
Ajaib Official
Admin
Bergabung 3 Juni 2025











Bergabung 3 Juni 2025










Sesi 1 Foreign Net Sell Rp194 Miliar (8/10) Top Buy (Val): $BBCA, $ASII, $GOTO Top Sell (Val): $BMRI, $BUMI, $ANTM
Pengendali $PGUN & $JARR Gadai Saham ke BMRI. Suku Bunga Fed Potensi Naik Lagi Selamat pagi Berikut adalah berita dan saham pilihan Ajaib Sekuritas Kamis, 8 Oktober 2026. Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup -0,75% atau -46,20 poin ke level 6.146. Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2026 tercatat USD146,3 miliar, relatif stabil dari posisi Agustus sebesar USD146,5 miliar. Dari emiten, pada 30 September 2026, pengendali PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) (PT Araya Agro Lestari) dan pengendali PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) (PT Eshan Agro Sentosa) masing-masing menggadaikan 100% kepemilikannya yaitu 2.205.667.896 lembar saham PGUN dan 7.997.556.204 lembar saham JARR kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai jaminan fasilitas kredit afiliasi, dengan nilai nominal transaksi dalam Rupiah yang tidak dicantumkan. Langkah ini menunjukkan pemanfaatan ekuitas grup untuk mendukung ekspansi atau mendapatkan likuiditas afiliasi tanpa memicu dilusi, namun pasar perlu waspada terhadap risiko eksekusi jaminan jika terjadi gangguan pembayaran pada fasilitas kredit tersebut. Dari global, Wall Street menghentikan tren kenaikan empat hari berturut-turut setelah indeks S&P 500 turun 0,3%, NASDAQ Composite terkoreksi 0,2%. Penurunan bursa yang sempat lebih dalam berhasil teredam oleh penurunan imbal hasil obligasi AS yang kembali lampaui ATH. Di sisi lain, pelaku pasar juga mencermati rilis risalah rapat Federal Reserve yang menunjukkan mayoritas pembuat kebijakan masih memperkirakan potensi satu kenaikan suku bunga lagi sebelum akhir tahun, selain itu pelaku pasar juga menantikan musim laporan keuangan kuartal ketiga. IHSG hari ini diprediksi bervariasi dalam range 6.100-6.200. Sumber : Investing, Ajaib Research, Keterbukaan Informasi BEI Disclaimer on
Sesi 1 Foreign Net Sell Rp663 Miliar (7/10) Top Buy (Val): $BBRI, $TLKM, $DSSA Top Sell (Val): $BBCA, $GOTO, $DEWA
Wall Street ATH, $ENRG Akuisisi Migas AS HighPeak Energy, Inc Rp3,6 T Selamat pagi Berikut adalah berita dan saham pilihan Ajaib Sekuritas Rabu, 7 Oktober 2026. Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup +1,21% atau +74 poin ke level 6.192. IHSG rebound dalam 3 hari beruntun. Posisi IHSG reversal dari area support didukung oleh kembali terapresiasinya nilai tukar rupiah Rp17.860/USD (7/10) senada dengan koreksinya DXY dan imbal hasil obligasi AS dalam jangka pendek. Dari emiten, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) merampungkan kesepakatan investasi sebesar USD200 juta atau Rp3,6 triliun ke HighPeak Energy, Inc., sebuah perusahaan migas asal Amerika Serikat, melalui pembelian saham preferen konversi. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi ekspansi anorganik untuk memperkuat portofolio sekaligus menyerap teknologi hulu migas dari kawasan Amerika Utara. Kami menilai, investasi USD 200 juta ini berpotensi mendongkrak pendapatan dan imbal hasil ekuitas (ROE) perseroan melalui dividen saham preferen, namun pasar tetap mencermati efisiensi arus kas serta potensi peningkatan rasio utang (DER). Dari global, Wall Street kompak rebound indeks Nasdaq +0,45% dan S&P 500 +0,58% (6/10). Reli di Wall Street masih berlanjut sampai mencetak rekor baru S&P 500 dan Nasdaq karena didorong gabungan euforia saham teknologi dan sentimen ekonomi yang semakin positif. Di sisi lain, harga minyak mentah Brent masih tinggi, secara intraday +0,91% di level USD101/ barel (7/10). Dari emiten, SpaceX berencana menggalang dana sebesar USD 40 miliar untuk membeli chip kecerdasan buatan buatan Nvidia demi memperkuat infrastruktur pusat datanya. Saham SpaceX (NASDAQ: SPCX) sudah rebound sebesar +64,00% dari titik terendahnya dalam 3 bulan terakhir. IHSG hari ini diprediksi bervariasi dalam range 6.100-6.300. Sumber : Investing, Ajaib Research, Keterbukaan Informasi BEI Disclaimer on
FTSE Pertahankan Status RI di Secondary Emerging Market, Pasar Kini Menanti Review MSCI Pada pengumuman FTSE Equity Country Classification yang rilis pada 6 Oktober 2026, FTSE Russell mempertahankan posisi Indonesia pada kategori Secondary Emerging Market tanpa memasukkannya ke dalam daftar pantauan (Watch List). Lembaga pemeringkat tersebut terus memantau efektivitas pembenahan transparansi data, keterbukaan pemegang saham, pemenuhan ketentuan free float, serta penguatan alat pengawasan pasar modal Indonesia sebelum menyampaikan pembaruan keputusan pada tinjauan indeks Desember 2026. Usai pengumuman FTSE Russell tersebut, perhatian pasar kini tertuju pada hasil Country Classification edisi November dari MSCI yang dijadwalkan rilis pada 12 November 2026 pukul 04.00 WIB. Keputusan peninjauan dari MSCI ini akan berlaku efektif mulai penutupan perdagangan 30 November 2026 dan diterapkan secara resmi per 1 Desember 2026. Sumber: FTSE Russell, MSCI
Sesi 1 Foreign Net Sell Rp273 Miliar (6/10) Top Buy (Val): $BBRI, $TPIA, $BUMI Top Sell (Val): $GOTO, $BMRI, $TLKM
Sesi 1 Foreign Net Sell Rp205 Miliar (5/10) Top Buy (Val): $BMRI, $GOTO, $BUVA Top Sell (Val): $BBRI, $BUMI, $AMMN
Data Tenaga Kerja AS Melandai.Tolak Spin-Off? $TLKM Bersedia Buyback Saham di Rp2.290. Selamat pagi Berikut adalah berita dan saham pilihan Ajaib Sekuritas Senin, 5 Oktober 2026. Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup +0,46% atau +27,38 poin ke level 6.036. IHSG rebound setelah 6 hari koreksi. Meskipun IHSG terapresiasi, investor asing outflow Rp1, 3 triliun di pasar reguler. Jika diakumulasi dalam sepekan IHSG -3,28% melemah dalam 4 minggu beruntun (2/10). Pasar menanti hasil country classification khusus untuk edisi November dijadwalkan pada 12 November 2026 dini hari pukul 04.00 WIB. Keputusan dari review ini akan berlaku efektif per penutupan perdagangan 30 Nov, atau mulai berlaku pada 1 Des 2026. Secara makro, pasar mencermati indeks konsumen pekan ini. Dari emiten, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) berencana membeli kembali (buyback) saham bagi pemegang saham publik yang menyatakan tidak setuju atas keputusan RUPSLB tanggal 30 September 2026 terkait pemisahan tidak murni (partial spin-off) segmen bisnis Wholesale Fiber Connectivity Tahap 2 ke PT Telkom Infrastruktur Indonesia. Pembelian saham pada harga Rp2.290 per saham, sesuai harga penutupan saat RUPSLB. Proses pengajuan penyerahan saham berlangsung dari 2-5 Oktober 2026. Dari global, Bursa Wall STreet kompak positif. Indeks Nasdaq +1,19% dan S&P 500 +0,73% (2/10). Wall Street mengalami rebound karena rilis data pasar tenaga kerja AS yang melemah meredakan spekulasi pasar terkait potensi kenaikan suku bunga acuan oleh The Fed. Penambahan Non-Farm Payrolls pada Sept 2026 hanya sebesar 29 ribu Vs 133 ribu Agustus (dibandingkan estimasi 90 ribu) serta tingkat pengangguran sebesar 4,2%. Di sisi lain, pekan ini pasar menanti rilis risalah FOMC The Fed sebagai arah suku bunga kedepan. IHSG hari ini diprediksi bervariasi dalam range 5.900-6.100. Sumber : Trading Economics, Investing, Ajaib Research, Keterbukaan Informasi BEI Disclaimer on
Sesi 1 Foreign Net Sell Rp1,2 Triliun (2/10) Top Buy (Val): $ASII, $EMAS, $PTBA Top Sell (Val): $GOTO, $ADMF, $BBRI
Inflasi Terjaga dan Surplus Neraca Dagang Berlanjut. $DOOH Akuisisi $INET Rp2 T di Harga Premium Selamat pagi Berikut adalah berita dan saham pilihan Ajaib Sekuritas Jumat, 2 Oktober 2026. Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup -1,02% atau -61,63 poin ke level 6.009. IHSG koreksi dalam 6 hari beruntun. Pelemahan IHSG diikuti dengan depresiasi rupiah, outflow investor asing di pasar ekuitas, hingga lonjakan harga energi yang masih berlanjut. Dari segi makro, rilis data ekonomi domestik memperlihatkan perkembangan yang mulai positif, seperti inflasi yang terjaga hingga berlanjutnya surplus neraca dagang. Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Indonesia pada Sept 2026 tetap terjaga stabil di tingkat 3,28% (yoy) Vs 3,19% pada Aug 2026 dalam kisaran target 1,5%-3,5%. Di sisi lain, Neraca perdagangan Indonesia mencatatkan lonjakan surplus menjadi USD3,55 miliar pada Aug 2026 Vs USD0,13 miliar Juli 2026, yang didorong oleh kenaikan ekspor nonmigas dan penurunan defisit migas untuk menopang ketahanan eksternal ekonomi nasional. Dari emiten, dalam upaya rangka transformasi bisnis menuju ekosistem AI Infrastructure, PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) melalui entitas anak PT Cakrawala Nexus Investama merencanakan akuisisi material 29,88% saham (6,685 miliar lembar pada harga Rp300/saham) PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) senilai Rp2,005 triliun (647,90% dari ekuitas DOOH per 30 Juni 2026), yang didanai melalui pencairan tahap awal pinjaman pemegang saham berplafon Rp5 triliun (tenor 10 tahun, bunga 7,5% p.a.) dari PT Sinergi Internasional Investama serta re-alokasi dana IPO Rp120 miliar, yang kemudian dikombinasikan dengan aksi korporasi Rights Issue (PMHMETD I) sebanyak-banyaknya 154,77 miliar saham baru untuk memulihkan rasio solvabilitas dan melakukan restrukturisasi neraca melalui skema konversi utang menjadi ekuitas. IHSG hari ini diprediksi bervariasi dalam range 5.900-6.100. Sumber : Trading Economics, Investing, Ajaib Research Disclaimer on