Contoh Business Plan: Penjelasan dan Cara Membuatnya

contoh-business-plan
contoh business plan

Business plan atau rencana bisnis adalah tahapan atau langkah awal yang harus dilakukan oleh calon entrepreneur atau wirausaha. Banyak contoh business Plan yang berhasil dan menjadi bisnis yang matang sekarang ini.

Karenanya, bagi kamu yang ingin memulai bisnis, harus benar-benar mengerti pentingnya membuat perencanaan bisnis ini. Oleh sebab itu, ada baiknya kamu ikuti ulasan berikut ini.

Pengertian Business Plan

Secara luas, definisi dari business plan adalah pernyataan tertulis mengenai tujuan dari sebuah bisnis. Nyatanya, banyak orang yang gagal ketika membuat sebuah rencana bisnis.

Untuk menjalankan sebuah bisnis, mengapa kamu harus membuat business plan? Berikut ini adalah alasan mengapa kamu membutuhkan business plan untuk menjalankan bisnis :

Sumber Dana

Sumber dana dari pihak ketiga, seperti perbankan, investor, atau modal ventura membutuhkan dokumen tertulis untuk mengetahui bisnis yang akan dijalankan.

Tantangan pertama dari calon entrepreneur adalah membuat business plan yang menarik dan punya nilai jual.

Sudah banyak pernyataan yang menjelaskan tentang bisnis dan business plan. Salah satunya adalah Garret Sutton.

Garret Sutton merupakan seorang pakar hukum bisnis sekaligus penulis buku “The ABC’s of Writing Winning Business Plan”. Ia menyebutkan, bisnis adalah sebuah rencana, bukan produk atau prosedur.

Perencanaan bisnis sebenarnya harus menjawab tiga pertanyaan penting bagi investor, seperti :

  1. Apakah saya dapat menghasilkan uang ketika berinvestasi di bisnis ini?
  2. Apakah saya menyukai dan memahami bisnis tempat saya berinvestasi?
  3. Apakah saya mempercayai orang-orang yang berinvestasi dengan saya?

Menjalin Komunikasi dengan Pemilik Saham

Dalam bisnis yang dijalani, kamu harus melibatkan beberapa pihak, seperti rekan bisnis. Maka dari itu, business plan bisa digunakan untuk memberikan pendapat atau persepsi yang sama soal bisnis.

Blue Print

Business plan bisa dijadikan sebagai blue print dari bisnismu. Blue print adalah sebuah rancangan atau penyusunan yang dirumuskan untuk memberi arahan terhadap pelaksanaan kegiatan perusahaan.

Berikut ini adalah alasan mengapa kamu perlu membuat business plan :

  • Kejelasan bisnis yang akan kamu kerjakan.
  • Mengetahui struktur dan strategi dari perusahaan.
  • Memperoleh penjelasan detil mengenai pasar.
  • Memiliki pengetahuan cara memasarkan bisnis.
  • Mencari ide atau pemikiran awal.
  • Menilik perhitungan bisnis.
  • Mengasah sistem operasional.
  • Mengenal para pesaing bisnismu.

Dasar-dasar dari Business Plan

Untuk memulai atau menjalankan sebuah bisnis, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan. Berikut ini adalah penjelasan dari dasar-dasar business plan.

Latar Belakang Perusahaan

Latar belakang perusahaan menjelaskan mengenai data perusahaan, orang-orang dibalik bisnis kamu, struktur organisasi, konsultan yang mendampingi, susunan para pemilik saham (untuk bisnis berbadan hukum Perseroan Terbatas).

Rangkuman Eksekutif

Rangkuman ini mendeskripsikan soal bisnis apa yang ingin dibuat, visi dan misi, serta tujuan bisnis. Sederhananya, bagian ini adalah kesimpulan dari sebuah business plan.

Salah satu cara untuk membuat business plan yang punya nilai jual adalah membuat rangkuman eksekutif yang menarik.

Analisis Produksi

Analisis produksi menjelaskan tentang sistem operasi bisnismu. Misalnya, bisnis kamu adalah jenis produksi atau manufaktur.

Kamu juga perlu mengetahui bagaimana proses dari penerimaan pesanan, produksi, distribusi dan penagihan barang.

Jika bisnismu adalah bisnis jasa, kamu harus menuliskan dengan rinci bagaimana caramu menyalurkan jasa kepada para pelanggan.

Analisis Pemasaran

Analisis pasar dan pemasaran menjelaskan soal strategi kamu dalam melakukan pemasaran produk. Biasanya, orang-orang menggunakan rencana pemasaran untuk menjelaskan strategi pemasaran.

Analisis Keuangan

Analisis keuangan berisi perkiraan pendapatan dan pengeluaran, pengembalian modal, pengembalian investasi, dan masih banyak lainnya.

Analisis Sumber Daya Manusia (SDM)

Analisis SDM menjelaskan mengenai orang-orang yang dibutuhkan dari kemampuan atau wawasannya, serta jumlah orang yang dibutuhkan.

Bagi sebagian calon entrepreneur, hal ini biasanya dianggap remeh. Namun, SDM menjadi salah satu penentu kecepatan dalam dunia bisnis.

Risiko dari Usaha

Salah satu hal yang berkaitan dengan bisnis adalah risiko usaha. Misalnya, risiko operasional, risiko bisnis, risiko likuiditas, atau risiko keuangan.

Kamu bisa menelaah strategi dalam menghadapi atau mengurangi dampak dari risiko tersebut.

Share to :
Kembangkan uangmu sekarang juga Lakukan deposit segera untuk berinvestasi
Artikel Terkait