Saham Terkait
















Indofood Sukses Makmur Tbk.
Primer
Day Trading
Trading Limit
Sesi 1 Foreign Net Sell Rp 425 Miliar (6/7) Top Buy (Val): $BBCA, $BNBR, $INDF Top Sell (Val): $BMRI, $BBRI, $AMMN
Sesi 1 Foreign Net Sell Rp 2,6 Triliun (10/6) Top Buy (Val): $MAPI, $GGRM, $INDF Top Sell (Val): $BBRI, $TPIA, $BBCA
Bisnis.com, JAKARTA – Emiten milik konglomerat Anthoni Salim PT Indofood Sukses Makmur Tbk. $INDF telah memutuskan pembagian dividen kepada para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Jumat (20/6/2025). Dalam RUPST $INDF, perseroan sepakat membagikan dividen senilai Rp280 per lembar saham untuk tahun buku 2024. Dengan begitu, dividen ini akan menjadi yang terbesar secara nilai per lembar saham sejak tahun buku 2019. Source: Bisnis.com
Laporan keuangan kuartal 3 INDF telah terbit. INDF berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp27.801.605.000.000 pada kuartal ini. Pendapatan ini turun 1.00% dari tahun sebelumnya sebesar Rp28.034.293.000.000. Pada kuartal ini INDF meraup profit sebesar Rp1.516.503.000.000, total profit ini turun 13.00% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp1.745.268.000.000. Dengan total pendapatan dan profit INDF pada kuartal ini, INDF mencatat profit margin sebesar 0.08% atau lebih besar dari tahun lalu yang sebesar 0.06%.
Mengintip ADX $INDF Ngomongin $INDF , kali ini kita coba intip Average Directional Index (ADX) buat prediksi trend ke depan. Dari data open dan close di Januari, sinyal ADX keliatan belum menunjukin kekuatan trend yang signifikan. Walau sempat naik turun, nilainya masih di kisaran stagnan. Kalau melihat perkembangan ini, kayaknya pasar masih ragu soal arah berikutnya.
Sesi 1 Foreign Net Sell Rp 425 Miliar (6/7) Top Buy (Val): $BBCA, $BNBR, $INDF Top Sell (Val): $BMRI, $BBRI, $AMMN
Sesi 1 Foreign Net Sell Rp 2,6 Triliun (10/6) Top Buy (Val): $MAPI, $GGRM, $INDF Top Sell (Val): $BBRI, $TPIA, $BBCA
Bisnis.com, JAKARTA – Emiten milik konglomerat Anthoni Salim PT Indofood Sukses Makmur Tbk. $INDF telah memutuskan pembagian dividen kepada para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Jumat (20/6/2025). Dalam RUPST $INDF, perseroan sepakat membagikan dividen senilai Rp280 per lembar saham untuk tahun buku 2024. Dengan begitu, dividen ini akan menjadi yang terbesar secara nilai per lembar saham sejak tahun buku 2019. Source: Bisnis.com
Laporan keuangan kuartal 3 INDF telah terbit. INDF berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp27.801.605.000.000 pada kuartal ini. Pendapatan ini turun 1.00% dari tahun sebelumnya sebesar Rp28.034.293.000.000. Pada kuartal ini INDF meraup profit sebesar Rp1.516.503.000.000, total profit ini turun 13.00% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp1.745.268.000.000. Dengan total pendapatan dan profit INDF pada kuartal ini, INDF mencatat profit margin sebesar 0.08% atau lebih besar dari tahun lalu yang sebesar 0.06%.
Mengintip ADX $INDF Ngomongin $INDF , kali ini kita coba intip Average Directional Index (ADX) buat prediksi trend ke depan. Dari data open dan close di Januari, sinyal ADX keliatan belum menunjukin kekuatan trend yang signifikan. Walau sempat naik turun, nilainya masih di kisaran stagnan. Kalau melihat perkembangan ini, kayaknya pasar masih ragu soal arah berikutnya.