Investor Pemula

1 Lot Berapa Lembar? Ini Jawaban Seputar Dunia Investasi

1 lot berapa lembar

Ajaib.co.id – 1 lot berapa lembar? Mungkin begitu pertanyaan orang yang baru masuk pasar saham. Untuk menjawab pertanyaan seperti itu, ada baiknya kamu simak ulasan ini.

Jika kamu seorang investor saham pemula, tentunya kamu harus memahami aturan-aturan dasar dalam bertransaksi saham. Mulai dari mendaftarkan rekening di perusahaan sekuritas, hingga membeli saham dengan jumlah minimal tertentu. Satu hal yang kerap menjadi pertanyaan awal adalah berapa jumlah minimal lembar saham yang harus dibeli.

Ketika membeli saham di pasar saham, kamu diharuskan membeli 1 lot saham. Di sinilah pertanyaan muncul kembali, yakni ‘1 lot berapa lembar?’ Ya, karena sayangnya kita tidak bisa hanya membeli selembar saham. Lalu 1 lot berapa lembar sih sebenarnya?

Jawaban dari pertanyaan ‘1 lot berapa lembar?’ adalah 1 lot berisi 100 lembar saham. Setiap lembar saham akan dihargai sesuai dengan harga masing-masing dari setiap saham.

Misalnya, kamu berencana membeli saham X dengan harga Rp7.500 per lembar. Jadi rumusnya adalah Rp7500 x 100 lembar = Rp750.000. Artinya untuk membeli saham X, kamu harus membayar minimal 1 lot sebesar Rp750.000.

Pada awalnya, 1 lot saham sama dengan 500 lembar saham. Namun saat ini peraturan tersebut berubah menjadi 1 lot saham sama dengan 100 lembar saham sejak 6 Januari 2014. Hal ini dimaksudkan agar tidak hanya investor bermodal besar saja yang dapat membeli saham. Kini, dengan biaya minim pun masyarakat bisa berinvestasi di pasar modal.

Mempersiapkan Anggaran Investasi dan Memilih Saham yang Baik

Harga saham per lembar pada umumnya dapat dikatakan terjangkau. Kita ambil contoh salah satu harga saham termahal di Bursa Efek Indonesia, yaitu dari PT Gudang Garam Tbk (GGRM) adalah Rp46.700 (per 16 April 2020). Sepintas adalah angka yang sangat murah untuk investasi saham bukan?

Eits, tunggu dulu! Jangan lupa, kita harus beli minimal 1 lot saham. Jadi, dana yang dibutuhkan untuk memiliki 1 lot saham GGRM adalah Rp4.670.000.

Untuk investor pemula dengan dana terbatas, tentu angka tersebut sangat tinggi. Apalagi jika kamu berencana menabung saham sebesar 1 lot setiap bulannya sementara penghasilan masih banyak terpotong kebutuhan sehari-hari.

Kabar baiknya, ada juga saham-saham dengan harga yang jauh lebih murah lagi. Misalnya, saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) adalah Rp50 per lembar. Berarti, untuk memiliki 1 lot saham perusahaan minyak dan gas bumi ini, kamu hanya butuh dana Rp5.000. Wow!

Oleh karena itu, kamu harus mempersiapkan anggaran investasi dengan cermat. Berikut sejumlah tips yang bermanfaat buatmu:

  • Siapkan anggaran yang cukup. Sebisa mungkin kamu memiliki saldo yang cukup aman untuk membuka sebuah rekening saham.
  • Rencanakan baik-baik dana yang akan kamu investasikan. Caranya dengan menabung terlebih dahulu, lalu sisihkan untuk rekening saham milikmu.
  • Jika sudah memiliki anggaran yang cukup, sekarang saatnya untuk kamu memilih saham yang sesuai dengan anggaran yang kamu miliki.
  • Sebagai investor saham pemula, ada baiknya kamu membeli saham kategori blue chip atau dengan kata lain saham tersebut adalah saham yang stabil dan memiliki liabilitas dalam jumlah yang tidak banyak.
  • Kamu juga bisa membeli saham yang tergabung dalam indeks-indeks pilihan BEI, misalnya LQ45.
  • Selain itu, pilih pula harga saham yang sesuai dengan anggaran yang kamu miliki.

Bagaimana Jika Belum Mampu Membeli 1 Lot Saham?

Jika 1 lot saham bagimu masih terlalu sulit, kamu dapat mencoba instrumen investasi lainnya yang juga bergerak di pasar saham, yakni reksa dana. Apa itu reksa dana? Reksa dana merupakan suatu wadah yang berfungsi mengumpulkan dana dari para pemodal (masyarakat) yang selanjutnya akan diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi.

Secara ringkas, dana yang ada pada reksa dana merupakan dana bersama milik para pemodal yang diatur dan dikelola oleh manajer investasi.

Berikut jenis-jenis reksa dana yang paling umum dikenal:

Reksa Dana Pasar Uang

Reksadana pasar uang atau Money Market Fund adalah reksa dana dengan jenis investasi menggunakan instrumen investasi pasar uang yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun. Bentuknya berupa investasi deposito berjangka, Sertifikat Bank Indonesia (SBI), dan sebagainya.

Reksa Dana Campuran

Reksa dana campuran atau Balance Mutual Fund adalah reksa dana yang mengalokasikan dana investasinya dalam sebuah portofolio yang bermacam-macam. Instrumennya dapat berupa perpaduan saham dengan obligasi.

Reksa Dana Pendapatan Tetap

Reksa dana pendapatan tetap atau Fixed Income Fund adalah reksa dana dengan jenis investasi setidaknya sebesar 80 persen dari aktiva dalam bentuk obligasi atau efek utang. Investor diharapkan akan mendapat tingkat pengembalian yang stabil tetapi memiliki risiko yang lebih besar dibandingkan reksa dana pasar uang.

Reksa Dana Index

Reksa dana index adalah reksadana yang jenisnya menyerupai saham. Reksa dana jenis ini juga diperjualbelikan di bursa yang disebut Exchange Traded Fund (ETF). Harga reksa dana jenis ini juga tentunya mengalami fluktuasi seperti saham

Istilah-Istilah dalam Reksa Dana

Bila kamu mulai terjun dalam investasi reksa dana, kamu akan kerap menjumpai sejumlah istilah, antara lain:

  • Subscription: biaya yang harus kamu keluarkan untuk membeli reksa dana.
  • Redemption: biaya yang kamu gunakan untuk menjual reksa dana.
  • Prospektus: informasi yang berisi profil atau data perusahaan serta laporan keuangan tahunan.
  • NAB: jumlah dana yang dikelola dalam reksa dana.
  • UP: merupakan satuan ukuran yang digunakan untuk menunjukkan jumlah penyertaan milik investor.
  • NAB/UP: merupakan harga dan transaksi yang dilakukan berdasarkan nilai reksa dana.

Keuntungan dan Risiko Berinvestasi di Reksa Dana

Reksa dana memang memiliki sejumlah keuntungan. Keuntungan tersebut akan sangat dirasakan oleh investor pemula yang tidak sempat mempelajari seluk-beluk pergerakan saham, juga mereka yang memiliki keterbatasan dana.

Berikut keuntungan-keuntungan dari investasi reksa dana:

  • Danamu diatur dan dikelola oleh manajer investasi sehingga kamu tidak perlu bersusah-payah melakukan analisis investasi. Manajer investasi yang akan mengelola dana milikmu.
  • Jual-beli reksa dana bisa dilakukan secara online dengan mudah, salah satu contohnya melalui aplikasi Ajaib.
  • Investasi mudah dan tidak membutuhkan modal yang besar. Di sejumlah agen penjual reksa dana, dengan Rp10.000 kamu sudah bisa melakukan investasi.
  • Keuntungan yang kamu dapatkan tinggi.

Namun di balik sejumlah keuntungan, ada juga risiko mengintai, antara lain:

  • Tidak ada jaminan dari pemerintah.
  • Return yang dihasilkan tidak pasti.
  • Reksa dana bisa ditutup oleh otoritas berwenang jika dana yang dikelola atau diatur mengalami penurunan tajam.
  • Membutuhkan waktu pencairan. Kamu perlu menunggu tiga hingga empat hari setelah permintaan pencairan dilakukan. Setelah itu, dana baru bisa masuk ke dalam rekening investor.

Nah, sekarang kamu sudah tahu kan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan dasar yang selama ini menghantui, termasuk 1 lot berapa lembar? Kamu pun punya alternatif investasi lainnya yang dapat kamu lakukan, yaitu reksa dana.

Bagi kamu yang memiliki modal tidak begitu besar, kamu bisa mencoba investasi reksa dana di Ajaib. Caranya sangat mudah. Kamu bisa unduh aplikasi Ajaib. Ajaib adalah aplikasi investasi yang ramah untuk pemula. Kamu juga tidak perlu khawatir dengan keamanannya karena Ajaib sudah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kalau ada yang mudah dan murah, kenapa harus ditunda-tunda? Coba sekarang, ya.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait