Kalender Earnings Saham AS 19-23 Oktober 2026: Emiten Besar yang Rilis Laporan Keuangan
Maulida•October 19, 2026

Key Takeaways
- Pada 19-23 Oktober 2026, puluhan emiten besar AS dijadwalkan merilis laporan keuangan kuartal III, termasuk SpaceX (SPCX), Netflix (NFLX), Tesla (TSLA), dan Meta (META).
- SpaceX dan Netflix rilis pada Selasa, 20 Oktober, sedangkan Tesla, Meta, dan IBM menyusul pada Rabu, 21 Oktober (waktu AS).
- Pekan lalu pasar AS mencatat pekan terburuk sejak Juni, sehingga hasil earnings dan panduan dari emiten teknologi besar bisa memengaruhi sentimen pasar.
- Investor perlu mencermati bukan hanya laba dan pendapatan, tetapi juga guidance manajemen, karena harga saham bisa bergerak tajam setelah rilis.
Kalender Earnings Wall Street 19-23 Oktober 2026
Musim laporan keuangan kuartal III-2026 di Wall Street memasuki pekan yang padat. Sepanjang 19-23 Oktober 2026, puluhan emiten besar AS dijadwalkan merilis kinerja keuangannya, mulai dari SpaceX, Netflix, Tesla, dan Meta, hingga IBM, GE Aerospace, dan Procter & Gamble.
Pekan ini juga datang setelah pasar saham AS mencatat pekan terburuknya sejak Juni, dengan tekanan di saham-saham teknologi. Artinya, hasil earnings dan guidance dari emiten besar bisa menjadi katalis yang menentukan arah pasar berikutnya. Berikut kalender lengkap dan emiten yang layak masuk radar kamu.
Jadwal Earnings Saham AS 19-23 Oktober 2026
| Hari (waktu AS) | Emiten yang dijadwalkan rilis |
|---|---|
| Senin, 19 Oktober | Cleveland-Cliffs (CLF), Dynex Capital (DX), Steel Dynamics (STLD), Fifth Third Bancorp (FITB) |
| Selasa, 20 Oktober | GE Aerospace (GE), General Motors (GM), RTX (RTX), 3M (MMM), Philip Morris International (PM), Northrop Grumman (NOC), Halliburton (HAL), Netflix (NFLX), SpaceX (SPCX), Intuitive Surgical (ISRG), United Airlines (UAL), Capital One (COF) |
| Rabu, 21 Oktober | AT&T (T), NextEra Energy (NEE), Abbott Laboratories (ABT), Tesla (TSLA), Meta Platforms (META), IBM (IBM), Lam Research (LRCX), QuantumScape (QS) |
| Kamis, 22 Oktober | Procter & Gamble (PG), Lockheed Martin (LMT), Nokia (NOK), American Airlines (AAL), Spotify (SPOT), Comcast (CMCSA), Nasdaq Inc (NDAQ), Honeywell (HON), Western Digital (WDC), Bloom Energy (BE) |
| Jumat, 23 Oktober | American Express (AXP), Schlumberger (SLB) |
Catatan waktu: SpaceX mengumumkan akan merilis laporan keuangan pada Selasa, 20 Oktober pukul 15.30 waktu Central (CT), yang setara dengan sekitar pukul 03.30 WIB pada Rabu, 21 Oktober. Rilis setelah pasar tutup umumnya baru terasa di pergerakan harga saat pasar AS dibuka kembali. Jadwal dan jam rilis dapat berubah, jadi selalu cek pengumuman resmi masing-masing emiten.
Daftar Emiten dan Sektor yang Wajib Dipantau Pekan Ini
1. SpaceX (SPCX) – Selasa, 20 Oktober
SpaceX (SPCX) menjadi salah satu sorotan utama pekan ini. Perusahaan antariksa milik Elon Musk ini dijadwalkan melaporkan kinerjanya pada Selasa, 20 Oktober, bersamaan dengan Netflix. Investor biasanya mencermati perkembangan bisnis peluncuran roket dan layanan Starlink, serta arah investasi perusahaan ke depan.
2. Netflix (NFLX) – Selasa, 20 Oktober
Netflix (NFLX) rilis di hari yang sama dengan SpaceX. Pelaku pasar umumnya menyoroti pertumbuhan pendapatan, margin operasional, dan proyeksi kuartal berikutnya. Sektor media dan streaming juga akan berlanjut pada Kamis, 22 Oktober, saat Spotify (SPOT) dan Comcast (CMCSA) melaporkan kinerjanya.
3. Tesla (TSLA) – Rabu, 21 Oktober
Tesla masuk daftar emiten paling ditunggu. Per 8 Oktober 2026, saham TSLA tercatat terkoreksi hampir 17% sepanjang tahun, sementara sejumlah analis Wall Street masih melihat potensi kenaikan, dengan target tertinggi US$500. Ke depan, investor biasanya mencermati margin, pengiriman kendaraan, dan perkembangan bisnis energi.
Baca juga: Analis Prediksi Harga Saham Tesla Setahun ke Depan dan Cara Praktis Beli Saham Tesla.
