Investasi

Cara Memaksimalkan THR di Kala Pandemi Covid-19

Ajaib.co.id – Kamu harus tetap bersukacita menyambut Bulan Penuh Berkah meski sedang dilanda Covid-19. Selain itu, perusahaan tempat kamu berkerja biasanya akan memberikan uang tambahan bernama tunjangan hari raya (THR).

Ramadan tahun ini terasa berbeda jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya bagi sebagian orang. Hal ini tidak bisa dipungkiri adanya larangan dari pemerintah yang melarang untuk mudik di masa pandemi virus corona (Covid-19).

Setelah menerima THR, kamu perlu menyusun rencana untuk apa saja tunjangan tersebut digunakan. Mengingat, ada uang extra yang kamu dapatkan serta pengeluaran untuk pulang kampung yang tertunda.

Nah, supaya uang THR kamu dapat digunakan secara maksimal, kamu harus pintar-pintar mengelolanya. Sebagai panduan, kamu bisa menyimak tips-tips berikut:

Pisahkan Gaji dan THR

Kamu harus pintar mengelola THR dengan memisahkan antara kebutuhan pribadi dan keluarga besar. Perlu dicatat bahwa THR digunakan untuk keperluan selama ramadan, sedangkan gaji yang kamu terima digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Tentunya ada beberapa pengeluaran yang akan kamu lakukan saat keluarga besar berkumpul di hari raya, misalkan memberi keponakan dan sanak saudara uanga lebaran, atau mungkin memberi orang tua uang guna meringankan beban keluarga di hari raya.

Sisihkan Untuk Membayar Zakat dan Sedekah

Investasi memang sangat diperlukan di dunia guna menambah kekayaaan yang ada. Akan tetapi, investasi akhirat juga tidak kalah pentingya.

Salah satu kewajiban sebagai seorang muslim di bulan ramadhan ialah membayar zakat. Oleh karena itu, gunakan uang THR milikmu untuk membayar zakat.

Jangan lupa juga untuk bersedekah, hal ini dikarenakan pahala yang didapat di bulan ramadan akan  berlipat-libat jika dibandingkan bulan lainnya.

Bersedekah bisa dilakukan dari lingkungan tetangga terdekat yang kamu ketahui sedang membutuhkan. Selain mempererat tali silaturahmi kamu dapat meringankan bebannya kala kondisi perekonomian cenderung lesu.

Keduanya cukup penting untuk dijalankan guna membersihkan hati kita dari rasa tamak yang ada. Perlu diingat dibalik uang yang kita miliki ada hak-hak oarang lain.

Prioritaskan Untuk Kebutuhan Hari Raya

Pengeluaran yang kamu lakukan tentunya bersifat musiman, hanya ada saat hari raya lebaran. Prioritaskan penggunaan THR untuk keperluan selama ramadan, seperti membeli baju baru, hidangan lebaran.

Uang yang kamu keluarkan usahakan dapat menambah semarak perayaan lebaran dan menambah keakraban keluarga.

Penuhi Dana Darurat

Bagi kamu yang belum memiliki dana darurat, penting untuk memenuhinya dalam rangka memperkuat keuangan yang ada. Terkadang ada hal-hal tertentu yang kamu diharuskan mengeluarkan uang, entah itu ada keluarga yang sakit, atau terjadi musibah yang tidak diinginkan.

Jika kamu belum memilikinya cobalah untuk langsung menyisihkan 20-30% darinya untuk keperluan dana darurat. Dana darurat sebenarnya idealnya 6 kali dari pengeluaranmu setiap bulan jika kamu single dan 12 kali pengeluaranmu jika kamu sudah berkeluarga.

Menambah Modal Usaha

Jika tidak ingin berinvestasi atau menabung, kamu bisa menggunakan uang tersebut sebagai modal usaha. Membuka usaha sendiri juga merupakan salah satu bentuk investasi.

Jadi, tidak ada salahnya dicoba apalagi kamu sedang memiliki uang. Tidak perlu yang besar, kamu bisa mulai dari bisnis kecil-kecilan, seperti berjualan online.

Berinvestasi Pada Reksa Dana

Sebenarnya berinvestasi bisa apa saja, tetapi reksa dana merupakan produk investasi yang sering menjadi pilihan terutama oleh anak muda karena kemudahannya dan tidak membutuhkan modal besar untuk memulainya. Bahkan di aplikasi Ajaib bisa dimulai dengan Rp10.000.

Nah, jumlah uang THR yang kamu sisihkan untuk investasi reksa dana bisa kamu sesuaikan dengan pengeluaranmu. Jangan sampai niat baik kamu untuk berinvestasi mengorbankan kepentingan-kepentingan lainnya.

Jika kamu ingin berinvestasi jangka pendek kurang dari 1 tahun, kamu bisa memilih reksa dana pasar uang, jika investasimu minimal 2 tahun kamu bisa melirik reksa dana pendapatan tetap (obligasi), dan jika tujuan investasimu di atas 3 tahun maka kamu dapat memilih reksa dana campuran dan reksa dana saham.

Artikel Terkait