Milenial

Cara Menulis Daftar Pustaka Berdasarkan Sumber Referensi

Ajaib.co.id – Masih bingung bagaimana cara membuat daftar pustaka? Padahal menulis daftar pustaka adalah sesuatu yang sangat mudah. Dijamin setelah membaca ulasan ini sampai selesai, Anda akan mahir dalam menulis daftar pustaka. 

Kali ini kami tidak akan mengulas apa itu daftar pustaka. Atau apa tujuan daftar pustaka. Sebab kami yakin Anda pasti sudah tahu itu semua. Pada ulasan kali ini akan lebih berfokus ke bagaimana cara menulis daftar pustaka berdasarkan dari sumber referensi yang Anda ambil. 

Penulisan Daftar Pustaka dari Buku dengan Satu Penulis

Untuk penulisan nama pengarangnya dibalik jika nama pengarang terdiri dari dua kata atau lebih. Dalam hal ini nama belakang penulis atau pengarang buku diletakkan pada bagian paling awal. Setelah itu dipisahkan dengan tanda koma. Baru kemudian diikuti dengan menuliskan nama depannya. 

Misalnya saja nama pengarang bukunya adalah Valérie Niquet. Maka langsung Anda balik saja menjadi Niquet, Valérie. Lalu bagaimana jika nama pengarang bukunya terdiri dari 3 kata atau lebih? Misalnya saja seperti Michael E. Porter. Maka cara penulisannya dibalik menjadi Porter, Michael E. 

Nah, sementara itu untuk penulisan daftar pustaka secara lengkapnya contohnya seperti ini: 

Niquet, Valérie. 2007. Energy Challenges in Asia. Bruxelles: Ifri Gouvernance européenne et géopolitique de l’énergie & Centre asie.

Porter, Michael E. 1990. The Competitive Advantages of Nations. Harvard: Harvard Business Review.

Penulisan Daftar Pustaka dari Buku dengan Dua atau Tiga Penulis

Sementara itu jika pengarang atau penulis buku terdiri dari dua atau tiga pengarang maka nama penulis yang dibalik hanya nama penulis pertama saja. Sementara itu untuk nama penulis kedua dan ketiga tetap urutannya. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat contoh di bawah ini: 

Nurhadiat, D dan Susanto. Seni Rupa SMA Kelas 3. Jakarta: Grasindo.

Soedjarwo, Prihatmi S.R., dan Yudiono K.S. 2001. Puisi Mbeling: Kitsch dan Sastra Sepintas. Magelang: Indonesia Tera.

Penulisan Daftar Pustaka dari Buku dengan Empat Penulis Lebih

Bagaimana jika buku yang Anda kutip ditulis oleh empat orang atau lebih? Jika nama pengarang terdiri dari empat orang atau lebih, maka pengarangnya tidak ditulis semua. Melainkan yang ditulis hanya satu saja. Setelah itu diikuti dengan dkk. (dan kawan-kawan). 

Buku dengan banyak penulis seperti ini biasanya adalah buku hasil kompilasi dari berbagai pengarang. Agar lebih jelas lagi, perhatikan contoh di bawah ini: 

Siregar, Johnson dkk. 2012. Kumpulan Makalah Pelatihan Manajemen Ekspor. Jakarta : DJPEN PPEI.

Penulisan Daftar Pustaka dari Buku Tanpa Nama Pengarang

Terkadang ada buku tertentu yang dibuat tanpa nama pengarang. Maksudnya pengarangnya berupa tim penulis atau bisa dari badan maupun organisasi tertentu. Jika Anda menemui buku yang seperti ini, cara menulis daftar pustaka adalah nama pengarangnya diganti dengan pihak kelompok penerbit buku tersebut. 

Jika memang seperti itu, lalu bagaimana cara penulisan daftar pustakanya? Nah, agar Anda bisa lebih jelas lagi, perhatikan contoh di bawah ini: 

Tim Pena Cendekia. 2007. Wahana Ilmu Pengetahuan Sosial. Jakarta: Yudhistira.

2013. Auto Component Industry in India: Growing Capabilities & Strengths. New Delhi: ACMA.

Penulisan Daftar Pustaka dari Buku Terjemah, Saduran, atau Sutingan

Untuk penulisan daftar pustaka dari buku terjemah, saduran, atau sutingan sebenarnya sama dengan yang sudah dijelaskan di atas tadi. Namun yang sedikit membedakannya adalah nama penerjemah juga dicantumkan dalam daftar pustaka. Misalnya saja seperti daftar pustaka di bawah ini: 

Clark, Duncan. 2017. Alibaba : Kerajaan yang Dibangun oleh Jack Ma. terjemahan oleh Suryo Waskito. Jakarta : PT. Elex Media Komputindo.

Penulisan Daftar Pustaka Buku dengan Bab atau Hasil Kompilasi Beberapa Penulis

Dalam satu buku terkadang pada masing-masing bab ditulis oleh penulis yang berbeda-beda. Jika Anda hendak menuliskan baba khusus dari buku tersebut, maka cara penulisannya adalah dengan menuliskan pengarang dari bab yang Anda rujuk. Lalu dalam buku apa tulisan tersebut dimuat. Misalnya saja seperti contoh di bawah ini: 

Harlow, H. F. 1958. Biological and biochemical basis of behavior. Dalam D. C. Spencer (Ed.), Symposium on Interdisciplinary Research (pp. 239-252). Madison: University of Wisconsin Press.

Penulisan Daftar Pustaka Buku dengan Edisi atau Versi 

Terkadang ada beberapa buku yang dibuat dalam beberapa versi. Nah, dalam hal ini versi buku harus ditulis agar jelas. Artinya buku versi berapa yang Anda rujuk. Atau buku yang Anda rujuk itu cetakan ke berapa. Untuk lebih memahamkan Anda lagi, bisa melihat contoh di bawah ini: 

Strunk, W., Jr., & White, E. B. 1979. The elements of style (3rd ed.). New York: Macmillan.

Corey, M.; Corey, G; dan. Corey, C. 2010. Groups: Process and practice. 8th Ed. Pacific Grove: Brooks/Cole.

Penulisan Daftar Pustaka Selain dari Buku 

Jika rujukan yang Anda ambil berasal dari majalah, maka cara menulis daftar pustaka perlu mencantumkan judul artikel dan nama majalah serta edisinya. Misalnya saja seperti: Budiharto, Widodo. 2004. Beralih ke Oracle 10g. Jakarta: Majalah Bisnis Komputer, No. 6 Thn. 04. (20 Juni-20 Juli 2004).

Sementara itu penulisan daftar pustaka dari jurnal, ditulis lengkap mulai judul, nama jurnal, hingga volume terbit jurnal yang Anda rujuk. Contohnya seperti: Wassmann, J., & Dasen, P.R. (1998). Balinese spatial orientation. Journal of Royal Anthropological Institute, 4, 689-731.

Kemudian jika rujukan daftar pustaka dari internet atau laman website, maka tulis link sumber artikel yang Anda ambil. Contohnya seperti ini: Wijayati, Hasna. 2016. Fasilitas Kepabeanan, Perpajakan dan Lainnya untuk Kawasan Berikat, diakses dari https://portal-ilmu.com/fasilitas-kawasan-berikat/, pada 1 Agustus 2020.

Jadi seperti itulah format penulisan daftar pustaka secara global. Namun yang perlu Anda perhatikan di sini adalah terkadang berbeda institusi berbeda pula cara menulis daftar pustaka.

Artikel Terkait