Di sektor otomotif, General Motors (GM) juga melaporkan kinerjanya sehari sebelumnya, pada Selasa, 20 Oktober.
4. Meta Platforms (META) – Rabu, 21 Oktober
Meta (META) rilis di hari yang sama dengan Tesla. Dua hal yang lazim jadi perhatian adalah pertumbuhan pendapatan iklan dan besarnya belanja modal (capital expenditure) untuk pengembangan AI. Setelah aksi jual saham teknologi pekan lalu, hasil Meta bisa memengaruhi sentimen terhadap sektor teknologi secara lebih luas.
5. IBM (IBM) – Rabu, 21 Oktober
IBM melengkapi trio emiten teknologi besar pada Rabu. Pasar biasanya mencermati kinerja segmen software, hybrid cloud, dan konsultasi, serta seberapa besar kontribusi AI terhadap pertumbuhan pendapatan.
6. Semikonduktor dan Perangkat Keras: Lam Research (LRCX), Western Digital (WDC), Nokia (NOK)
Lam Research (LRCX) rilis pada Rabu, sedangkan Western Digital (WDC) dan Nokia (NOK) menyusul pada Kamis. Lam Research kerap dijadikan barometer permintaan peralatan pembuatan chip, sementara Western Digital berkaitan dengan kebutuhan penyimpanan data. Kinerja ketiganya memberi gambaran tentang sehat tidaknya rantai pasok teknologi.
7. Dirgantara, Pertahanan, dan Industri: GE, RTX, NOC, LMT, HON, MMM
Sektor ini cukup padat. GE Aerospace (GE), RTX, Northrop Grumman (NOC), dan 3M (MMM) rilis pada Selasa. Lockheed Martin (LMT) dan Honeywell (HON) menyusul pada Kamis. Investor umumnya menyoroti nilai pesanan (backlog), margin, dan arah belanja pertahanan.
8. Keuangan dan Perbankan: FITB, COF, NDAQ, AXP
Sektor keuangan hadir hampir sepanjang pekan: Fifth Third Bancorp (FITB) pada Senin, Capital One (COF) pada Selasa, Nasdaq Inc (NDAQ) pada Kamis, dan American Express (AXP) pada Jumat. Data seperti pertumbuhan kredit, kualitas aset, dan perilaku belanja konsumen bisa memberi petunjuk tentang kondisi ekonomi AS.
9. Kesehatan, Konsumer, dan Telekomunikasi: ISRG, ABT, PG, PM, T
Saham defensif juga masuk kalender. Intuitive Surgical (ISRG) dan Philip Morris (PM) rilis pada Selasa. AT&T (T) dan Abbott Laboratories (ABT) menyusul pada Rabu, lalu Procter & Gamble (PG) pada Kamis. Pelaku pasar biasanya melihat kekuatan permintaan konsumen dan kemampuan perusahaan menjaga margin.
10. Energi dan Utilitas: HAL, SLB, NEE, BE
Halliburton (HAL) rilis pada Selasa dan Schlumberger (SLB) menutup pekan pada Jumat, keduanya mewakili sektor jasa ladang minyak. Di sisi energi bersih dan utilitas, ada NextEra Energy (NEE) pada Rabu dan Bloom Energy (BE) pada Kamis.
11. Baja dan Transportasi: CLF, STLD, UAL, AAL, QS
Pekan dibuka dengan Cleveland-Cliffs (CLF) dan Steel Dynamics (STLD) pada Senin, yang sering dipakai sebagai indikator permintaan industri. Dua maskapai, United Airlines (UAL) pada Selasa dan American Airlines (AAL) pada Kamis, memberi gambaran soal permintaan perjalanan dan biaya bahan bakar. Ada pula QuantumScape (QS) pada Rabu dari sektor teknologi baterai.
Tips Membaca Pergerakan Saham Saat Earnings Season
- Bandingkan dengan ekspektasi analis. Harga saham sering bereaksi bukan pada angka laba itu sendiri, tetapi pada selisihnya terhadap perkiraan pasar (beat atau miss).
- Perhatikan guidance. Proyeksi kinerja kuartal berikutnya dari manajemen sering lebih berpengaruh daripada hasil kuartal yang baru lewat.
- Waspadai volatilitas. Harga bisa melompat tajam (gap) saat pasar dibuka setelah rilis. Tentukan batas risiko dan ukuran posisi sebelum mengambil keputusan.
- Cek jam rilis dalam WIB. Emiten yang rilis setelah pasar AS tutup biasanya baru terlihat dampaknya pada pagi hingga siang hari WIB berikutnya.
Kesimpulan
Pekan 19-23 Oktober 2026 menjadi salah satu pekan paling ramai di musim laporan keuangan kuartal III. Dari SpaceX dan Netflix hingga American Express, tiap hari punya katalis yang bisa menggerakkan pasar. Memahami jadwalnya bisa membantu kamu menyiapkan strategi dan manajemen risiko lebih matang.
Yuk pantau pergerakan saham potensial dan mulai trading saham AS di Ajaib.
Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.
Sumber: Tip Ranks
Profil Penulis
Writer
-
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!