Cara Membuat Anak Rajin Menabung Ini Dijamin Tepat Sasaran

membuat anak rajin menabung
membuat anak rajin menabung

Kesal dengan perilaku anak yang boros? Jangan khawatir, kamu bisa melihat cara membuat anak rajin menabung ala Ajaib ini untuk mengakalinya.

Di zaman yang serba cepat dan mudah untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan ini, membuat kita semakin sulit untuk menabung, terutama untuk orang yang mudah tergoda. Lapar sedikit, bisa langsung food delivery. Lihat baju yang menarik, bisa langsung beli dan bayar melalui m-Banking. Semua hal semakin mudah untuk didapatkan padahal sebenarnya hal-hal tersebut belum terlalu kita butuhkan.

Maka itu, profesi perencana dan konsultan keuangan semakin digemari. Perilaku masyarakat yang semakin konsumtif memerlukan bantuan pihak luar untuk mengontrolnya. Panduan dan cara untuk menghentikan perilaku ini pun semakin dibutuhkan, termasuk cara membuat anak rajin menabung.

Diperlukan Konsistensi

Sebetulnya tidak sulit untuk membuat anak rajin menabung, hanya saja prakteknya yang benar-benar harus konsisten sehingga perbedaan yang dirasakan akan signifikan. Anak sebagai generasi milenial dengan pengaruh kecanggihan teknologi dan derasnya arus informasi harus benar-benar dididik dengan konsisten supaya tujuan yang ingin diraih dapat tercapai. Berikut beberapa cara membuat anak rajin menabung:

Ajarkan Anak untuk Cermat dalam Memilih dan Membeli Produk

Seperti yang kita ketahui bahwa semua produk kebutuhan, termasuk kebutuhan sehari-hari, sangat beragam macamnya. Kecermatan dalam memilih produk-produk ini juga menjadi salah satu faktor berapa besar biaya yang harus dikeluarkan.

Untuk mengajarkan anak supaya cermat dalam memilih dan membeli produk bisa dimulai dengan bermain sembari mengindentifikasi iklan. Seringnya, ketika kita bermain media sosial atau menonton televisi, banyak iklan bermunculan yang bisa menimbulkan keinginan untuk memiliki barang atau menggunakan jasa yang tertera pada iklan tersebut.

Cobalah untuk edukasi anak mengenai iklan mana yang berlebihan dan sebenarnya tidak sesuai dengan kualitas produknya. Jangan lupa untuk edukasi anak mengenai produk alternatif lain yang kualitas produknya sama tetapi dengan harga yang lebih terjangkau.

Beri Tahu Risiko dalam Meminjam Uang

Seseorang dengan umur anak-anak pastinya belum mengetahui bahaya atau risiko dalam meminjam uang. Walaupun tidak ada salahnya meminjam uang terutama ketika kondisi sedang tidak baik tetapi jangan lupa untuk selalu mengingatkan bahwa ada hal tambahan yang harus dibayar (bunga) dan ada pula tenggat waktu untuk mengembalikan atau membayar utang tersebut.

Atur Jadwal Rutin untuk Mempelajari Keuangan

Seperti yang telah disebutkan di atas, cara membuat anak rajin menabung ini sangat mudah untuk dilakukan. Hal terpenting yang dibutuhkan adalah konsistensi. Jika kamu hanya sesekali mengingatkan mengenai pentingnya menabung, maka ilmu-ilmu tersebut tidak akan tertanam kuat pada anak.

Untuk itu, dibutuhkannya jadwal rutin mempelajari cara menabung ini dengan anak sehingga anak tidak mudah lupa serta selalu ingat untuk menabung dan mengelola keuangannya.

Ajarkan pula mana penggunaan uang yang baik dan mana yang tidak. Bahkan kenalkan fasilitas atau transaksi perbankan yang tersedia, seperti tabungan dan deposito, yang kamu anggap perlu untuk diketahui.

Mengenalkan Uang dan Fungsinya

Kenalkan uang, termasuk bentuk uang, nilai uang, hingga bagaimana perannya dalam kehidupan sehingga akhirnya bisa mengontrol pasar. Ajarkan pula fungsi uang dengan memberikan contoh yang sederhana, seperti mengambil contoh transaksi pembelian dan penjualan di pasar atau di warung.

