Saham

Ingin Beli Saham Ripple? Pahami Dulu Potensinya

Ingin Beli Saham Ripple? Pahami Dulu Potensinya

Ajaib.co.id – Ripple dikabarkan akan melebarkan sayapnya ke lantai bursa koin. Kamu berniat beli saham Ripple? Tunggu dulu. Realisasi itu masih akan memakan waktu. Yang terpenting sekarang adalah pahami dulu potensi perusahaan cryptocurrency ini.

Ripple (XRP) merupakan perusahaan teknologi yang menyediakan layanan pertukaran mata uang, pengiriman uang lintas batas, dan sistem Real Time Gross Settlement (RTGS). Perusahaan di bawah bendera Ripple Labs Inc. ini didirikan oleh Arthur Britto, David Schwartz, dan Ryan Fugger pada 2005.

Pada 2012, perusahaan membangun sistem berbasis protokol internet open source dan memberikan layanan mata uang fiat, cryptocurrency, komoditas (perak dan emas), atau nilai unit lainnya seperti frequent flier miles atau mobile minutes.

Di sektor cryptocurrency, Ripple menduduki peringkat terbesar ketiga setelah Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH). Cryptocurrency Ripple banyak diburu karena pertumbuhan nilainya sangat signifikan, waktu transaksi lebih cepat, dan biayanya lebih rendah. Aset crypto Ripple kini mencapai USD12,5 miliar.

Pada awal 2020, Brad Garlinghouse, CEO Ripple, mengatakan bahwa perusahaan tengah mempertimbangkan untuk melantai di pasar modal. Namun pihaknya masih menggodok rencana Initial Coin Offering (ICO, seperti IPO) paling tidak selama 12 bulan ke depan.

“Dalam 12 bulan ke depan, Anda akan melihat IPO pada sektor crypto atau blockchain. Kami tidak akan menjadi yang pertama, melainkan saya mengharapkan Ripple menjadi situs yang memimpin di bidangnya. Ini perkembangan yang natural untuk perusahaan kami,” ujar Greg di World Economic Forum, Davos, Swiss, dilansir coinrivet.com (24/01/2020).

Beli Saham Ripple

Jika perusahaan berada di bursa koin, apakah kamu akan beli saham Ripple? Berdasarkan Coin Rivet, penjualan Ripple di kuartal III-2019 dan IV-2019 telah mengalami penurunan, yaitu masing-masing USD66,24 juta dan USD13,08 juta. Sampai akhir 2019, perusahaan telah menjual token senilai USD1,22 milyar.

Saat ini, penjualan Ripple banyak terjadi pada over the conter (OTC atau perdagangan langsung) untuk mitra kelembagaan dan pengguna platform komersial, serta solusi pengiriman uang. Sehingga sulit untuk memprediksi apakah penjualan ICO akan mempengaruhi harga XRP secara langsung atau tidak.

Meski demikian Ripple tetap menjadi incaran investor. Karena sifat cryptocurrency yang volatil, terlebih harga Ripple tak bisa dikendalikan oleh perusahaan. Alhasil investor lebih suka beli saham Ripple daripada token crypto.

Kekuatan Ripple

Tahun lalu, Ripple tumbuh cukup baik. Selain penjualan token, perusahaan menggandeng kerjasama dengan organisasi maupun lembaga keuangan untuk menyebarkan teknologi x-Rapid di seluruh dunia. Salah satunya, proyek RippleNet yang digunakan oleh SBI Remit di Tokyo. Ini adalah layanan pembayaran lintas negara antara Jepang dan Vietnam. Proyek telah diuji coba di Amerika Latin.

Akhir 2019, perusahaan berhasil mendapatkan pendanaan seri C senilai USD200 juta. Langkah tersebut adalah pendanaan terakhir sebelum perusahaan melangkah ke pasar modal. Pada seri C ini, perusahaan telah dinilai seharga USD10 miliar.

Di Indonesia, Ripple akan berada di bursa jual beli Luno. Luno adalah jual beli mata uang crypto yang berpusat di Singapura. Menurut Marcus Swanepoel, CEO Luno, Ripple sebagai aset berbasis blockchain menawarkan berbagai manfaat dan peminat sektor crypto semakin banyak, dilansir Kontan.co.id (26/01/2020).

Marcus mengatakan bahwa Ripple merupakan perusahaan aset crypto yang sistemnya telah digunakan oleh perusahaan perbankan. Peluncuran Ripple di Luno diharapkan memberikan pilihan lain dalam mengoleksi uang crypto, selain Bitcoin dan Ethereum. Ripple dapat diperoleh di Luno mulai 3 Maret 2020.

Potensi Pasar Crypto 2020

Bisnis.com (31/12/2019) melaporkan pasar crypto berpotensi di 2020. Hal tersebut dilihat dari bertambahnya pelaku jual beli aset digital di platform Bitocto Indonesia. Sepanjang 2019, anggota di platform tersebut mengalami kenaikan, dari 18,000 menjadi 30,000.

Data Bitocto menunjukkan transaksi harian kini Rp350 juta hingga Rp600 juta per hari. Sebelumnya sekitar Rp200 juta sampai Rp400 juta per hari. Transaksi berpotensi akan terus berkembang, terlebih sejak merebaknya virus korona.

Milken Jonathan, pendiri sekaligus CEO Bitocto, memprediksi transaksi harian Bitcoin bisa mencapai Rp140 juta hingga Rp150 juta menjelang Halving Day. Rencana peluncuran aset crypto oleh salah satu media sosial juga memengaruhi nilainya.

Meski demikian pemerintah Indonesia belum mengakui keberadaan aset crypto. Bank Indonesia tengah menilai pembentukan Central Bank Digital Currency (CBDC) atau mata uang digital resmi bank sentral. Pembahasan tersebut sudah dilakukan sejak Agustus 2019, kompas.com (15/01/2020).

Jika kamu berencana investasi di aset crypto, inilah saat yang tepat karena sektornya sedang berkembang. Tetapi sekali lagi, pahami dulu potensi masing-masing perusahaan aset crypto. Alternatif lainnya adalah investasi pada instrumen yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Salah satunya adalah investasi reksa dana. Reksa dana merupakan wadah yang menghimpun dana masyarakat pemodal, selanjutnya dana tersebut diinvestasikan ke portofolio efek oleh Manajer Investasi (MI).

Instrumen ini menawarkan kemudahan kepada investor dalam bertransaksi. Karena kamu bisa berinvestasi mulai Rp100,000 (reguler) dan Rp400,000 (didampingi oleh ahli). Jenis reksa dana yang bisa dipilih adalah pasar uang, pendapatan tetap, saham, dan campuran.

Di samping itu, reksa dana bisa ditemukan di platform Android atau Apple. Sehingga investor sangat mudah memantau portofolionya. Termasuk membaca fact sheet dan prospektusnya serta memilih portofolio berdasarkan profil risiko. Kamu bisa menemukan portofolio reksa dana tersebut di Ajaib.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait