Harga Saham Mengalami Naik Turun Disebabkan Hal Ini

harga saham
harga saham

Sebab harga saham naik turun ternyata ada faktor-faktor yang memengaruhi, jadi memang tidak asal naik turun. Dan saham yang naik turun itu adalah sesuatu yang wajar, dan tidak perlu disikapi dengan berlebihan kalaupun memang perubahan harga yang terjadi itu tidak terlalu signifikan.

Saham mana pun berpotensi mengalami penurunan dan kenaikan, jadi di sini kamu harus menyiapkan strategi untuk menghadapi penurunan dan kenaikan itu. Apalagi saat ini penurunan dan kenaikan harga saham bisa diprediksi dengan berbagai macam teknik.

Inilah yang membuat berinvestasi di pasar saham dikatakan sebagai sesuatu yang berisiko tinggi karena para investor akan sering berhadapan dengan ketidakpastian atau ketiba-tibaan seperti harga saham yang naik turun. Hanya saja karena keuntungan yang didapatkan sangat besar, mereka pun tetap berani mengambil risiko. Dan sikap berani itu memang sangat dibutuhkan bagi siapa saja yang berniat masuk ke dalam investasi pasar saham.

Lalu apa yang menyebabkan nilai saham bisa naik turun? Ada beberapa faktor yang memengaruhinya dan hal ini perlu kamu ketahui agar nanti kamu bisa memakluminya dengan wajar. Faktor-faktor itu bisa berasal dari dalam perusahaan emiten yang memiliki saham bersangkutan dan juga bisa berasal dari faktor eksternal dari Pemerintah pun bisa memengaruhi naik atau turunnya suatu harga saham.

Jadi, mari kita coba bahas sebab nilai saham naik turun satu per satu.

Kebijakan Baru yang Dilakukan oleh Perusahaan

Ini adalah faktor internal sebab harga saham mengalami naik turun. Untuk membuat kinerja perusahaan jauh lebih baik, biasanya perusahaan akan membuat kebijakan-kebijakan tertentu yang memengaruhi fundamental perusahaan. Hal ini besar kemungkinan terjadi di setiap perusahaan karena mereka ingin berkembang dan perubahan pun akan mereka lakukan. Dan hal ini pun ikut memengaruhi harga saham yang mereka keluarkan kepada publik.

Kita bisa ambil contoh ketika suatu perusahaan milik Indonesia ingin mengdivestasi perusahaan asing dengan membeli saham perusahaan asing tersebut, biasanya saham perusahaan milik Indonesia itu akan cenderun mengalami kenaikan karena dianggap mampu membeli saham perusahaan asing dalam jumlah banyak untuk mengembalikan aset negara.

Keadaan Keuangan Perusahaan

Keadaan keuangan perusahaan yang punya saham di ruang publik juga bisa memengaruhi sebab harga sahamnya naik atau turun. Misalnya saja jika perusahaan memiliki uang kas yang memadai, lalu berhasil meraih keuntungan terus-menerus dalam beberapa kuartal, harga sahamnya bisa naik karena banyak orang yang percaya membeli saham perusahaan itu bisa mendatangkan keuntungan.

Perusahaan yang mendapatkan keuntungan biasanya akan membagikan dividen kepada para pemegang saham, dan inilah yang ditunggu-tunggu oleh para pemegang sahamnya. Lain halnya jika keuangan perusahaan memburuk, dan perusahaan pun mengalami kerugian, akhirnya memaksa para investor untuk menjual saham miliki perusahaan itu, dan menyebabkan harga sahamnya mengalami penurunan.

Naik turunnya Nilai Tukar Rupiah

Naik atau turunnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing juga bisa memengaruhi harga saham perusahaan yang di Indonesia, apalagi jika perusahaan tersebut mengandalkan mata uang lain di segala transaksinya. Biasanya yang cukup berpengaruh adalah perusahaan yang sering mengekspor produk-produknya keluar negeri, dan juga perusahaan yang mengimpor produk-produknya dari luar negeri.

Nilai mata uang yang naik akan berpengaruh pada biaya operasional perusahaan yang bersangkutan, dan hal ini bisa menurunkan harga saham yang dimiliki oleh perusahaan. Jadi, ketika kamu memiliki saham di perusahaan ekspor dan impor kamu harus mengetahui faktor ini terlebih dahulu untuk berhadapan dengan risiko di masa depan nanti.

Kondisi Ekonomi Indonesia Secara Keseluruhan

Sebab harga saham mengalami naik turun berikutnya adalah kondisi ekonomi Indonesia secara keseluruhan, atau yang lebih tepatnya adalah ekonomi makro yang meliputi suku bunga yang naik bisa menyebabkan perubahan drastis di setiap harga saham yang ada di Indonesia. Lalu, tingkat inflasi juga bisa memengaruhi.

Ketika harga-harga bahan pokok naik, itu pun akan memengaruhi harga saham perusahaan yang bersangkutan. Kenaikan harga dan sebab-sebab lainnya yang memengaruhi kondisi ekonomi Indonesia bisa juga mengakibatkan biaya produksi menjadi naik sehingga pengeluaran perusahaan menjadi lebih banyak. Akan jadi tidak berimbang apabila perusahaan malah mengalami kerugian juga.

Terjadinya Hal yang Mengejutkan

Terjadinya hal yang mengejutkan ini berkaitan dengan sesuatu yang mengejutkan yang terjadi secara tiba-tiba. Misalnya saja kejadian kebakaran pada kilang minyak milik sebuah perusahaan. Kebakaran kilang minyak itu diberitakan secara besar-besaran di media Indonesia dan menimbulkan kepanikan. Dikatakan kebakaran itu menyebabkan perusahaan kilang minyak tersebut mengalami kerugian yang banyak dan juga menyebabkan kerusakan di daerah sekitarnya yang termasuk ke dalam wilayah penduduk.

Akibat hal itu perusahaan diprediksi mengalami kerugian yang banyak. Para investor di perusahaan itu pun mulai menjual saham-saham milik mereka karena mereka juga tidak ingin mengalami kerugian. Hal tersebut pun mengakibatkan penurunan harga saham perusahaan pemilik kilang minyak yang terbakar. Namun, keesokannya harga saham tersebut bisa naik kembali karena kerugian yang dialami perusahaan tidak begitu seburuk yang diberitakan oleh media.

Itulah beberapa faktor yang memengaruhi naik turun harga saham. Memang jika dilihat dari faktornya sendiri, kebanyakan yang berpengaruh adalah faktor eksternal. Namun, tentunya perusahaan akan berusaha mengambil kebijakan yang baik untuk usahanya sendiri.

Setelah kamu mengetahui beberapa faktor yang memengaruhi naik turunnya saham suatu perusahaan, sekarang kamu bisa membeli saham dengan mengandalkan Ajaib sebagai partner kerjamu. Kamu bisa berkonsultasi secara langsung dengan kami.

Bacaan menarik lainnya:

Fahmi, I., & Hadi, Y. L. (2009). Teori Portofolio dan Analisis Investasi. Bandung: Alfabeta.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait