Rumah Tangga Masa Kini

Ini Pengertian Zakat dan Cara Berzakat Online

Pengertian Zakat
Pengertian Zakat

Ajaib.co.id – Zakat adalah hal yang wajib dilakukan bagi pemeluk agama Islam. Zakat termasuk kegiatan yang wajib dilakukan untuk memenuhi syarat atau syariat islam. Zakat termasuk dalam rukun islam yang menjadi landasan atau dasar seorang muslim untuk menunaikan ibadah. Jadi, apa pengertian zakat? Bisakah zakat dilakukan secara online? Berikut penjelasannya.

Pengertian Zakat

Seperti yang dijelaskan di atas, pengertian zakat adalah kegiatan yang wajib dilakukan oleh seorang muslim, kata zakat berasal dari kata Arab yang berarti bersih, suci, subur, berkat, dan berkembang. Zakat adalah sejumlah harta yang dikeluarkan oleh umat muslim untuk diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan sesuai dengan yang tertulis dalam Al-Quran.

Pengertian zakat juga tertulis dalam QS Al-Baqarah 2:43 yang berbunyi: “dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat, dan ruku’lah beserta orang-orang yang rukun”, ayat ini menjelaskan bahwa seorang yang beribadah dan menunaikan zakat, adalah mereka yang termasuk orang-orang yang rukun’, yakni tergolong sebagai umat Nabi Muhammad SAW.

Zakat adalah bentuk ibadah yang sama seperti salat, puasa, dan lainnya yang termasuk dalam rukun islam berdasarkan Al-Quran dan sunnah. Ibadah zakat ini adalah salah satu rukun yang penting dilakukan, dan hukum membayarkan zakat adalah hukum yang wajib dilakukan bagi setiap muslim.

Ibadah wajib ini juga merupakan kegiatan amal sosial untuk kemasyarakatan dan kemanusiaan yang dapat berkembang sesuai dengan perkembangan umat manusia dan zaman. Selain sebagai bentuk amalan dan ketaatan terhadap perintah Allah SWT, zakat memiliki banyak hikmah di dalam pelaksanaannya, antara lain:

·        Mengurangi kesenjangan sosial antara si kaya dan si miskin

·        Membersihkan harta dari bagian yang bukan hak kita

·        Mengurangi akhlak yang buruk

·        Zakat adalah cara untuk menunjukkan rasa syukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT

·        Zakat bisa dijadikan untuk dana pengembangan potensi umat manusia

·        Memberikan dukungan moril dan materil kepada orang-orang yang membutuhkan bantuan.

Lalu, siapa yang bisa menunaikan ibadah zakat? Ibadah zakat dapat ditunaikan oleh orang-orang yang beragama islam, untuk memenuhi rukun islam yang ada dan harus dilakukan oleh seorang muslim sesuai dengan apa yang tertulis di Al-Quran.

Zakat juga harus dilakukan oleh orang yang telah melewati masa pubertas (baligh) dan memiliki kondisi jiwa dan jasmani yang sehat. Hal ini juga berkaitan dengan kematangan seseorang terhadap zakat yang dimiliki dan nantinya diberikan kepada yang membutuhkan.

Harta yang akan dizakatkan haruslah harta yang dimiliki sendiri, dan bukan harta yang masih dimiliki orang lain. Harta ini juga harus dilakukan atau disalurkan atas pilihannya sendiri. Harta yang dimiliki juga harus mencapai nisab, yaitu batasan apakah kekayaan itu wajib dizakatkan atau tidak. Jika seseorang telah mencapai nisab, maka kekayaan tersebut wajib dizakatkan.

Manfaat zakat

Berikut adalah manfaat zakat bagi seorang muslim:  

·        Akan merasakan kebahagiaan di dunia dan juga di akhirat kelak,

·        Dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan bisa meningkatkan keimanan dan ketaatan,

·        Mendapatkan pahala yang besar,

·        Penghapusan dosa yang dimiliki seseorang saat menunaikan ibadah zakat,

·        Diberikan petunjuk dan hidayah dalam segala urusan,

·        Dan, harta yang dimiliki akan barakah, serta diberi kemudahan untuk mendapatkan rezeki di masa yang akan datang.

Jenis Zakat

Dari pengertian zakat diatas, kamu akan lebih mudah untuk mengerti tentang manfaat dan syarat yang harus dimiliki jika ingin menunaikan ibadah zakat. Berikut adalah dua jenis zakat, yakni:

1. Zakat Fitrah

Zakat fitrah adalah zakat yang wajib ditunaikan seorang muslim menjelang Idul Fitri di bulan suci ramadhan. Besaran zakat ini setara dengan 2,5 kg atau 3,5 liter beras atau makanan pokok per jika. Beras atau makanan pokok ini bisa diganti dengan uang yang memiliki nilai yang sama dengan 2,5 kg atau 3,5 liter beras, dan dapat diberikan kepada lembaga-lembaga yang menjadi penyalur zakat.

Selain untuk dirinya sendiri, seseorang juga wajib membayarkan zakat fitrah untuk semua orang yang berada dalam tanggungannya termasuk anak-anak maupun orang tua.

2. Zakat Harta (Maal)

Zakat maal adalah zakat yang harus dikeluarkan seorang muslim dari hasil perniagaan, pertanian, pertambangan, hasil laut, hasil ternak, harta temuan, emas dan perak yang dimiliki seorang muslim. Zakat maal dihitung dengan rumus: 2,5% x jumlah harta yang tersimpan selama satu tahun.

Masing-masing harta yang dimiliki memiliki perhitungan sendiri. Perhitungan ini dapat berkaitan dengan kekayaan dimiliki, profesi yang dilakukan, dan simpanan tabungan yang dimiliki seseorang dalam setahun. Kamu bisa menghitung besaran zakat yang harus diberikan menggunakan kalkulator zakat agar perhitungan zakat dapat dilakukan dengan mudah.

Cara Zakat Online

Di majunya era digital, kamu bisa menunaikan ibadah zakat dengan membayarkan zakat ke lembaga-lembaga penyalur zakat yang bisa kamu akses dengan koneksi internet. Kamu bisa menunaikan ibadah ini di mana saja. Berikut adalah platform untuk berzakat yang bisa kamu gunakan jika ingin menunaikan zakat secara online:

1. Tokopedia Zakat

Di sini, kamu bisa menunaikan zakat secara online diiringi dengan niat dan akad, kamu bisa menggunakan fitur kalkulator zakat untuk menghitung kewajiban zakatmu.

2. Zakat Kitabisa.com

Kamu bisa membayar zakat sekaligus berkonsultasi mengenai zakat. Dengan kemudahan untuk menghubungi admin, kamu bisa langsung bertanya mengenai zakat yang dapat kamu salurkan sesuai dengan lembaga yang kamu pilih.

3. Bukalapak Zakat

Kamu bisa berzakat maal atau zakat profesi di Bukalapak, kamu juga bisa melihat informasi lembaga yang telah bekerjasama dengan Bukalapak di bagian bawah situs. Kamu bisa menentukan nominal sesuai dengan kemampuanmu.

Berikut adalah pengertian zakat, beserta manfaat dan syarat-syaratnya untuk menunaikan ibadah zakat. Dengan berzakat secara online, kamu akan dimudahkan dalam bertransaksi dan menghitung besaran zakat yang harus kamu keluarkan.

Artikel Terkait