah atau bisa dimanapun dan uang akan bekerja untuknya. Dengan berinvestasi di pasar modal dan memiliki keuntungan yang sangat besar Lo Kheng Hong tetap menikmati hidup sederhana.

Berikut beberapa saham milik Lo Kheng Hong:

Saham Petrosea Tbk (PTRO)

Dalam profil Lo Kheng Hong, beliau memiliki 137.842.000 lembar atau kurang lebih 13,67%. Karena kepemilikannya tersebut, Lo Kheng Hong berhak mendapatkan dividen sebesar Rp16,5 miliar. Nilai yang didapatkan tersebut lebih besar dari yang didapatkan sebelumnya.

Melihat dari laporan keuangan Petrosea. Pada tahun 2018 Petrosea mencatat laba sebesar $22,96 juta USD jika dirupiahkan sekitar Rp324,7 miliar. Lalu di tahun 2017, Petrosea mendapatkan keuntungan sebesar $11,63 juta USD atau Rp164,5 miliar.

PT Petrosea merupakan salah satu perusahaan yang bergerak pada sektor pertambangan, infrastruktur dan transportasi. PT Petrosea juga merupakan salah satu anak dari perusahaan Indika Energy Group.

Kepemilikan saham PT Petrosea sebagian besar dimiliki oleh Indika Energy Group, yakni mencapai 704 juta lembar kurang lebih sekitar 69,80%. Dengan begitu secara otomatis Indika Energy Group menjadi mayoritas pemegang saham PT Petrosea.

Saham Mitrabahtera Segara Sejati (MBSS)

Mitrabahtera Segara Sejati merupakan salah satu saham yang dimiliki Lo Kheng Hong. Beliau memiliki saham MBSS sekitar 97 juta lembar atau sekitar 5,549%. Kepemilikannya cukup besar meskipun tidak sebesar yang pertama.

Saham yang dimiliki Lo Kheng Hong tersebut bisa membuat beliau mendapat Rp10 miliar sehari saat harga saham perlembarnya naik. Dengan melihat hal tersebut, Lo Kheng Hong bisa mendapatkan miliaran dengan menjual seluruh saham yang dimilikinya.

Baik Mitrabahtera dan PT Petrosea, Tbk. Keduanya merupakan bagian dalam Indika Group, bisa dibilang sebagai anak perusahaan Indika Group. Kepemilikan saham Indika Group atas Mitrabahtera mencapai 51%.

Dengan memiliki saham yang begitu banyak tersebut. Menjadikan Indika Group sebagai pemegang saham paling besar. PT Mitrabahtera Segara merupakan perusahaan pada sektor utilities, transportasi dan infrastruktur. 

Jadi perusahaan ini bisa dibilang juga menyediakan solusi logistik dan transportasi laut terutama dalam pengiriman batu bara. Lo Kheng Hong membeli saham Mitrabahtera Segara Sejati sejak pertengahan 2016 yang lalu.

Inspirasi Investasi Saham Lo Kheng Hong

Lo Kheng Hong dalam beberapa kesempatan sering menyampaikan inspirasi untuk investasi saham yang sedikit unik dari kebanyakan investor lainnya. Strategi yang diterapkan Lo Kheng Hong ternyata sangat sederhana dan bisa segera ditiru.

Banyak inspirasi investasi saham yang dikeluarkan Lo Kheng Hong. Berikut beberapa diantaranya:

Gejolak Bursa Saham Adalah Berkah

Lo Kheng Hong pernah mengatakan bahwa fluktuasi bursa saham justru memungkinkannya untuk menemukan banyak saham salah harga. Lo Kheng Hong mengatakan memiliki daftar kurang lebih 20 saham yang harus dibeli.

Saham Sektor Potensial Belum Tentu Layak Dibeli

Meski banyak yang menganggap jika saham sektor barang konsumen dan perbankan potensial. Lo Kheng Hong tidak memasukkan sahamnya pada dua sektor tersebut dalam portofolionya. Hal itu karena beliau belum menemukan saham salah harga.

Saham salah harga sendiri maksudnya yaitu saham harganya terlalu murah jauh dibawah harga pasarnya dan nilai wajarnya.

Lo Kheng Hong Tidak Peduli Komposisi Indeks Saham

Lo Kheng Hong pasti memiliki alasan mengapa tidak peduli dengan komposisi indeks saham. Menurutnya investor saham tidak bisa mengetahui fundamental emiten dari indeks saham. Investor baru bisa mengetahuinya dari laporan tahunan atau annual report perusahaan.

Oleh karena itu, Lo Kheng Hong tidak melihat indeks tapi kinerja perusahaan. Lo Kheng Hong juga memiliki daftar saham-saham yang harus di belinya.

Lo Kheng Hong Bukan Dari Keluarga Kaya

Di Indonesia, Lo Kheng Hong adalah salah satu orang kaya. Namun dirinya mengaku tidak memiliki hal-hal yang umumnya dimiliki oleh orang kaya di Indonesia. Hal yang dimaksud Lo Kheng Hong adalah karyawan dan kantor.

Bahkan sekertaris saja tidak punya, karena sehari-hari Lo Kheng Hong lebih sering dirumah. Kerja dirumah tanpa kantor, tanpa bos dan karyawan sudah seperti freelancer. Jejak Lo Kheng Hong ini tentu bisa diikuti asal memiliki ilmu dan jam terbang sebagai investor saham.

Jangan Jadi Koruptor, Tapi Jadilah Investor

Dalam beberapa kesempatan ketika Lo Kheng Hong menjadi pembicara. Beliau sering mengatakan untuk jangan menjadi koruptor. Kata beliau “jadi koruptor meski cuma kecil nanti juga tertangkap. Mending jadi investor saja duitnya lebih banyak dan tidak ditangkap”.

Lo Kheng Hong bercerita bahwa ada temannya yang 10 tahun cuci darah dan meminta rekomendasi saham dengan sisa tabungan Rp500 juta. Lo Kheng Hong merekomendasikan satu emiten yang dia juga memiliki sahamnya.

Waktu itu harga sahamnya seribuan. Lalu setahun kemudian menjadi Rp20 ribu. Uang yang digunakan membeli saham tersebut menjadi Rp7 milyar. Lo Kheng Hong juga suka mengatakan Orang sakit saja masih mau investasi saham, kok anda yang sehat tidak mau.

Untung Puluhan Miliar Dalam Waktu Singkat

Lo Kheng Hong juga pernah merasakan mendapatkan keuntungan puluhan miliar dalam waktu satu hari saja. Keuntungan tersebut didapat dari kenaikan harga saham dari PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk. Pendapatan yang cukup menggiurkan bukan.

Itulah beberapa saham yang dimiliki Lo Kheng Hong. Dengan jam terbang dan kemampuan membaca peluang yang ada, beliau bisa membeli saham dan menghasilkan keuntungan yang berlipat. Kamu tentu juga bisa belajar investasi saham dengan cara investasi reksa dana saham.

Dengan modal yang lebih kecil, dari situ tentu kamu akan belajar banyak hal. Untuk memulai investasi reksa dana saham cukup membuat akun di Ajaib dan kamu sudah bisa melakukan investasi.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait