Saham

Harga 1 Lot Saham BCA dari Tahun ke Tahun

Harga 1 Lot Saham BCA dari Tahun ke Tahun

Ajaib.co.id – Saham dari PT Bank Central Asia Tbk atau BBCA merupakan salah satu saham blue chip yang terus memperlihatkan kinerjanya dari waktu ke waktu. Mungkin bagi kamu yang sudah memulai investasi saham ini beberapa tahun ke belakang bisa merasakan return yang cukup tinggi. Di mana, harga saham BCA hari ini adalah Rp33.025 per lembar, sehingga harga 1 lot saham BCA hari ini 9 Maret 2021 adalah Rp3.302.500.

Return yang Kamu Hasilkan Jika Telah Menjadi Investor Saham BCA Sejak Tahun 2000?

Berapa kira-kira cuan atau keuntungan yang kamu dapat ketika telah menjadi investor BCA dari dulu? Mari kita hitung, pada 23 Januari 2010, harga saham BCA berada pada level harga Rp2.775/saham. Dan hari ini 9 Maret 2021, harga saham BCA menyentuh level Rp33.025 per lembar saham.

Artinya, hari ini sudah cuan 1.190%. Di mana, jika kamu beli saham BCA 100 lot atau 10 ribu unit pada 2010, cuma butuh modal Rp 27,75 juta rupiah. Hari ini, saat saham BCA tersebut dijual maka uang yang didapat mencapai Rp330 juta lebih.

Harga Saham BCA dari Waktu ke Waktu

Agar lebih jelas, di bawah ini adalah pergerakan saham BCA selama periode 2009-2019 yang dikutip berdasar data RTI.

1. 2009

Pada 2009, saham BCA sempat berada di level tertinggi 5.500 per saham dan terendah 2.275 per saham. Pada penutupan perdagangan 2009, saham BCA berada di posisi 4.850.

Sehingga, sepanjang 2009, saham BCA naik 49,23 persen. Volume perdagangan tercatat 5.664.967 saham. Nilai transaksi Rp 20,9 triliun dengan frekuensi perdagangan 205.084 kali.

2. 2010

Saham BCA naik 31,96 persen ke posisi 6.400 per saham pada 2010. Saham BCA sempat berada di level tertinggi 7.200 dan terendah 4.425 per saham dengan nilai transaksi Rp 25,3 triliun. Total frekuensi 207.215 kali.

3. 2011

Pertumbuhan saham BCA cenderung menyusut di tahun ini. Saham BCA hanya tumbuh 25 persen ke posisi 8.000 pada 2011. Saham BCA sempat berada di level tertinggi 8.850 per saham dan terendah 5.300 per saham. Nilai transaksi Rp 26,6 triliun.

4. 2012

Saham BCA hanya tumbuh 13,75 persen sepanjang 2012 dan sempat berada di posisi tertinggi 9.500 dan terendah 9.100 per saham. Total frekuensi perdagangan 240.956 kali dengan nilai transaksi Rp 29,8 triliun.

5. 2013

Sepanjang 2013, saham ini juga tidak cukup memuaskan. Di mana, saham BCA hanya naik 5,49 persen ke posisi 9.600 per saham.

Saham BCA sempat berada di level tertinggi 12.500 dan terendah 8.450 per saham. Nilai transaksi harian saham Rp 39,8 triliun. Total frekuensi harian saham 370.064 kali.

6. 2014

Saham BCA kembali bangkit pada tahun ini. Saham BCA melonjak 36,72 persen ke posisi 13.125 per saham. Saham BCA sempat berada di level tertinggi 13.575 dan terendah 9.250 per saham.

Nilai transaksi harian saham Rp 51,8 triliun. Total frekuensi perdagangan 651.272 kali.

7. 2015

Saham BCA pun kembali melempem di tahun ini. Saham BCA hanya naik terbatas 1,33 persen ke posisi 13.300 per saham dan sempat berada di level tertinggi 15.600 dan terendah 11.000 saham. Nilai transaksi mencapai Rp 61 triliun.

8. 2016

Pertumbuhan saham BCA kembali double digit. Saham BCA meroket ke posisi 15.500 per saham dengan pertumbuhan 16,54 persen. Saham BCA sempat berada di level tertinggi 16.200 dan terendah 12.625 per saham.

Nilai transaksi harian saham Rp 263,9 triliun. Total frekuensi perdagangan saham 980.756 kali.

9. 2017

Saham BCA makin melesat pada 2017. Saham BCA bertumbuh 41,29 persen ke posisi 21.900 per saham. Saham BCA sempat berada di level tertinggi 22.750 dan terendah 14.950 per saham.

Nilai transaksi Rp 130,3 triliun. Total frekuensi mencapai 1.072.690.

10. 2018

Saham BCA masih mencatatkan pertumbuhan meski hanya naik 18,72 persen ke posisi 26.000 per saham. Saham BCA sempat berada di level tertinggi 26.975 per saham dan terendah 20.600 per saham.

Nilai transaksi Rp 113,4 triliun. Total frekuensi perdagangan saham 1.421.975 kali.

11. Tahun 2019

Saham BCA menguat 5,77 persen ke posisi 27.500 per saham pada Rabu 23 Januari 2019. Saham BCA sempat berada di level tertinggi 33.425 pada akhir tahun dan terendah 25.575 per saham.

12. Tahun 2020

Tahun 2020 menjadi tahun terberat yang dialami para investor maupun perusahaan saham, termasuk BCA. Di mana, pada tahun ini di seluruh dunia sedang terjadi pandemi virus COVID-19 yang memengaruhi pasar saham. Tercatat pada tahun ini, saham BCA pernah berada di level terendah yaitu 25.850 per lembar saham pada April 2020, namun tecatat mengalami kenaikan di akhir tahun di level 33.850 per lembar saham.

Meski begitu, harga saham BBCA kembali mengalami penurunan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini 9 Maret 2021 yaitu harga Rp 33.025.

Namun, bagi kamu yang ingin membeli saham dan memiliki kepemilikan saham di Bank BCA, perusahaan ini masih memiliki pertumbuhan yang baik, sehingga pantas untuk dipertimbangkan.

Untuk membeli saham BCA, kamu juga bisa melakukannya di aplikasi Ajaib. Kamu hanya perlu membuka akun rekening saham di Ajaib, melakukan setoran awal mulai dari Rp100 ribu, dan kamu sudah bisa menjadi pemegang saham BCA. Jadi tunggu apalagi? Yuk mulai investasi kamu di Ajaib!

Artikel Terkait