Saham

Belanja Saham di Tengah Pandemi Covid-19, Kenapa Tidak?

belanja saham

Ajaib.co.id – Jangan sampai kamu memilih saham secara sembarangan. Bagi kamu yang ingin belanja saham, berikut ini adalah strateginya.

Hingga saat ini, penyebaran Covid-19 di Indonesia masih belum menemui tanda positif. Salah satu sektor yang paling terdampak akibat wabah ini adalah saham.

Belanja saham di tengah pandemi Covid-19 merupakan momen yang tepat untuk dilakukan. Sebab, ada banyak saham dengan harga miring. Artinya, kamu bisa membeli saham dengan harga yang murah. Selain itu, kamu dapat menikmati keuntungannya di masa mendatang.

Namun, jangan sampai kamu memilih saham secara sembarangan. Kamu harus mengetahui strategi agar bisa berinvestasi saham di tengah pandemi saat ini.

Strategi Belanja Saham di Tengah Pandemi

Bagi kamu yang ingin membeli saham, ada beberapa strategi yang bisa kamu lakukan. berikut beberapa diantaranya:

Membeli Saham dengan Fundamental Baik

Sebagai seorang investor, kamu tidak boleh memilih saham secara sembarangan. Pastikan juga kamu tidak membeli saham karena harganya sangat murah.

Saat pandemi Covid-19, kamu bisa membeli saham golongan undervalue, namun juga memiliki fundamental yang baik. Kemudian, cek apakah saham tersebut berpotensi mengalami peningkatan setelah pandemi Covid-19 selesai.

Selain itu, kamu juga harus selektif saat membeli saham dengan harga miring. Pastikan kamu memilih saham dengan harga terjangkau di IPOTSTOCK yang masuk kategori blue chip, syariah, LQ45 hingga Initial Public Offering (IPO).

Kamu juga bisa memanfaatkan fitur agar dapat berinvestasi dengan mudah di IPOTSTOCK. Salah satunya adalah Stock Screener yang memungkinkan kamu untuk memilih berbagai saham perusahaan tertentu.

IPOTSTOCK juga menjadi salah satu platform online yang telah terintegrasi. Tidak hanya belanja saham, kamu juga bisa berinvestasi obligasi hingga reksa dana.

Investasi untuk Jangka Panjang

Kamu bisa menerapkan investasi jangka panjang dalam waktu lebih dari lima tahun. Keuntungan dari investasi saham lebih terasa dalam waktu jangka panjang.

Keuntungan yang akan kamu dapatkan ketika berinvestasi jangka panjang adalah tidak terpengaruh akibat Covid-19 yang menyebabkan IHSG tertekan.

Justru, kamu lebih diuntungkan karena harga saham turun saat Covid-19. Maka dari itu, kamu bisa membeli berbagai saham yang berpotensi mengalami kenaikan di masa mendatang.

Usahakan juga kamu selalu konsisten dalam menabung saham. Kamu bisa menyisihkan pendapatan sekitar 10-15 persen untuk belanja saham di IPOTSTOCK per bulan.

Supaya lebih praktis, kamu dapat memanfaatkan fitur yang membantumu untuk membeli saham secara otomatis. Kamu hanya perlu menentukan tanggal dan nominalnya setiap bulan.

Terapkan Strategi Investasi

Agar dapat menghasilkan keuntungan dari investasi saham, kamu harus menerapkan strategi investasi dengan tepat.

Berinvestasi saham dalam jangka panjang membutuhkan kesabaran agar keuntungan yang dihasilkan bisa maksimal. Kamu tidak perlu buru-buru menjual saham saat pasar anjlok.

Kamu harus melihat peluang saat kondisi sedang tidak kondusif dan percaya bahwa Covid-19 akan segera berlalu. Nantinya, bursa saham akan kembali menguat dan kamu akan mendapatkan keuntungan yang besar.

Deretan Saham yang Naik di Tengah Pandemi Covid-19

Salah satu perusahaan di Indonesia yang naik di tengah pandemic saat ini adalah bidang kesehatan, seperti farmasi dan rumah sakit. Namun, perusahaan perbankan juga mengalami kenaikan saham.

Dilansir dari CNBC Indonesia, berikut ini adalah saham perusahaan bidang kesehatan yang naik di tengah pandemi Covid-19:

Saham Rumah Sakit

  1. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA): melesat sebesar 15,57 persen atau Rp2.190 per sahamnya.
  2. PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO): melesat sebesar 11,56 persen atau Rp5.500 per sahamnya.
  3. PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE): melesat sebesar 8,84 persen atau Rp320 per sahamnya.
  4. PT Medialoka Hermina Tbk (HEAL): melesat sebesar 6 persen atau Rp2.120 per sahamnya.
  5. PT Sehateraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ): melesat sebesar 7,14 persen atau Rp210 per sahamnya.

Saham Farmasi

  1. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO): melesat sebesar 11,96 persen atau Rp1.170 per saham.
  2. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF): melesat sebesar 11 persen atau Rp1.155 per saham.
  3. PT Kimia Farma Tbk (KAEF): melesat sebesar 10,73 persen atau Rp1.290 per saham.
  4. PT Indofarma Tbk (INAF): melesat sebesar 9,74 persen atau Rp1.070 per saham.
  5. PT Merck Tbk (MERK): melesat sebesar 2,49 persen.
  6. PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC): melesat sebesar 1,59 persen.

Saham Perbankan

Terdapat beberapa saham di perusahaan perbankan yang bisa dijadikan alternatif untuk berinvestasi saham. Berikut ini adalah penjelasannya:

  1. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).
  2. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
  3. PT Bank Central Asia Tbk.
  4. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
  5. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Selain itu, terdapat juga saham di perusahaan lain yang mengalami kenaikan, yaitu:

  1. PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC).
  2. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).

Tips Belanja Saham Aman Saat Pandemi Covid-19

Meskipun ada beberapa saham yang mengalami kenaikan, kamu jangan sampai tergiur untuk membeli banyak saham. Sebab, investasi saham mudah mengalami penurunan dan menyebabkan kerugian.

Agar investasi saham tetap aman di tengah pandemi, maka kamu bisa melakukan beberapa tips di bawah ini:

  • Membeli saham sesuai budget yang sudah disiapkan sebelumnya.
  • Memantau portofolio apakah saham tersebut sesuai dengan kondisi saat ini.
  • Melihat momen untuk berinvestasi, misalnya saat penurunan saham dan diskon saat mulai membuat portofolio.
  • Kamu harus memantau pergerakan saham secara berkala.
  • Pastikan telah menyiapkan dana darurat sebelum membeli saham.

Melihat berbagai saham perusahaan yang naik di tengah pandemi Covid-19, nyatanya memang sangat menggiurkan untuk belanja saham. Namun, kamu juga harus cermat dalam mempertimbangkan segi investasi dan keuangannya.

Artikel Terkait