Asuransi & BPJS

Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan dengan Mudah dan Benar

mencairkan bpjs ketenagakerjaan

Ajaib.co.id – Bagi kamu yang sudah pernah bekerja pasti sudah tidak asing lagi bukan dengan BPJS Ketenagakerjaan? Nah, di tengah pandemi virus corona seperti saat ini banyak tenga kerja yang ingin melakukan pencairan dana BPJS karena terkena pemutusan hubungan kerja akibat pandemi yang tidak kunjung selesai.

Sesuai ketentuan PP No. 16 tahun 2015, program Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan dapat dicairkan 100% oleh mereka yang sudah berhenti bekerja. Baik karena PHK, habis kontrak atau mengundurkan diri (resign). Namun demikian, masih banyak yang merasa kebingungan Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan. Apalagi sistem pencairannya kerap berubah mengikuti kemajuan teknologi.

Berikut ini adalah berbagai persyaratan dan Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan 100% mulai dari e-klaim sampai pencairan.

Persyaratan Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan 100%

Untuk kamu yang ingin mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaan, ada beberapa persyaratan yang harus kamu penuhi:

  • Kamu adalah tenaga kerja yang sudah berhenti bekerja minimal 1 bulan dan belum bekerja di perusahaan lain yang mendaftar BPJS Ketenagakerjaan.
  • Nomor BPJS Ketenagakerjaan sudah non aktif. Jika belum, hubungi HRD tempat kamu terakhir bekerja, dan minta agar HRD mengurus penonaktifan BPJS Ketenagakerjaan milikmu.
  • Mengurus pencairan BPJS Ketenagakerjaan harus dilakukan sendiri dan tidak boleh diwakilkan.

Selain persyaratan di atas, kamu juga harus menyiapkan beberapa dokumen yang dibutuhkan seperti di bawah ini:

  • Kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan yang hendak diklaim
  • Foto kopi KTP atau paspor
  • Foto kopi Kartu Keluarga (KK)
  • Surat Keterangan berhenti kerja atau paklaring terakhir dari perusahaan yang membayar BPJS Ketenagakerjaan
  • Buku tabungan

Pengajuan Klaim BPJS Ketenagakerjaan 100% Secara Online

Perlu diingat bahwa untuk peserta yang berusia di bawah 50 tahun, kamu tidak bisa langsung datang ke kantor cabang tanpa melakukan pendaftaran online. Meski begitu, kamu bisa tetap mencairkan saldo BPJS Ketenagakerjaan secara online, dengan mengikuti beberapa langkah berikut ini :

  1. Download aplikasi BPJSTKU atau kunjungi website resminya.
  2. Buatlah akun pengguna pada aplikasi atau website tersebut.
  3. Login dengan email dan pin yang sudah terdaftar.
  4. Kamu bisa melihat nomor kartu, jumlah saldo serta status kepesertaan. Pastikan status kepesertaan kamu sudah non aktif.
  5. Klik bagian “Klaim Saldo JHT” lalu pilih nomor kepesertaan yang akan diklaim. Pada bagian bagian keperluan, pilih “Pengajuan Klaim.”
  6. Selanjutnya kamu akan dialihkan ke halaman website berisi formulir online untuk eklaim.
  7. Isilah formulir sesuai data yang diminta.
  8. Unggah juga scan/foto dari dokumen-dokumen yang diminta. Kamu harus memilih di kantor
  9. Pilihlah di cabang BPJS mana kamu akan mencairkan saldo BPJS Ketenagakerjaan.
  10. Pastikan semua bagian telah terisi dengan benar. Lalu kirimlah formulir eklaim tersebut.
  11. Selanjutnya tunggu sampai ada panggilan pencairan melalui email maksimal 3×24 jam. Pada panggilan pencairan akan tertera hari, tanggal dan jam berapa kamu harus datang. Jangan heran kalau kamu dijadwalkan pada bulan berikutnya, jika pencairan BPJS TK sedang padat.

Prosedur Pencairan BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Cabang BPJS

  • Pastikan kamu datang tepat waktu ke kantor cabang BPJS sesuai jadwal yang tertera di email panggilan. Karena kalau kamu datang melewati jadwal yang ditentukan, bisa jadi kamu harus mengambil antrian online lagi.
  • Persiapkan dan bawa semua dokumen persyaratan cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan dengan lengkap, serta fotokopi masing-masing 1 lembar . Bawa juga pas foto 3×4 dan 4×6 masing-masing 4, karena ada kalanya pas foto dibutuhkan untuk beberapa kasus.
  • Selanjutnya ikuti prosedur di kantor cabang BPJSTK seperti berikut ini:
  • Perlihatkan email panggilan dari BPJS kepada satpam. Kemudian kamu akan mendapatkan nomor antrean yang akan diberikan oleh satpam.
  • Isi formulir yang diberikan oleh satpam, dan tunggulah sampai nomor antrean kamu dipanggil.
  • Datangi meja teller dan serahkan formulir serta fotokopi dokumen beserta aslinya untuk diperiksa.
  • Setelah tidak ada masalah, kamu akan diberikan surat tanda terima serta dipersilahkan pulang.

Itulah cara mencairkan program BPJS Ketenagakerjaan 100%. Setelah selesai, proses pencairan saldo BPJS kamu ke rekening bank yang telah kamu dafrarkan, maksimal adalah 7 hari kerja ke nomor rekening bank yang kamu daftarkan. Rajin-rajin saja mengecek saldo rekeningmu ya!

Nah, setelah saldo JHT mu sudah berhasil masuk ke rekeningmu, pastikan kamu tidak menghabiskannya begitu saja. Apalagi saat ini pandemi masih berlangsung. Ada baiknya, kamu menyisihkan sebagian saldo JHT yang kamu terima untuk memulai investasi, baik reksa dana atau saham. Semuanya bisa kamu pilih sesuai dengan tujuan keuangan kamu.

Dengan berinvestasi inilah kamu bisa mempersiapkan masa depanmu lebih baik lagi tanpa khawatir jika pandemi terjadi berlarut-larut. Selain itu, dengan berinvestasi ini jugalah kamu bisa melipatgandakan uang yang kamu investasikan sesuai jenis investasi yang kamu pilih.

Namun, pastikan kamu jangan asal memilih investasi, karena ini justru bisa membuat kamu merugi. Pastikan kamu melihat laporan keuangan perusahaan ketika kamu ingin membeli saham mereka, atau membaca prospectus dan fund fact instrumen investasi reksa dana yang ingin kamu beli.

Nah untuk membelinya, kini kamu bisa melakukannya dengan mudah, kapan dan di mana saja. Mulai dari Rp10 ribu kamu sudah bisa memulai investasi reksa dana, dan Rp100 ribu untuk investasi saham. Kini, kamu juga bisa melakukannya dengan mudah melalui platform Ajaib!

Dengan Ajaib, kamu tidak perlu meragukan keamanan dana yang kamu investasikan, karena Ajaib telah terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan. Jadi tunggu apalagi? Yuk mulai investasi sekarang di Ajaib!

Artikel Terkait