Jelaskan Tujuan Keuangan

Berikan pengertian sederhana bahwa tujuan keuangan adalah untuk mempersiapkan kehidupan di masa mendatang dan hal tersebut bisa dibantu atau dilakukan dengan menabung.

Berikan pula contoh hal-hal yang bisa didapatkan dengan menabung, seperti membeli sepatu, baju, dan sebagainya. Dengan pemahaman ini, anak bisa mengerti bahwa uang mampu memenuhi kebutuhannya sehingga anak dapat memiliki kemampuan dalam mengatur dan membelanjakan uangnya.

Berikan Perbedaan Mengenai Kebutuhan dan Keinginan

Dengan mengetahui perbedaan kebutuhan dan keinginan, anak akan lebih bijak dalam membelanjakan uangnya. Anak juga akan lebih paham mana hal yang butuh dipenuhi dengan segera dan mana yang bisa ditunda.

Ajari Kebiasaan Mencatat Pengeluaran

Sangat penting untuk mengajarkan anak bagaimana cara mengelola keuangan yang teratur dan rapi. Salah satu caranya bisa dengan membiasakan anak untuk mencatat keuangannya. Siapkan satu buku catatan di mana ada kolom pengeluaran dan pemasukan yang dapat diisi. Dengan mengajarkan untuk melakukan ini, anak pun akan menjadi disiplin dan tahu ke mana saja dan untuk apa saja uangnya dibelanjakan.

Berikan Konsep Penggunaan Uang yang Bijak

Konsep uang dan penggunaannya yang cerdas perlu ditanamkan sejak kecil. Nantinya, prinsip ini akan terbawa hingga dewasa. Tidak hanya tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, dengan adanya prinsip ini anak juga mampu bertanggung jawab atas pilihannya. Dengan demikian, anak tidak akan menggantungkan diri kepada orang lain dan yakin atas kemampuannya sendiri.

Anak juga perlu diberikan pemahaman mengenai cara mencari uang dan mengelolanya dengan benar. Hal ini juga bisa memberikan pemahaman kepada anak bahwa tidak mudah untuk seseorang mencari uang apalagi untuk mengelolanya agar bisa memenuhi semua kebutuhan.

Dengan ini, anak juga bisa lebih menghargai orang tuanya sehingga akan lebih sulit bagi anak untuk menghambur-hamburkan uang yang sudah diberi oleh orang tua. Kesadaran akan menabung dan berhemat pun akan lebih meningkat.

Berikan Contoh yang Baik

Setelah mengajarkan anak mengenai cara mengatur keuangan yang baik, tentunya kamu juga harus memberikan contoh yang baik untuk anak, yaitu dengan mengelola keuanganmu dengan baik pula.

Jika kamu saja tidak bisa mengelola keuangan dengan baik, anak juga akan pesimis dalam mengelola dan mengatur keuangannya. Selain mengelola keuangan dengan baik, cobalah membuat lomba menabung kecil-kecilan. Hal ini bisa memotivasi anak untuk lebih berhati-hati dalam membelanjakan uangnya.

Beri Jatah Uang Bulanan

Setelah mengajarkan hal-hal di atas, saatnya mulai praktek dengan memberikan anak jatah uang bulanan. Dengan pengalaman mengelola keuangannya sendiri seperti ini, anak akan lebih mudah untuk memahami teori-teori yang telah diketahui sebelumnya.

Biarkan anak belajar dan akhirnya mengerti serta menemukan caranya sendiri dalam mengelola keuangan pribadinya. Jangan lupa untuk memberikan penghargaan apabila ternyata anak sudah mampu mengatur keuangannya dengan sangat baik.

Setelah mengetahui cara membuat anak rajin menabung ini, kamu sekarang sudah bisa menerapkannya kepada generasi milenial agar kehidupan mereka bisa menjadi lebih baik di kemudian hari.

Jangan lupa pula untuk melakukan cara-cara di atas dengan menyenangkan dan melalui aktivitas-aktivitas yang santai. Ingat, anak lebih suka untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan daripada dipaksa dan dikontrol dalam pengawasan yang ketat. Sudah siap untuk mempraktekkannya? Selamat mencoba!


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait